🌸TARA SINTYA DARMAWAN
_____
Suasana kelas XI IPA 1 terlihat ramai, mengingat ini masih jam pelajaran,berhubung saat ini guru yang mengajar tidak bisa hadir dan sekolah sedang mengadakan rapat jadi murid-murid hanya di kasih tugas untuk mengerjakan soal" di buku paket.
Banyak anak perempuan yang membentuk kelompok untuk membahas soal atupun untuk bergosip tentang kepala sekolah baru yang sangat cerewet dan centil, Ada juga kaum cowo yg menghuni bagian belakang kelas sebagai singgasananya untuk bermain game atau menonton vidio yang tidak seharusnya diihat, Dan haram bagi kaum perempuan untuk bergabung disana apalagi di saat-saat jam kosong seperti ini.
Dan di barisan tengan aku dan dua temanku sedang asik membahas pacar atau gebetan baru mereka, eitss... kecuali aku, aku tidak ikut-ikutan untuk membahas tentang cowo, aku tidak tertarik untuk membahas hal seperti itu.
aku yang hanya mendengarkan teman-temanku terus bercerita tentang cowo merasa bosan, setiap hari setiap kumpul pasti yang di bahas cowo cowo yang aku saja tidak tau sosoknya seperti apa!
"Gue heran sama kalian, bahasnya cowo mulu emang engga ada pembahasan lain gitu?"
"Yah lu mah beda ra, Kalo lu kan bahasnya tentang pelajaran mulu, sekali kali dong lo bahas tentang cowo ra jangan buku mulu yang lu bahas."
"Iya ra kita bukan lu yang pacarannya sama buku, kita mah pacaran sama manusia bukan sama buku."
Ya memang tara belum pernah berpacaran sama sekali.
Aku melihat dengan sebal kedua temanku yang selalu mengejeku jika suda membahas cowo.
"Buku itu lebih penting dari pacar nin? Buku engga pernah php kaya cowo-cowo yang kalian ceritain, buku juga engga pernah bikin gue sakit hati terus galau kaya lo pada"
"Ya udah sekalian aja lu pacaran, terus nikah sama buku Ra, Biar ga sakit hati! gue heran sama lu deh." memandang tara dari ujung kepala sampai kaki lalu berkata lagi
"Lu cantik , pinter, masa engga ada sih yang mau jadi cowo lu"
"Ya bodo amat lah nin, Gue ga mikirin masalah itu!"
Aku berdiri meninggalkan kedua temanku yang masih membahas tentang cowo-cowo engga jelas.
"Ehh lu mau kemana ra?"
"Gue mau ke perpus ada tugas yang belum selesai gue kerjain" menunjukan buku yang sedang di pegang.
"Ya udah ra, nanti kalo udah kelar gue nyalin ya l? Hehe kaya biasa"
"Ogah, kali ini gue engga mau kasih contekan sama lo berdua! Karna lo udah ngatain gue tadi."
"Ya elah jangan gitu dong Ra."
Aku pergi meninggalkna nindy dan putri yang masih ngomel dikelas.
🌸 Aku berjalan menyusuri koridor sekolah, tatapanku lurus kedepan, aku tidak terlalu suka dengan keramain karna itu sangat mengganggu menurutku.
Tiba-tiba aku jadi kepikiran tentang kata-kata nindy tadi. Ada benernya juga selama ini aku ga pernah ngerasain yang namnya pacaran! Tapi apa salahnya? Menurut aku sih mau pacaran atau tidak sah sah aja.
Kakiku terus berjalan menyuri setiap kelas Ipa sampai tiba di tengah-tengah lapangan basket karena letak perpustakaan ada di seberang lapangan, aku memilih jalan pintas lewat tengah lapangan karena Kalau menulusuri lorong kelas itu terlalu jauh.
"BRUK"
aku merasa tubuhku melayang kedepan dan kakiku, terutama lututku seperti menyentuh benda keras dan laptop yang aku pegang buku-buku tugasku juga terlepas dan bernasib sama sperti ku.
"auwww " pekiku karna lututku terasa sangat sakit
"Astaga... ?"
Ini adalah kebiasaan seoarang Tara selalu saja ceroboh dan selalu berakhir seperti ini. Tali sepatu yang lupa dia ikat membuat tara harus berakhir dengan jatuh di tengah-tengah lapangan speerti ini dan menjadi pusat perhatian banyak orang dan itu sangat memalukan.
Ya memang tara sangat pintar dalam mata pelajaran tapi satu hal yg menjadi kekurangannya,dia sangat ceroboh sudah berapa kali saja dia jatoh hari ini, tadi pagi waktu turun dari mobil dia menginjak rok sekolahnya sampai akhirnya Tara hampir jatuh untung saja dia tidak sampai jatuh ketanah.
"Lo gak papa ?"
aku mendengar suara seseorang di depanku.
aku mengangkat kepalaku untuk melihat suara siapa itu. Hal yang pertama aku temukan adalah sepasang mata coklata yang sedang menatapku dan hidungnya yang mancung, alis yang cukup tebal. Satu hal yg aku tangkap dari tatapan itu, Tatapan cowo itu sangat dingin.
TBC ...
GIMANA GUYS . 😆😆
INI CERITA PERTAMA AKU DI WATTPAD , SEMOGA BISA DI TERIMA DAN KALIAN SUKA YA . JANGAN LUPA KASIH COMENT DAN SARANNYA TENTANG CERITA AKU INI !!
TERIMAKASIH UNTUK YANG UDAH BACA ..
#HAPPYREADING😉😉
#TRUST
YOU ARE READING
TRUST
ChickLit🌸Tara Sintya Darmawan yang tidak percaya dengan sebuah hubungan dan Cinta karna apa yang terjadi dengan ibunya . Tara selalu menutup rapat-rapat tentang perasaannya dia tidak pernah pacaran tapi dia pernah mengagumi seseorang , bahkan sampai detik...
