PROLOG

522 45 9
                                        

Empat belas tahun yang lalu

"Good luck sayang, mama doakan kamu bisa cepat beradaptasi di sekolah baru kamu."

Nayla selalu mengingat kata-kata itu di dalam benaknya. Kata-kata dari seorang ibu yang baik hati, tidak sombong, dan begitu menyayangi anaknya. Kata-kata berupa doa yang gadis itu harap akan Tuhan kabulkan untuknya.

Hari ini adalah hari pertama Nayla bersekolah di SMA Tunas Bangsa. Sepanjang perjalanan menuju sekolah barunya, gadis itu tidak bisa berhenti memikirkan bagaiman teman-teman barunya nanti. Akankah mereka sama dengan teman-teman sekolah lamanya?

Nayla kembali mendesah. Kepindahan orang tuanya ke Yogyakarta mau tidak mau, suka tidak suka membuat Nayla harus menyesuaikan diri kembali dengan tempat dan suasana yang baru. Kenyamanan yang sudah ia miliki dulu bersama teman-teman lamanya di Surabaya pun harus ia relakan.

Setelah 30 menit menempuh perjalanan dari rumahnya ke sekolah, ia pun akhirnya tiba di sekolah barunya itu. Saat memasuki sekolah itu bersama ayahnya, seseorang guru menghampiri mereka dan langsung membawa Nayla menuju lapangan sekolah SMA Tunas Bangsa setelah berpamitan dengan ayahnya.

Nayla bersama guru bernama Vera itu berjalan di belakang jajaran siswa-siswi yang sedang mengikuti upacara bendera Senin pagi itu. Sambil berjalan menuju barisan kelasnya, Nayla bisa melihat teman-teman barunya, beberapa tampak begitu serius mendengarkan amanat kepala sekolah mereka, sedangkan yang lainnya sibuk berbincang-bincang dengan teman-temannya yang lain.

"Nayla, ini kelas kamu. Kelas XI IPA 4." Suara Ibu Vera menyadarkan Nayla bahwa ia telah sampai di salah satu barisan siswa-siswi itu. Barisan yang paling rapi di antara barisan lainnya.

"Kamu ikut berbaris disini dulu ya Nay. Ibu akan mencari Satrya, ketua kelas kamu." ucap Ibu Vera lagi lalu pergi meninggalkan Nayla di barisan paling belakang.

"Iya, Bu." Jawab Nayla sopan. Saat teman-teman di depannya menyadari kehadirannya, Nayla pun melempar senyum ke arah mereka.

Tak perlu menunggu lama, Ibu Vera kembali menghampiri Nayla bersama seorang pria seumurannya. Pria itu tampak begitu tampan dan menarik dalam balutan seragam putih abu-abu yang digunakannya. Bahkan saat pertama kali mereka bertemu pandang, Nayla tak hanya terkejut namun juga tidak bisa berkata-kata ketika melihat betapa sempurnanya sosok pria yang kini berdiri di depannya itu.

Tubuhnya yang tinggi, kulitnya yang putih, hidungnya yang mancung, bibirnya yang tipis dan sorot mata yang tajam di balik kacamatanya itu benar-benar membuat Nayla salah tingkah.

Gadis itu pun tanpa sadar kembali menundukkan kepalanya, menyembunyikan pipinya yang sudah merona merah saat ia merasa sudah terlalu lama menatap pria itu.

"Nayla perkenalkan ini Satrya, ketua kelas XI IPA 4. Satrya ini Nayla, murid baru di sekolah kita. Tolong bantu Nayla menyesuaikan diri di kelas dan sekolah ini ya" kata Ibu Vera.

"Ehemmm. Satrya, apa kamu mendengar ucapan Ibu barusan?" sela Ibu Vera memecahkan aksi salah tatap diantara keduanya.

"Iya, Bu. Dengan senang hati saya akan membantu Nayla di sekolah ini" ucap Satrya lembut.

Mendengar ucapan dari bibir pria itu, Nayla kembali terkejut. Ia tidak menyangka Satrya, pria itu dengan senang hati akan membantunya menyesuaikan diri di sekolah barunya.

Satrya kemudian mengulurkan tangan kanannya pada Nayla "Hai, aku Satrya"

"Hai, aku Nayla" balas Nayla setelah mengangkat wajahnya yang sejak tadi tertunduk dan tersenyum.

"Senang berkenalan denganmu, Nayla. " ucap Satrya lagi dan membalas senyuman Nayla.

-----------------SKY AND OCEAN ----------------

Hari itu aku bertemu dengan Satrya, pria yang selalu berada di sampingku. Pria yang selalu melindungiku. Pria yang tidak pernah bisa aku gapai sampai kapanpun.
- Nayla Oceana Putri -

Hari itu aku bertemu dengan Nayla. Wanita yang dulu pernah aku harapkan akan menjadi kekasihku, namun nyatanya sampai saat ini hanya menjadi sahabatku. Wanita yang tidak pernah terganti di hatiku sampai kapanpun.
- Satrya Dharmalangit -

Hari itu kisah kami pun dimulai. Kisah yang tidak pernah kami duga awalnya, juga kisah yang tidak pernah kami tahu akhirnya.

- SKY AND OCEAN -

Annyeong Haseyo ??

Ada yang kangen sama aku?

Setelah hiatus lama akhirnya aku muncul lagi. Semoga suka ya sama prolognya.

Ini sebenernya cerita lama, tapi aku publish ulang

Ditunggu kritik dan sarannya ya 😚😚

Jangan lupa vommentnya juga ✌️️

SKY AND OCEANStories to obsess over. Discover now