Dimalam yang gelap gulita terlihat indahnya terang bintang yang menemani bulan dan menghiasi langit, udara yang sejuk akan tetapi .....
"huffff .." terdengar hembusan nafas yang sangat pilu ..
"rin, aiiriiiinnnn.. kesini nak .." terdengar suara lembut yang membuat hati terasa nyaman dan membuat senyum terlukis diwajah airin yang sambil menoleh melihat sosok yang sangat cantik dengan senyum yang sangat hangat sambil berjalan mendekatinya dan duduk disebelahnya..
"mama? mama??" menatapnya dengan sangat terkejut..
"iya rin, sedang apa kamu disini?" tersenyum sambil mengelus rambut airin lembut
"ma, airin sedih.. kenapa airin harus lahir didunia ini ma? teman-teman airin semuanya suka mengejek airin katanya airin pembawa sial karena airin mama jdi ........."
*Tok !! Tok !! Tok ...* "Riiiinnnnn, Airiiiinnn !! Buka pintu buruan !!" suara yang sangat keras dan menakutkan terdengar yang membuat airin terbangun dengan ketakutan dan segera berlari untuk membuka pintu.
*PLAAAKKK* "Dasar anak ga tau diri, pemalas ! sama saja dengan ibumu" *Tap Tap Tap* suara tapak kaki menjauh meninggalkan airin yang terdiam didepan pintu sambil menahan tangisnya.
Pagi Harinya ....
"Selamat pagi ma, hari ini pasti airin akan terus tersenyum seperti biasanya karena mama paling suka rin yang tersenyum :D . Mama jangan khawatir soal papa, rin sudah masakin makanan untuk papa sebelum rin pergi sekolah. rin pergi ya ma. hehe" *Muach* airin mengecup pipi mama sambil tersenyum.
(yaaahh... hey ! aiiiiiii !!!) suara yang tak asing terdengar olehnya, iapun menoleh dengan tersenyum.
"eh ci...lla, ada apa?" (ciyyeeee aii seperti biasa selalu tersenyum manis, btw aii gimana tugas si Lusy Cs? udah selesai? aduh ngeselin banget deh gua ngerjain tugas mereka sampe ga tidur semaleman.. *Hoooaammm*)
"udah kok cill, ssssttt jangan kenceng2 nanti mereka dengar. eh iya gimana kabar adek mu? sudah sembuh? hehe" berjalan ke kelas bersama.
Dikelas ..
"Airin mana airin? hey ! lu budek ya??? di panggil jga diem aja !" menendang meja sambil berteriak. "mana tugas gue? udah kelar kan? buruan jangan lama-lama" airin pun menyerahkan tugasnya. "nah gitu dong, makasih" Menepuk pundak airin keras. "ooppsss sorry, kekencengan ya? batukkk? hahahah, tere minum mana re? kasian nih si kurcaci satu ini keselek hahahaha" mengambil air dari tere dan memakasa airin minum. "enak kan? hahaha ! HABISIN AWAS KALO GAK HABIS LU YA ! HAHAHA" airin pun meminumnya dengan terpaksa.
*TENG TENG TENG*
Belpun berbunyi dan murid-muridpun duduk ditempat masing2 dan cilla yang duduk disebelah airin berbisik sambil memberikan airin air putih yang sedang berusaha menghentikan batuknya dengan muka yang sulit untuk dijelaskan. "aii, apa tadi yang lu minum? colla?" .
"bukan apa-apa kok cill" meminum air putih yang diberikan cilla, cillapun mengambil botol yang diberikan oleh lusy dan mencobanya. "YAH ! ini mah kecap asin." seisi kelas langsung menghadap kearah mereka, bu guru pun terekejut. "Kenapa cilla? jangan berisik ya atau kamu mau belajar didepan kelas?" bu guru bertanya dan segera melanjutkan pelajarannya. lusy pun melihat kearah airin dan cilla dengan sangat sinis.
Apakah yang akan terjadi dengan Airin dan Cilla? well, see you in next part ^^
YOU ARE READING
My love, My Enemy ..
RomanceAirin adalah gadis pendiem yang sangat misterius yang sering dibully oleh teman2 nya, saat iya harus bertahan hidup dan memperbaiki hidupnya, ia berusaha mencari pekerjaan yang trnyata mengharusnya untuk menghadapi anak kembar dari konglomerat yang...
