Kepergian Rani

40 2 0
                                        

Di pagi hari Dea, Erica, Shafira, Lusi, Bella, Rani sedang berkumpul di Kantin sekolah,tiba-tiba Lusi tertawa dengan gigi gingsulnya "hahahaha.......",Erica bertanya kepada Lusi"Kenapa lho Lus?kok senyum-senyum gak jelas gitu nanti kesambet lo" ucap Erica.
Lusi menjawab pertanyaan Erica dengan tertawa "Gue tertawa karena rambutnya Dea acak-acakan kaya bulu kambing"
Semua tertawa terbahak-bahak karena perkataan Lusi,tapi Dea manyun karena di ketawain semua anak.Akhirnya bel sekolah pun berbunyi.

Kkkriingg.......

Mereka semua masuk kelas dengan tertib,Bu Ani pun datang.

"Selamat Pagi Anak-anak...."

"Pagi Bu........"

Saat Bu Ani datang keadaan kelas sangat sunyi karena semua anak mengikuti pelajaran dengan baik.Tiba-tiba Bu Ani memanggil Shafira untuk berpidato Bahasa.Inggris dan ternyata Shafira hafal pidatonya.
Waktu pun berlalu bel pun berbunyi.

Kkkriingg......

Semua siswa-siswi berhamburan meninggalkan kelas untuk beristirahat.Tapi entah kenapa Rani sangat sedih,Bella pun bertanya kepada Rani"Ran lho kenapa kok kaya sedih gitu?"tanya Bella penasaran.Rani menjawab pertanyaan Bella dengan nada yang sedih"Gue akan ninggalin lho semua karena gue harus ikut Bokap gue ke Hongkong untuk ngejalanin bisnisnya di Hongkong."semua menggangis karena kepergian Rani besok ke Hongkong.Tapi semua itu tak berakhir lama karena bel sekolah berbunyi tanda pulang sekolah...

Kkkkrriinggg..........

Semua siswa-siswi menggambil tasnya dan gerbang sekolah pun di buka.Mereka semua pulang bersama berjalan kaki karena jarak rumah mereka dengan sekolahan cukup dekat.Tapi Rani tidak ikut karena harus mempersiapkan semua untuk pergi ke Hongkong bersama Ayahnya.
Hal itu membuat Sahabat-sahabatnya amat sedih karena kepergianya.
.
.
.
.
.
.
.
To be contiuned........

Six Best Friend's ForeverStories to obsess over. Discover now