Si kecil Krin tinggal disebuah hutan yang jauh dari peradaban manusia,ia hidup bahagia disana bersama temannya si Tikus Hitam.Hampir setiap hari mereka bermain main sampai dimana si Kecil Krin penasaran dengan daerah hutan yang belum pernah ia jumpai,si tikus hitam menasihatinya agar tidak memasuki hutan itu karena perbatasan hutan itu dijaga oleh Rusa Kutub yang perkasa,namun rasa penasaran si Kecil Krin tidak bisa ia kalahkan,dengan tekad dan persiapan yang matang ia memutuskan untuk pergi menemui si Rusa Kutub tentu saja si Tikus Hitam melarangnya pergi.Tikus Hitam khawatir dengan keselamatan si Kecil Krin namun ia tidak bisa membuat si Kecil Krin berhenti untuk pergi dengan terpaksa si Tikus Hitam mengizinkannya untuk pergi dengan syarat si Tikus Hitam pergi dengannya.Mereka pun sepakat untuk menjaga satu sama lain.
Sesampainya mereka di perbatasan hutan,si Kecil Krin dan si Tikus Hitam lihat hanya sebuah tanaman merambat yang melingkar tanpa ada si Rusa Kutub yang perkasa yang mereka ingin temui disana.Si Kecil Krin mencoba untuk memanggil si Rusa Kutub "Rusa Kutub yang perkasa,dimanakah engkau?" tidak terdengar jawaban apapun,hanya suara gemericik daun yang sering mereka dengar,sekali lagi si Kecil Krin mencoba memanggil Rusa Kutub "Rusa Kutub yang perkasa,dimanakah engkau?" tidak ada jawaban sama sekali.Si Tikus Hitam ingin mencoba untuk memanggil Rusa Kutub,si Kecil Krin pun mengangkat si Tikus Hitam dengan kedua tanggannya yang mungil,si Tikus Hitam pun mencoba memanggil Rusa Kutub "Rusa Kutub yang perkasa,dimanakah engkau?" tidak ada jawaban untuk sekali lagi.Mereka berdua saling bertatap muka,heran dengan apa yang terjadi,apakah mereka harus melewati perbatasan hutan saja atau menunggu izin dari si Rusa Kutub? Dilema yang mereka rasakan sangatlah susah untuk diputuskan.Hingga si Kecil Krin teringat bahwa ia membawa sekantung biskuit di saku gaunnya "Tikus Hitam temanku,apakah kita diharuskan memberi biskuit ini untuk si Rusa Kutub itu,tapi dia tidak ada disini" seru si Kecil Krin yang bingung harus berbuat apa "Aku ada ide temanku,bagaimana kalau kita tinggalkan saja biskuit ini disini agar si Rusa Kutub tahu bahwa kita sudah melewati perbatasan hutan" Jawab si Tikus Hitam.
Mereka berdua pun meletakan sekantong biskuit itu di tanaman merambat yang melingkar itu,lalu memutuskan untuk melewati perbatasan hutan,langkah pertama mereka dikejutkan dengan Rusa Kutub yang tiba tiba saja datang entah darimana " Kalian tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan kalian " Ancam si Rusa Kutub.Mewakili si Kecil Krin si Tikus Hitam yang berbicara kepada Rusa Kutub yang besar itu " Wahai Rusa Kutub yang perkasa,biarkan kami untuk pergi melanjutkan perjalanan ini biarkan aku menjaga Si Kecil Krin dengan segenap jiwaku " dengan nada menghormati yang pas pada setiap katanya membuat Rusa Kutub kagum akan kemampuan si Tikus Hitam lalu si Rusa Kutub pun berkata kepada mereka " Tawaran yang kalian buat sudah memuaskanku,aku hanya ingin menasihati kalian agar selalu berhati hati di hutan ini dan kau Tikus Hitam jiwa ksatriamu sungguh membuatku kagum,dengan badan sangat kecil tapi keberanianmu lebih besar dari tubuhmu,berhati hatilah " dengan izin si Rusa Kutub perjalanan mereka berdua untuk menelusuri hutan berlanjut.
YOU ARE READING
Black Mouse And The Little Krin
Fantasypetualangan Krin dan temannya si tikus hitam yang berada di hutan terlarang
