prolog

41 3 1
                                        

   Pagi yang cerah menyinari kamar Aileen. Aileen membuka matanya sedikit because sinar matahari menyilaukan matanya.  Dia duduk dipinggir ranjang King Size ukuran yang cukup luas yang dapat ditiduri oleh 2 orang.

Aileen mencoba berdiri menuju kamar mandi dengan menguap.

"Huaahhh... "kantuk Aileen dengan berjalan agak sempoyongan.

Disaat berjalan tak sengaja kakinya terbentur kursi untuk dia belajar.

"Aauu... " teriak Aileen membahana dirumah sampai - sampai orang yang dilantai satu mendengar teriakan Aileen.
Saat ini Aileen berada di lantai 2.

Di lantai satu

"Ma.. Kenapa tuh adek sampai begono teriakannya wahh suara Selena Gomez kalah nih sama adek. " ucap sang kakak pertama Aileen yang ingin melawak tapi garing.
Mama Aileen yang mendengar ucapan anak pertamanya hanya menggelengkan kepalanya.

Dikeluarga Pradana Aileen adalah anak terakhir atau bungsu. Aileen mempunyai 2 kakak yang ganteng-ganteng

Kakak pertamanya Faisal Narya Pradana seorang dancer + pengusaha yang membantu ayahnya untuk melihat kerja karyawan nya. 

"Kamu tuh sal bukannya ngeliat adekmu malah ngelawak mana lawakannya gak lucu!" ucap mama Sirena Egberta dengan wajah Yunani campuran Indonesia.  Siapa sangka dengan wajahnya cantiknya menutupi usia nya yang makin menua.

Autor

Faisal segera melaksanakan perintah dari sang mama tersayangnya. Dia mengetuk pintu kamar Aileen, tak ada jawaban dari Aileen. Kak Faisal membuka pintunya ternyata tidal dikunci Aileen.

   Kak Faisal menemukan adeknya yang duduk memegang kakinya.

"Aduh, adek kamu kenapa koq sampek duduk di lantai?" tanya kak Faisal khawatir

"Kaki Ai kepentok kursi kak." jelas Ai. Itu panggilannya.

"Ayo kebawah biar mama ngobatin kamu"ucap kak Faisal sambil memopong adeknya.

The Owner's HeartHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora