Aku membuka mataku. Namun aku tidak bisa melihat apapun. Apa aku buta? Aku tidak ingat apa yang terjadi padaku kemarin. Apa aku mengalami kecelakaan?
Aku mencoba untuk bangun dari tempat tidurku. Namun tangan dan kakiku terikat disisi ranjang. Apa yang terjadi?
Aku berteriak meminta tolong. Meronta mencoba melepaskan ikatan ini. Sampai aku melihat cahaya, seseorang membuka pintu kamar ini. Aku tidak buta.
Mataku terlalu silau untuk melihat siapa yang datang. Apa itu dokter? Mungkin aku di rumah sakit.
"Dokter? Tolong aku! Siapapun!"
Dia terkekeh. Apa yang lucu?
"Sshhh... Tenangkan dirimu gadis kecil." ia mendekatkan wajahnya padaku. Samar-samar aku mulai melihat siapa sosok itu.
"Kau! Lepaskan aku!" aku kembali meronta dan berteriak.
Plak!
"Ouch!" aku menangis. "Apa-apaan kau ini?! Lepaskan aku!" tangisku mulai pecah.
Ia menangkap daguku kasar. Membuatku meringis kesakitan. Ia melumat bibirku dengan kasar. Aku bisa merasakan bibirku berdarah karenanya.
"Aku tidak akan menghukummu sekarang, buttercup. Istirahatlah dan jangan membuatku berubah pikiran."
"Tolong lepaskan aku.. Aku berjanji akan diam. Aku tidak akan bilang pada siapapun." mohonku padanya. Ia hanya tertawa kecil.
"You are so cute. Aku suka caramu memohon padaku. Tapi aku tidak akan melepaskanmu, My little princess. Sangat sulit untuk membawamu ke sini. Menurutlah dan kau akan mendapat hadiah." ia melumat bibirku, aku tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menggigit bibirnya.
" Aaaww!" Plak! "Becareful bitch! Berani-beraninya kau menggigitku! Kau akan menerima akibatnya!" ia begitu kejam. Aku tidak ingat kejadian setelahnya, tapi yang jelas aku menjadi 'budak' dari pria yang selama ini kukenal sebagai pamanku sendiri.
////////
Okay that's it
YOU ARE READING
Uncle's Slut!
RomanceSemakin ia menyiksaku, semakin kurasakan gejolak dalam tubuhku.
