part 1

4 1 0
                                        

Bangunan itu tampak usang dan asing. Di lihat berapa kali pun tidak akan menghilangkan kesan seram pada bangunan itu.

Bangunan besar bak istana yang terletak di pinggir hutan, tidak ada bangunan lain yang menemani, seolah bangunan itu diasingkan dari keramaian kota.

Meski bangunana itu tampak mewah, dengan penataan ruangan yang sangat pas, tetap saja Deira tidak bisa menghilangkan rasa takut yang sudah tertanam di hatinya, sejak pertama kali melihat bangunan itu.

Dan degup jantungnya semakin cepat saat ia menyadari fakta bahwa ia akan menetap di situ sampai ia dapat mengumpulkan uang untuk dapat menyewa rumah yang layak.

Deira mendesah antara resa dan pasrah. Ia ingin mencoba untuk menerima kehidupan barunya.

Namun ia tetap merasa takut saat mengingat dimana letak bangunan itu.

Deira tidak ingin paranoid, hanya saja Deira tidak dapat menyangkal bahwa pikiranya sudah berkelana terlalu jauh sejak tadi.

Membayangkan bahwa hal buruk bisa terjadi padanya, yang mungkin juga dapat membahayakan nyawanya.

Apa lagi Deira tinggal sendirian, tidak ada tetangga atau siapa pun yang dapat dimintai tolong.

Deira sudah bersiap untuk meninggalkan bangunan itu, namun hatinya bimbang.

Hari sudah mulai gelap dan tempat ini jauh dari keramain, jika deira memutuskan untuk kembali ke kota akan memakan waktu berjam jam.

Dan tentu saja deira tidak ingin bermalam di pinggir hutan yang sepi dan mungkin berhantu, atau pun hewan buas yang akan memangsanya.

Memikirkanya saja sudah membuat jantungnya berdegup tak karuan, karena rasa takut yang di deranya.

Akhirnya ia memantapkan hatinya untuk tinggal di bangunan itu, setidaknya Deira akan dapat tidur di tempat yang layak malam ini.

Help MeStories to obsess over. Discover now