We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

#1 Gentayangan Karena Cinta

223 8 10
                                        

                CERITA PERTAMA
  GENTAYANGAN KARENA CINTA

Pada sore itu, aku tengah asyik memain video game diHapeku. Tiba-tiba saat sedang asyiknya bermain, terdengar suara 2 orang cewek kawanku sedang memanggilku... , "Risky, Assalamu'alaikum, ooooo, Risky!".

Dengan malas aku berjalan kepintu, "Ya! Siapa ya?". Aku menatap mereka, ternyata Asri dan Indah.

Biarku jelaskan pada kalian tentang Asri dan Indah terlebih dahulu.

Asri orangnya memang cantik, menawan. Tapi, orangnya, AGRESIF dan LASAK kaya cowok. Sedangkan Indah, lebih cantik lagi dan lebih gemuk dari Asri, orangnya lembut. Orangtuanya mau ibu mau bapaknya adalah guru, tapi mengecewakan sekali, anaknya Buodooh amat daripada Asri.

Jadi, kehadiran mereka ini sungguh membuatku gugup.

"Oh! Asri sama Indah ya? Mau ngapain?", tanyaku malas.

"Kan, ada kerja terampil membuat kotak pensil itu!", kata Asri.

Aku baru saja ingat tentang tugas itu! Dan sekarang aku sedikit panik! Tetapi, untungnya barang-barangnya sudah kusiapkan.

"Oke, aku ambil barangnya dulu ya?". Kemudian aku berbalik dan berjalan malas mengambil barang. Aku bertanya-tanya kenapa mereka datangnya tiba-tiba, gara-gara mereka, gameku kalah, pas lawan bosnya pula. Kemudian, aku melihat jam, jam menunjukkan pukul 18.12. Sudah mau Maghrib! Kemudian meletakkan kembali barangnya dan berjalan kearah dua orang sialan itu yang menungguku.

"Jam 7 aja ya, kerjainnya? Soalnya udah mau Maghrib", tanyaku.

"Okelah, kalau begitu. Kami tunggu ya! Dirumahku!", seru Indah.

"Pulang dulu, ya?", kata Asri sembari melambaikan tangan.

Kemudian, aku berbalik dan menghiraukan mereka. Kembali dengan memainkan video game.

                               ***
Jam 18.59.
Rumah Indah, Indonesia

Dirumah Indah yang lumayan bagus, tapi PENGAP! Kami, Aku, Indah, dan Asri, sedang mengerjakan tugas keterampilan. Lalu, mereka berbisik-bisik, "?!*%$#? Bilang aja ?!##;-arang", aku tidak begitu jelas bisikan mereka. Tapi, mereka bilang, 'Bilang aja arang'?

"Risky.....", kata Asri memanggilku. Kemudian aku langsung berubah pandangan, dari hape ke 2 orang gadis itu.

"Apa?", kataku.

Kemudian mereka nyengir-nyengir gak karuan, dan berhitung 1 sampai 3, "Satu...... Dua........ Tiga........! Risky, Kami..... suka sama kau!".

Sontak aku langsung terkejut (tapi gak lompat) mendengar perkataan mereka, jantung berdegup kencang gak karuan, aku berkeringat dingin. Kenapa mereka mengatakannya bersamaan? Membuatku memilih yang cantik dan mencuekin yang satunya?

"Waduh! Ibuku manggil nih!", kataku berpura-pura. Tanpa pamit, aku meninggalkan mereka dan mengambil hasil karyaku, dan langsung melesat!

Sejak saat itu, aku cuek dan menganggap mereka tidak ada sama sekali dan membenci mereka sepenuh hatiku!

                                ***

Siang hari

"NGENG....NGENGGG...BRUUUUUMMM...!" (Motor).

Tanpa disadari saat aku lagi kebut-kebutan, ada preman sengaja membelokkan sepeda LEBUT nya.

"BRAAAAAAAAAAAAAAAAKKKK"!

Aku terpelanting bersama motorku, berputar-putar dengan kencang dan masuk dalam got. Sementara preman tadi, dadanya kena stang, dan terpental, badan lemas menabrak mobil dan terbang keatas berputar-putar, dan mendarat dengan keras sehingga memuncrat kan darah dari kepalanya. Kondisiku? Naas! Aku kebanyakan menghirup dan menelan air got dan kepalaku kena knalpot.

                                 ***

Dipemakaman

Aku sudah jadi ALMARHUM!

Aku merasakan aku tengah terbaring dibawah tanah. Mendengar isak tangis orang-orang yang mengelilingiku. Ibu! Aku mendengarnya! Kemudian, suara yang-sepertinya-tidak asing bagiku, ASRI!

"Risky! Kenapa mati? Oh, Riskyku sayang !".

Kata-kata sayang itu membuatku jijik, marah! Kata-kata itu terdengar oleh ibuku! Matilah aku!

"Ha? Maksudnya Risky pacar kamu?" (Ibu)

Asripun terkejut dan mengambil kesempatan, "Iya!"

Babi Anjing lah si Asri Pantek! Perkataan itu pun membuat arwahku tak tenang dan gentayangan!

                                 ***

21.00

Aku terbang menghampiri rumah Asri dengan geram. Menembusi dinding rumah dan masuk ke kamar Asri. Alangkah terkejutnya aku, didindingnya terpajang banyak fotoku yang ku Upload di Facebook! Kemudian, aku keluar dan menjelma menjadi wujud manusia (ku). Aku mengetuk pintu kamarnya, kemudiam terdengar suara orang berjalan dikamar dan membuka pintunya. Alangkah terkejutnya Asri mendapatiku seolah-olah aku masih hidup, dia berteriak, "RISKY!". Aku hanya diam dan berjalan pelan, pelan hingga akhirnya kami sangat dekat.

Kemudian, aku bersiap-siap mengangkatnya dan melemparnya keatas. Tapi, anehnya atap tidak bersuara dan tidak bolong!

Kemudian, aku menusuk jantungnya dan melemparnya ketanah. Sekarang, dia tergeletak lemah tak berdaya melihatku dengan tatapan sekaratnya. Kemudian aku melihat arwahnya melayang dan menatapku dengan marah bercampur kecewa. Sedang aku hanya menyeringai senang.

Aku membuang mayatnya. Dan membuat dunia tidak menganggap Asri terlahir dibumi ini. Bahkan keluarganya, Keluargaku, dan Indah sekalipun.

Lalu........

"CROTTTTTT!". Jantungku tertembus golok gaib dan golok itu melayang kekepalaku dan melepaskan kepalaku. Dengan sisa-sisa detik terakhirku aku melihat ternyata tadi yang menebasku adalah Asri. Kemudian, Asri pun menebas kepalanya.

Aku hilang entah kemana!

                          *Selesai*

HANTU NGELAWAK (Hiatus)Stories to obsess over. Discover now