"Matsumura, di sebelahmu kosong kan? Aku duduk sini ya!"
"Matsumura, kau baca buku apa?"
"Matsumura, ini tadi di kelas memasak aku bikin brownies. Untukmu saja."
Dan masih banyak lagi yang membuat Hokuto merasa terganggu. Bahkan di perpustakaan pun gadis itu tetap mengekorinya.
Karena itu, pada tanggal 14 Februari, Hokuto memilih untuk bersembunyi di kamar ganti pria untuk menghindari kemunculan Tsubaki yang tidak terduga, hingga jam pelajaran berbunyi. Saat memasuki kelas, ia heran tidak melihat kehadiran gadis itu.
"Mukai tidak masuk sekolah, kalau kau mencarinya!" ucap Miku yang duduk di belakang bangku Hokuto.
Pemuda tanggung tersebut mengangkat kedua bahunya, mencoba bersikap tak peduli. Toh bukan urusannya, gadis itu masuk sekolah atau tidak. Tapi, rasanya ada yang kurang sampai saat ia pulang sekolah tidak ada sosok yang selalu mengusiknya itu.
"Yow, Hokuto! Kau dapat cokelat dari Mukai?" tanya Taiga saat mereka berjalan pulang. Hokuto menggeleng kuat. "Untung saja dia sedang tidak masuk sekolah, kalau ia memberiku cokelat, aku tidak tau apa yang akan dia masukkan ke dalamnya. Membayangkannya saja aku sudah ngeri." Hokuto memegang lengannya, bergidik seram.
"Eee~ jadi kabar yang disampaikan Saionji tadi benar?" ucap Jesse sambil memakan cokelatnya. "Hm, kau tidak tahu kalau Mukai masuk rumah sakit karena tipes?" tanyanya lagi, saat melihat raut heran di wajah Hokuto.
Tanpa sadar, Hokuto berlari meninggalkan teman-temannya yang terbengong-bengong melihat keanehannya. Tujuannya hanya satu, rumah sakit. Bagaimanapun terganggunya dia oleh gadis itu, mendengar kabar Tsubaki tergolek lemah di rumah sakit ternyata lebih mengganggunya.
"Mukai!" seru Hokuto setelah tiba di samping ranjang Tsubaki. Gadis itu menoleh perlahan dan tertawa kecil melihat penampilan Hokuto yang acak-acakan.
"Kupikir kau senang, tidak ada yang mengganggumu seharian ini?" ucap Tsubaki di sela-sela tawanya. "Aaah, pasti siswi lain merebut posisiku untuk memberikan cokelat padamu. Menyebalkan," gerutu Tsubaki pelan.
"Tentu saja aku senang, sebelum aku mendengar kau dirawat karena tipes. Kalau kau tidak mau ada yang memberiku cokelat selain dirimu, harusnya kau menjaga kesehatanmu!" sahut Hokuto sambil menceramahi Tsubaki.
"Tapi, kalau aku tidak sakit begini, kau tidak akan memperhatikanku kan? Tidak buruk juga aku masuk rumah sakit di hari valentine." Tsubaki tersenyum lemah.
"Bodoh, kalau kau tidak sakit kan, mungkin sekarang kita bisa makan es krim bersama di kedai dekat seko--" Hokuto menutup mulutnya yang tidak bisa diam.
"Aaah, benarkah? Aku jadi ingin cepat sembuh," ucap Tsubaki senang.
"Anggap saja aku tidak pernah mengatakan apapun soal makan es krim bersama!" ucap Hokuto gugup sebelum berlari keluar dari kamar tempat Tsubaki dirawat.
Tsubaki tertawa geli melihat tingkah Hokuto hari ini. "Manisnya!"
DU LIEST GERADE
[FF] Ice Cream
Fan-FictionAuthor : pymincha91 Cast : ★Matsumura Hokuto (Six Tones/Johnny's Jr.) ☆Mukai Tsubaki (Kak Eci/Eomma) Genre : - Rate : PG13 ~~~
![[FF] Ice Cream](https://img.wattpad.com/cover/105396528-64-k719588.jpg)