keindahan yang tak terbatas jika aku melihat sosok mu. sosok yg selalu populer diotakku dan tak akan pernah bisa tergantikan. sosok yg slalu aku kagumi, aku sayangi, aku cintai dalam diamku. sosok yg slelalu jadi canduku saat aku melihat senyumannya. sosok yg tidak akan pernah lepas dr jangkauan ku dan sosok yg selalu aku lindungi saat siapa saja berani menyakiti dirinya.
ali hanya bisa tersenyum memandang kearah gadis yg beberapa tahun belakangan ini masih setia menempati relung hatinya yg paling dalam.
wanita yg hanya menganggapnya hanya seorang sahabat. pada hal nth beberapa kali ali mengorbankan dirinya demi wanita yg ia sayangin ini. namun wanita itu masih saja menganggap kehadiran ali sebagai sahabat dan mungkin selamanya akan tetap dianggap seorang sahabat.
apakah mencintaimu dalam diam seperti ini lebih menyenangkan?" tanyanya pada dirinya sendiri dan masih tetap menatap kearah gadis itu.
Aliandra Desta Mahendra namanya. lelaki keturunan sunda jerman itu tersenyum miris pada nasib kisah cintanya. bukan ia tak memiliki wajah yg tampan, ia bisa dibilang golongan kaum adam yg tercipta hampir sempurna oleh yang maha kuasa. alisnya yg tebal, bibir tipisnya yg merah, rahangnya yg kokoh, hidung mancungnya, dan badannya yg atletis membuat ia menjadi incaran banyak kaum hawa dikampusnya. hanya saja dia sudah terlanjur jatuh cinta pada pandangan pertama pada gadisnya, saat pertama kali ia menolong gadis itu dr bullyan ketua geng dikampus itu.
udah kek li, jgn dipendam mulu. akuin aja persaan lo yg sebenarnya kedia."kata varrel sahabatnya. ali hanya tersenyum kecut pada sahabatnya itu.
meskipun sebenarnya hatinya sakit melihat orang yg ia cintai terang-terangan bercanda dengan lelaki yg ali tau juga memiliki perasaan sama sepertinya.
apa sih rel, apa yg harus gue ungkapin sih."elaknya pada sang sahabat, membuat varrel merangkul bahu ali seperti memberi kekuatan agar ali tidak terlalu sakit hati dengan apa yg ia lihat di hadapannya.
ali melepaskan rangkulan varrel dari bahunya. apa si lo. gk banget deh. gue masih normal."ucapnya sambil meniru gaya anak alay berbicara.
idih. lo kira gue mau sama lo. ini ya klw gue mau aja ya bukan laki-laki modelan kyk lu yg gue gebet."ceplos varrel yg di hadiahi tatapan mengintimidasi oleh orang sekitar mereka. varrel yg sadar dengan ucapannya. langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya dan menggelengkan kepalanya.
jangan tanya ekspresi ali. dia sudah menutup wajahnya dengan jaket dan melambaikan tangan keatas, seperti orang yg lagi uji nyali yg lg ketemu setan.
prilli berjalan mendekat kearah meja dua laki-laki yg jadi sorotan para wanita-wanita yg ada dikantin itu. tanpa basa basi prillipun langsung duduk dipangkuan ali. ali yg kaget dengan kehadiran prilli di pangkuannya hanya terdiam
siapa yg gk mau sama lo li?"tanya prilli sambil melirik varrel yg ikut terbengong melihat tingkahnya. gue aja yg badai gini mau kok sama lo."lanjutnya lagi tanpa basa basi sambil mengalungkan tanggannya keleher ali dan menatap ali dengan tatapan yg sulit diartikan sambil tersenyum sangat manis.
ali hanya mampu terdiam seribu bahasa oleh tingkah ajaib prilli. namun di balik diamnya ali ada detak yg tak beraturan yg sedang ia tahan agar tak terdengar oleh sang pembuat ulah.
huk..huk..huk.. marconahhhhhh jasjus campur kuah bakso 1."teriak varrel menggema keseisi kantin.
ali yg sadar dengan ucapan varrel pun langsung menetralkan jantungnya. lo apaan si pril datang-datang main duduk sembarangan, liat tuh diliatin orang."katanya kepada prilli yg masih nyaman nangkring di pangkuan ali.
bodo, gue jg sering begini kok biasanya ama lo. gk ada yg brani protes."ucapnya ngasal, sambil melirik kesekitar mereka. ada yg memandang prilli dengan tatapan membunuh dan ada pula yg iri akan kebruntungan prilli yg memiliki kedua sahabat yg menjadi most wantet dikampus itu.
"apa lo liat-liat. belum pernah lihat bidadari di apit cowok tampan."ucapnya kemereka yg memberi pandangan gk terima dengan perlakuan prilli ke pada ali. bubar-bubar."lanjutnya lagi.
ali hanya bisa tersenyum melihat tingkah sahabatnya ini.
merekapun bubar, karna mereka tau percuma klw nyolot sama prilli ttp prilli jg pemenang dr adu bacot tersebut.
maaf akang ganteng. wilona gk ada jual jasjus campur kuah bakso."kata markona yg datang mendengar jeritan varrel tadi.
"apa yg lo bilang barusan sebutan nama lo mar?"tanya varrel.
"wilona, akang ganteng."jawabnya
gue gk salah denger mar? semenjak kapan nama lo yang marcona jadi wilona?"tanyanya lagi.
"semenjak sukak sama akang varrel ganteng terus kalau mar perhatiin pas ngaca jg gk jauh beda dr wilona kang."balasnya dengan badan yg lenggak lenggok dihadapan varrel sambil memlintirin kain lap yg ada tangannya.
"HAHAHAAHAHAHAAHHAHA. ali dan prilli kontan tertawa terbahak-bahak mendengar penuturan marcona yg terang-terangan mengungkapkan perasaanya ke sahabat mereka.
"ahhhh ya allah. "ucap varel yg prustasi atas pengakuan marcona. ini ya mar lo itu dr mana nya mirip sama wilona. jelas-jelas lo miripnya sama dijah yellow. "lanjutnya lagi.
ih akang ganteng aja yg gk bisa ngeliat kemiripan antara mar sama wilona artis yg kecebadai itu."sahutnya. mar tu sama wilona ibaratkan pinang dibelah 2."lanjutnya lagi.
ali yg melihat wajah frustasi varrel pun semakin kencang menertawakan nasib sang sahabatnya. gimn varrel tidak frustasi dengan penuturan marcona, karna pasalnya wilona adalah sosok yg selama ini diidolakan varrel dan selalu menjadikannya ilusi disetiap bayang-bayang masa depannya.
ketawa aja terus, ketawa di atas penderitaan gue."ketusnya ke ali dan prilli yang masih menertawakan keadaannya.
lo mar pas ngaca jangan pakai pantat wajan dong. ngaca itu pakai kaca yg besar. biar lo tau perbedaan lo sama wilona itu giman."kata prilli di sela-sela tawanya.
ih sih eneng matanya juling juga kaya akang varrel gk bisa melihat kemiripan antara mar sama wilona."tuturnya. yaudah deh jadi pesan kagak ni kang."lanjutnya lagi.
kagak, udah ilang nafsu gue liat lo."ketus varrel dan berlalu dr hadapan wilona KW 80miliyar itu.
ali prilli pun mengikutin varrel yg pergi meninggalkan kantin.
YOU ARE READING
ilusiku
Romanceheyy berjuang tidak sebercanda itu. jika kau mencari yg sempurna pergilah
