"Assalamualaikum, Mama Papa Nai Pulang" Terdengar suara teriakkan dari Agatha Naisha Myles.
"Maaf non, Ibu dirumah sakit bawa bapak" Ucap bi Ina pembantu dirumah Naisha.
"Apa? Siapa yang sakit bi?" Naisha pun terkejut.
"It.. it.. Itu bapak non" jawab bi Ina terbata bata.
"Trus dibawa dirumah sakit mana?" tanya Naisha dengan panik.
"RS Mutiara Indah" jawab bi Ina.
Tanpa berfikir panjang Naisha pun melajukan mobilnya. Dan menorobos macetnya Jakarta.
-
"Suster Papa saya dirawat diruang mana?" Naisha dengan paniknya.
"Maaf dek atas nama siapa?" tanya suster itu.
"Adry Gracio Myles" jawab Naisha.
"Oh adek tinggal lurus dari sini belok kanan ruangan nomor 15" jawab suster.
-
"Papa, papa kenapa?" Ucap Naisha dengan isaknya.
"Papa gakpapa kok sayang, Nai Papa ingin bicara sesuatu"
"Iya katakan aja, Papa ingin apapun Nai lakukan" jawab Nai dengan isaknya.
"Papa ingin kamu menikah dengan pria pilihan papa. Sebelum papa meninggal nak."
"Tapi Pa, Nai masih sekolah pa. Nai masih sekolah. Nai nggak mau pa nggak"
Nai langsung pergii dari ruangan dalam keadaan nangis.
"Nai kamu mau kemana? Nai" teriak Tn. Ardy.
"Sudahla pa biarkan Nai pergi, mungkin Nai butuh waktu untuk sendiri." Ucap Ny. Aileen Nurfattah Myles. Iya dia mamanya Naisha.
-Adelio-
"Iya, jam 4 sore atur pertemuan kita dengan Client New York"
"...."
"Baikbaik"
Tut tut.
"Hey wanita itu gila apaya?" aku melihat wanita sedang berjalan sambil melamun, aku pun mengklakson tapi sama sekali tidak didengarnya dan aku pun langsung rem mobilku dan turun dari mobil.
"Hey jika ingin bunuh diri jangan dimobil saya. Cari mobil lain." Ucapku marah. "Tunggu tunggu dia sepertinya mau pingsan" batinku.
Akupun bawanya keapartemenku.
-Naisha-
Aku tersadar, aku bingung dan melihat disekelilingkuu tempat ini tidak aku kenal. Lalu dimana aku skarang. Aku mengingat apa yang terjadi.
-Flashback-
Aku keluar dari rumah sakit dan tidak tau mau kemana. Aku masih tidak habis fikir kenapa Papa bisa bisa berfikir kalau aku mau dijodohkan sedangkan aku masih sekolah. Apalagi sama orang yang tidak aku kenal. Aku berjalan ntah kemana aku nggak tau, tiba tiba ada yang mengklakson tapi aku tidak menghiraukannya. Orang itu turun dan marah marah tapi kepala aku pusing dan setelah itu aku nggak tau apa yang terjadi.
-Flashback Off-
"kamu sudah sadar? Besokbesok kalau mau bunuh diri jangan dimobil gue" aku terkejut tibatiba seorang pria datang. Mungkin dia pemilik apartemen ini.
"Makasih ya" ucapku.
Aku bangun dan ingin pergi tiba tiba tanganku ditarik nya dan dia langsung menjamah bibirku dimainkannya secara lembut aku ingin menolak tapi rasanya ini nikmat dan aku ikut bermain. Dikulumnya lidahku dan digigitnya bibir bawahku, aku pun terkejut dan melepas bibirku dan langsung pergi dari sini.
-
Jangan lupa Vote dan Comentnya yaa, makasih..
Happy Reading...
ESTÁS LEYENDO
I Was Forced to Marry at a Young Age
Romance19+++ Dilarang comentar kasar pada Author. Makasih untuk Vote dan Coment nyaa. Happy Reading...
