Antri

4 1 0
                                        

Dua cowok remaja SMA dalam perjalan pulang sekolah

Anak yang terlihat tinggi semampai dengan rambut sebahu berwarna brown, menenteng tasnya dengan tangan kanan, bernama En
Disamping kirinya terlihat anak yang lebih pendek dari pada En, dengan rambut pendek Hitamnya, bernama Ar, yaa.. dia sedikit agak pendiam

"Hey Ar, mau nemanin aku ke Game Shop sebentar?"

"Um... mau" suara Ar begitu lembut

"Ah, baguslah!" merangkul bahu Ar yang jauh lebih pendek darinya
"Oiya, tapi agak berusaha agar bisa masuk, soalnya ada game yang baru rilis mau ku beli, kalau gk mau ikut antri, kamu bisa tunggu di kafe sebelahnya" sambung En

"T-tidak masalah, aku juga ingin masuk Game Shop" muka Ar terlihat seperti anak bayi yang ingin beli mainan baru dengan muka polosnya

"Hohooo... semangat mu bagus nak!" En mencubit hidung Ar

"Apa-apan sih En! Sesekali ah!" Menunduk malu

Setelah beberapa menit mereka berjalan, sampailah ke depan Game Shop

"Yosh, bagus, baru beberapa orang yg antri, ayo Ar" mengandeng

"U..um"

Mereka bediri di barisan ke.. um kira2 ke sepuluh, sangat dekat ketimbang antrian biasanya yang bisa mencapai 1km *mamvos

"Nanti kalau aku sudah berhasil beli, kita main bareng"
"Ah, gamenya keren lho, karaktenya benar2 hidup"
"Seiyuunya juga keren, terkenal semua soalnya"
"Oiya, storyline katanya beda dengan versi terdahulu, jadi kita menyelam di cerita yang lebih keren"
"Sorry, mungkin kamu bingung dengan omongan ku, tapi nanti bakal ngerti kok"
"Ok, Ar... masuk yuk"
Menengok kebelakang
"Eh, Ar???? AAAAAR...... shimatta, aku melepas gandengan ku"

"Ooooooooi... Eeeen!!!!"
dari kejauhan samar2 terdengar suara seperti memanggil namanya

"Hah.... kok bisa"
En cuma bisa melotot melihat tangan Ar melambai2 dari kejauhan, tertutup antrian orang2 yg jauh lebih tinggi darinya

"Eh, apa yang kau lakukan?"

Saat itu giliran En sudah tiba, dia bergegas membeli game baru dan langsung melesat menghampiri temannya yg terjebak di tengah2 orang mengantri

"Ar.. kamu baik2 saja?"
En langsung menarik tangan Ar dan menggendongnya biar lebih mudah di keluarkan di antara antrian dan pagar pembatas antara trotoar dan jalanan

"A-aku shock En!" Pucat kek orang gk makan 5 taun (bayangin aja tanaka)

"Aku heran, kok yang tadinya kamu ada di belakang ku bisa menjauh dengan sendirinya ke desakan antrian?" Wajah penuh tanda tanya memenuhi wajah En

"Itu, saat aku di belakang mu, ada anak kecil menarik baju ku dan bertanya 'kak, beli game juga?' Aku jawab aja cuma nemenin teman, setelah itu saat tangan mu melapas gandengan dari tangan ku, aku mempersilahkan anak kecil itu maju, eh.. habis itu ada om2 galak yg juga menanyakan hal yg sama, aku takut di pukul atau di sodomi jadi aku persilahkan maju, setelah itu ada anak sekolahan kira2 3 orang, sepertinya akan menanyakan hal yg sama, dan aku mempersilahkan mereka ber 3 maju juga, lalu ada kakak cewek yg bohay, cuma menatap sih tapi keknya mau maju juga, ya sudah ku perbolehkan, habis itu...."

"A-Ar... kelewat baik apa sih diri mu?"

"Eh?"

"Bentar, aku nurunin kamu dulu!" Mereka pun duduk di kafe sebelah Game Shop
"Itu,... aaaaaagh, aku bingung mau ngomong apa!"

"Aku gk mau ngantri di situ lagi"

"Ya ampun Ar, yaudah... kapan2 kalau aku ajak, nanti aku bawa borgol biar gk bisa lepas"

"Apaan, aku bukan tahanan" kesal dan sedikit menampar bahu En yg duduk disebelahnya

"Ahahahaha, Tahanan sih bukan... tapi..." muka memerah

"Apa?" Mukanya Ar kira2 begini (-_-)

#RealEnding
"Nandemonai! Yasudah... kita makan ice cream dulu, aku traktir" En melemparkan senyuman ke Ar dan sukses membuat sahabatnya itu tersipu malu ≧﹏≦

#EndingAlternatif
"Nandemonai! Yasudah... kita makan ice cream dulu, aku traktir" En melemparkan senyuman ke Ar

"Njirr, senyuman mu bikin ice creamnya nanti rasa mengkudu!"

"Eh? Ar... sejak kapan bisa ngomong kasar?!" Kaget

"Sejak kamu melemparkan senyum yg entah maksudnya mentraktir atau minta traktir" =_=

"Bhak.. ketahuan, teheee!" :p

TAMAT dengan tidak elitnya (*^▽^)/
Ada yg mau minta lanjutannya? Judul bisa request :v

#PeDe_banget_ sayah ≧﹏≦

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 16, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

AntriStories to obsess over. Discover now