Jangan Sekali Menyayangi kasih sayang dengan lawan Jenis terlalu dalam Hingga Akhirnya membuat Luka.
Tama : Seorang Lelaki yang Bertanggung jawab selalu ingin membahagiakan orang di sekitarnya
Lian : Hanya Wanita polos dengan wajah mimik selalu tersenyum
Part 1
Sejuknya Udara di pagi hari yang membuat suasa semakin tentram dan damai..
Ada seorang laki-laki yang sedang terdiam dan membisu di lingkungan indahnya pepohonan yang hijau gemerlap
Ada seorang 2 anak yang lawan jenis
Menjalanin pertemanan yang hampir cukup lama, dia adalah Tama dan Lian
Mereka sebeneranya satu sekolah, namun dia belum pernah kenal dalam satu lingkungan sekolah tersebut.
Lewat jaman sosial media mereka berkenalan hingga akhirnya mereka semakin dekat.
Lewat jejaring soal Tama. Menyapa
Tama : Hay..
Lian : iyah, siapa?
Tama : aku tama, kamu anak alumni sman 1 yaa?
Lian : iya , ko aku engga tau ya ☺
Tama : iya ya kita satu sekolah engga saling kenal..
Mereka hingga akhirnya bertukar no pin BBM dan sering komunikasi tetapi mereka sudah mempunyai pasangan masing-masing, Lian menggapnya hanya sebatas teman.
Selang berapa bulan mereka lost kontak
Karena mereka sibuk dengan kehidupan masing-masing dan sempat delcont kontak bbm karena mereka ingin fokus dengan pasanganya.
Tapi kemudian selang berapa bulan mereka kembali berkomunikasi dengan baik, karena mereka tidak mempunyai pasangan masing-masing..
Dengan udara yang sejuk , hati yang tenang, suasana yang indah di bulan ramadhan
Tersirat message yang bunyi di telvon genggap tama,
Lien : mau ikut engga besok bukber, kalau mau jalan sekalian aja bukber
Tama : iya hayu, besok mau jemput dmn?
Lien : di rumah aja, yaudah oke deh
Sore harinya terdengar kendarangan di luar rumah, dan keluar rumah melihat sesosok pria yang sudah berapa tahun lagi baru berjumpa
Lien : Hay...
Tama : sini masuk buka aja
Lien : iya hehehe ( dengan malu dan salting)
Tama : ini mau kemana langsung aja ketempatnya, masih sore jalan-jalan dulu
Lien : iya lah soalnya uang kumpulan di aku..
Tama : yaudah iya oke..
Lien : dengan kaku, ingin bicara apa ya.. Sudah diam saja dengan tersenyum..
Setelah sampai tempat tujuan,mereka sama-sama kaku dan bingung musti gimana
Dan pada akhirnya adzan berkumandang
Waktunya berbuka dan kita makan bersama..
Next time yaaa lanjut
