PROLOG

32 5 1
                                        

Diluar jendela hujan deras. Ku menopang dagu disana,sambil mendengarkan musik dan mengeleng-gelengkan wajah.

"Katakanlah sekarang bahwa kau masih menginginkannya,
Kau punya ragamu tapi tidak hatimu,kau tak perlu berbohong kau masih menginginkannya,ku rela kau dengannya asalkan kau bahagia"

Ku bernyanyi mendengarkan alur lagu menggunakan Earphone,ku mendegarkan lagunya dengan perasaan yang tulus.

Baru kali ini gua baper denger lagu kayak gini. Biasanya gua kalo denger lagu biasa-biasa aja ga baper.

Ku melihat setumpuk kertas di meja lalu ku mengingat masa-masa cowok-cowok memberiku surat puisi tetapi ku menolak dan ada yang nembak gue waktu itu tapi gue ga jatuh cinta.

Emang, gua jarang banget jatuh cinta. Tetapi gua ga bakalan baper! Gatau kenapa alasannya.

Kalo surat itu baper kek,pake cokelat kek. Ga bakalan baper!

Ku melihat di jendela tidak hujan lagi ku turun dari tangga lalu keluar rumah. Dan menghirup napas dengan panjang...

"Huftt.."

"Akhirnya ga hujan lagi. Gua bisa menghirup dengan bebas" kataku dengan puas.

Gua berlari ke ayunan yang ditaman. Terdapat bunga-bunga yang indah. Yang baunya semerbak.

Ku masih mendengarkan lagu tadi. Sambil berayun-ayun di ayunan.

Gatau kenapa gua saat ini lagi baper sekali. Dan tiba-tiba ku mendengar ada suara chating datang.

"Kling..."

"huft dari siapa sih? Ganggu wae"kata gua dengan kesal

...

Dan teryata adalah...

PENASARAN YE KAN? BACA TERUS + VOTE👏✍ YA JAN LUPA COMMENTNYA!. IDENYA MENTOK  SEKALEH NIH✌😏
JAN LUPA BACA NEXTNYA YEE. SEE YOU NEXT TIME✋👋

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Apr 10, 2017 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

Antara aku dan diaHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora