Dures

104 5 0
                                        


P.O.V  Y/n

Aku " y/n Kaif Wind Sharma",
putri sulung dari tiga saudara,

+ sudah setahun lamanya clan (kaum)  kami mengalami berbagai masalah, kakekku "Kfahas Sharman yusryd"
Sang tetua kaum kami, pemimpin serta  petunjuk bagi kami, masih terbaring lesu diatas permadani emasnya,  beribu ribu "head sorcerer" Telah memantrainya dan mengobatinya namun tetap saja dia tak terusik.

Hingga suatu saat ayahku angkat bicara

"Kita tak bisa terus seperti ini!"

"Ia, suamiku kita harus bertindak" kata ibuku

"Baiklah, tapi semua penting untuk tetap tinggal disini"kata ayahku

"Tapi bukankah kita memiliki seseorang yang sangat pemberani untuk menerobos batas cermin wonderland?" Kata perdana mentri

"Ya! Kau benar,
"Nash rhesyd phald"  pangeran es, kau adalah orang yang sangat ku percaya, apakah kau bersedia untuk menjadi seorang seeker? Untuk penawar penyakit sang raja"  Ucap ayahku

" ya tentu baginda, akan kuusahakan,  tapi ada satu permintaanku?" Jawab nash

"Katakanlah" ucap ayahku

"Sebelumnya maafkan aku jika lancang, Baginda "Hasym Sharman yusryd" Jika aku berhasil izinkan aku menjadikan putrimu menjadi permaisuriku?" Ucap nash

Sang raja yaitu ayahku menatapku seketika, sudah kuduga karena mustahil jika adikku dia baru berusia 17 tahun, entah mengapa tubuh ini hanya membeku menatap lesu padanya dan seseorang diatas permadani emas itu.

"YA, baiklah" seru ayah

"APA?" hatiku berteriak, tapi itu tak mungkin, aku tak akan bahagia dengan seorang ice sorcerer seperti dia, bukan hanya kekuatannya yang dingin tapi perilaku dan tatapannya juga seperti Es.

"Sabar putriku, suatu saat nanti kau akan memahaminya" ucap seseorang menepuk halus bahuku

Aku melepaskan elusan tangannya dan melangkah maju menghadapi sekumpulan pria diatas altar,

"Ayah? Mengapa kau begitu mudahnya berkata seperti itu? Mengapa kau tak bertanya padaku?, Yah kau tahu apa yang kau pertaruhkan? Aku?! Aku putrimu! Hidupku yah, hidupku! "

" Ya putriku, aku jelas tahu siapa yang aku pertaruhkan, putriku ? pahamilah! liat dia, terkapar lesu, menderita, kita harus mendapatkan penawar agar ia kembali lagi, nak" bujuknya menatap kakekku

Rasanya iba melihat kakekku, tapi aku juga punya hati aku tak mau dipaksa.

"Baiklah," jawabku iba dan terpaksa.

"memangnya tugas apa yang akan ayah berikan padanya" lanjutku menatap pria itu dari ujung bawah hingga atasnya.

" Terimakasih putriku" ucap ayah mencium keningku

" Nash aku akan menugasimu untuk mencari bahan penawar Yaitu, Air suci , Akar pulq, dan bunga Aswaqh, dalam pencarian itu kau akan menemukan banyak rintangan, bahkan nyawamu sendiri dipertaruhkan, tetapi jika kau berhasil segala kehormatan untukmu" Ucap ayahku

" Tentu baginda, akan kuusahakan" seru Nash

"Apa!!! hanya itu? Ayah izinkan aku keluar aku akan membawa itu semua dan terbebas dari dia!" Mendelik nash tajam

" Putriku tak mungkin, kau terlalu berharga untuk mati"

"AYAH, ayolah aku bisa" paksaku

" tidak!"

Alex Marquez Imagine : RemarkableStories to obsess over. Discover now