Love. part 2.

8 0 0
                                        

Tapi apa yang dilakukan Justin? Dia mendorong semua itu sampai susu Dan roti tadi tumpah kebajuku. Saat ini, aku ingin sekali menangis karna perih sekali, susu yng kubuat baru aku rebus, Justin beranjak dari dapur menuju ruang tamu Dan berbaring disana. Aku mengikuti Justin dari belakang Dan menyelimuti Justin menggunakan selimut. Aku masih terus memvidiokannya kemudian aku matikan kameraku Dan melihat apa yang aku vidiokan tadi Dan aku mengulas senyum, sekarang aku sedang ada dipinggiran kursi.

~

Justin Bieber's POVs.

Malam ini, gue akan pergi kediskotik seperti biasa. Didiskotik gue gak sengaja menabrak cowok berbadan besar, dia menyiramkanku dengan alkohol yang ada ditangannya sehingga bajuku basah. Argh! Aku geram sekarang. Kutonjok mukanya sampai babak belur, dia juga tak Mau kalah Dan menonjokku sampai babak belur juga. Aku langsung pergi dari diskotik itu Dan pulang kerumah. Aku memencet bel rumahku Dan anitalah yang keluar.

"Justin? Ada apa dengan mukamu? Ayok masuk, ini harua segera diobati"ujarnya sambil menarik tanganku Dan menyuruhku duduk dikursi sementara ia mengambil kotak p3k.

Brenda's POVs.

Aku ingin mengobati luka Justin. Aku menggunakan cuttenbath Dan mencelupkannya ke dalam alkohol. Dia meringis kesakitan.

"Kau kenapa bisa begini?"ujarku,

"Kau tidak perlu tahu. Kau bukan siapa2ku. Jadi berhentilah bertanya"ujar Justin. Hatiku rasanya seperti ditusuk dengan 1000jarum. Justin tidak menganggapku siapa2nya. Miris memang.

Love. part 1.Donde viven las historias. Descúbrelo ahora