Prologue

1K 19 5
                                        

"Mengapa manusia menangis?"
"Apakah iblis adalah penyebab para tangisan makhluk di muka bumi ini?"

Iblis. Apakah benar adanya kehadiran mahkluk bernama iblis di dunia ini?
Ya itulah yang ada di pikiranku. Setidaknya sebelum aku bergabung dengan grup pemburu iblis ini dan aku tidak pernah membayangkan bahwa memburu iblis akan menjadi aktifitas yang aku jalankan dari hari ke hari.

Holy Troops of Symphonia adalah sebuah kesatuan yang bergerak di bidang pembasmian iblis. Kami membasmi iblis yang merusak, meneror warga dan kejahatan lainnya yang mengganggu keharmonisan tatanan kehidupan. Unit ini terbagi menjadi 3 kelompok. White skuadron adalah anggota elit yang bertugas melindungi dan menjaga kota asal kami yang juga sekaligus markas besar kami kekaisaran Saint Kingdom of Symphonia, yang terletak pada bagian selatan dari Land of Dawn.
Kemudian Blue Skuadron, adalah pasukan yang kamu tempatkan pada beberapa wilayah atau kota yang memiliki potensi kembalinya para iblis setelah kota tersebut sebelumnya disucikan oleh Red Skuadron.
Dan Red Skuadron? Pasukan yang berkelana dari satu kota ke kota lainnya untuk mencari dan membasmi para iblis yang mendiami suatu wilayah, mengganggu dan meneror kota, masyarakat dan kedamaian. Red Skuadron terdiri dari sekumpulan orang pilihan yang kuat dalam bertarung, dan ya aku termasuk kedalam pasukan ini.

"Alucard!"
Aku menoleh. Terlihat ketua reguku, Kapten Silverberg sedang memanggilku dari kejauhan.

"Ada apa kapten?", kataku sambil berdiri tegap.
"Apa yang sedang kau lakukan bermalas-malasan disini! Cepat pergi ke garis depan dan bantu Hugo membersihkan sisa-sisa iblis yang sedang melarikan diri!"

"Baik kapten!"
Aku berdiri. Mengambil pedang besarku yang berwarna keabu-abuan dan berlari ke garis depan.

"Hei hei hei mau lari kemana kau iblis jelek?", aku melompat dan menebaskan pedangku tegak lurus ke daratan, membelah iblis itu menjadi dua bagian. Terlihat di sekelilingku teman temannya bersiap menerkamku. Aku memutar tubuh seiringan dengan menggenggam pedangku, menghancurkan iblis iblis yang ada di sekelilingku.

"Kenapa lama sekali?", kata prajurit yang ada di depanku.
"Maaf hugo, aku kira kau dan beberapa junior sudah cukup untuk menghancurkan kumpulan iblis lemah ini hehe", kataku sambil tersenyum ringan.

Kemudian kami berdua membantai habis iblis iblis yang ada di sekitar kami. Terlihat di kejauhan para junior kami sepertinya pun sudah selesai melakukan penyucian.

Malam telah tiba. Kami berkumpul bersama, sambil menyantap seekor kalkun yang di bakar dengan api unggun, lengkap dengan bunga-bunga penyedap yang memberikan wangi kelezatan dan membuat perut ini semakin kelaparan. Disekeliling kami juga ada sup, dan roti yang disediakan oleh warga desa Klakkuk.

"Mantap sekali, sehabis lelah membasmi iblis jelek itu sore tadi perut ini akan dimanjakan oleh lezatnya daging kalkun bakar", kataku sambil menyantap sepiring daging kalkun dan roti.
Terlihat hugo terdiam memandangi piring makanannya.
"Hei, kau kenapa? Masih marah karena aku datang terlambat tadi?", ejekku.
"Jangan konyol", balas hugo.
"Lalu?"
"Aku teringat kampung halamanku.. Kami juga suka melakukan makan malam bersama seperti ini setiap akhir pekan", katanya pelan.
"Ahh.. rindu kampung halaman rupanya. Memangnya dimana kampung halamanmu? Kau tidak pernah cerita sejak kau bergabung di pasukan ini", tanyaku

"Gurun Megalit.. Sebuah daerah yang sangat gersang, mirip seperti desa Klakkuk ini. Disanalah tempat dimana suku Megalit berasal", kata Hugo
"Suku Megalit?", tanyaku penasaran
"Ya. Kau tidak tahu? Suku Megalit adalah suku yang cukup terkenal karena kekuatan fisiknya. Kami bertahan hidup dengan berburu, karena tidak ada tumbuhan yang bisa kami jadikan makanan disana. Karena sering berburu kami menjadi kuat dan tangguh, mudah beradaptasi dengan alam liar. Makanya aku kuat seperti ini, tak hera kan?", kata hugo sambil tersenyum licik

"Yayaya.. sekuat-kuatnya kau tentu masih jauh lebih kuat aku secara aku seniormu"

"Puih! Kau hanya lebih lincah dariku Alucard. Soal kekuatan kita seimbang. Bahkan di desaku, ada seorang ketua pemburu yang sangat perkasa dan sangat kuat. Dan dia wanita! Namanya Hilda, kalau dibandingkan dengannya sih kau bukan apa-apa hahaha!", balasnya sambil tertawa lantang

"Mana ada wanita lebih kuat dari pria, dan dariku?? Hahaha jika nanti libur ayo kita main ke desamu dan kenalkan aku dengan Hilda. Biar aku kasih bogem mentahku di wajahnya", balasku lebih sombong

Kami berduapun tertawa di depan api unggun dan piring makanan kami.

"Kau sendiri alucard? Kau tidak pernah sekalipun menceritakan masa lalumu. Bagaimana kau bisa berakhir di kelompok ini?", hugo gantian bertanya

"Hmm.. masa laluku masih abu-abu"

"Abu-abu?", tanyanya bingung
"Ya.. tidak pasti. Yang aku tau hanya orang tuaku di bunuh oleh iblis. Kemudian aku diselamatkan oleh kapten Silverburg dan dilatih olehnya hingga sampai seperti ini. Aku bahkan tidak ingat seperti apa rupa ayah dan ibuku, lagipula itu tidak penting bagiku. Yang terpenting adalah, pekerjaan yang aku lakukan sekarang adalah pekerjaan mulia, dan membantu banyak orang. Silverburg sudah seperti ayah bagiku, dan aku dikelilingi orang orang yang baik dan kuat. Dan ditemani sahabat jelek dan bodoh sepertimu", balasku sambil tersenyum sangat licik

"Sahabat jelek apanya oi!", balas hugo yang merasa tersindir

"Malah aku rasa kau ini iblis lho. Soalnya mereka dan kamu hampir mirip wajahnya", jawabku seraya berdiri siap untuk berlari

"Sialan kau alucard!", hugo berdiri mengejarku dan melemparku dengan roti. Akupun berlari mengitari api unggun sambil tertawa.

"Hei!!! Jangan berisik kalian berdua!! Simpan tenaga kalian, besok kita masih harus bergerak ke kota selanjutnya!", terdengar suara kapten yang sangat galak dari tengah-tengah kelompok kami.

"Baik kapteen..", serentak kami menjawab bersamaan dan kembali duduk.

Haripun sudah gelap, tiba waktu untuk beristirahat..

Beberapa jam setelah aku memejamkan mata, terdengar suara sangat besar dari gerbang timur desa Klakkuk.

"BUMM!!!!!!!"

MOBILE LEGEND - Alucard, Bloodline and Destiny ( fan fiction )Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora