Pertemuan

27 5 2
                                        

Kling.... kling ..... kling....

Pintu Cafe terbuka, aku masuk dengan membawa harapan yang kuat agar semuanya berjalan lancar untuk pernikahanku, aku mengambil tempat duduk di dekat jendela kafe.

kling... kling... kling...

Aku menoleh ke arah pintu kafe dan melihat pamanku datang bersama rombongan lelaki yang tak kukenal berjalan menuju mejaku.

***

" Hai paman, Apa kabar ? Bagaimana Perusahaan Paman ? " Tanya ku sambil tersenyum

" Ya, paman sehat - sehat saja, perusahaan juga berjalan lancar."

ya, pamanku mengelolah sebuah perusahaan yang lumayan terkenal di jepang.

"Jadi bagaimana persaanmu ketika akan segera menikah ? " Tanya paman

"Ya aku merasa senang juga sekaligus risau. " Jawabku

"Ya itu mungkin sudah biasa di rasakan oleh para pengantin baru" Ucap paman

" Hmm... Paman Aku mau tanya Siapa para lelaki ini ? " Tanya ku sambil berbisik

"Oh mereka hanya teman paman.
lelaki berambut Coklat Bernama Yamato dia beda 1 tahun darimu, Sedangkan lelaki berambut krem bernama Zen dia lebih muda darimu 1 tahun, Mereka berdua masih single loh " Jawab paman sambil tertawa

" Oh begitu..." Ucap ku heran.

Bagaimana bisa lelaki setampan mereka masih single...



Kling... Kling... kling...

Sekali lagi aku menoleh ke arah pintu kafe dan melihat seorang pelayan kafe yang berjalan menuju mejaku sambil membawa sebuah surat.

"Permisi nona apa nona yang bernama Bella ? " Tanya pelayan

"ya, memangnya ada apa ya ?" Tanya ku bingung

"tadi saat saya keluar kafe saya melihat seorang pria berambut hitam pekat memakai jas hitam memberikan saya surat ini dan Saat saya bertanya surat ini untuk siapa ? Ia langsung menunjuk ke arah meja Nona." Jawab pelayan

"Oh baiklah terima kasih... " Ucapku berterima kasih kepada pelayan tersebut

Hmm... Pria berambut hitam yang ku tahu hanyalah calon suamiku...

Saatku membuka dan membaca surat itu aku tak bisa menahan air mata, sekejab semua orang yang ada di sekitarku merasa heran dan mereka mulai bertanya .

" bella kenapa ? ada apa ? " Tanya pamanku dengam tatapan khawatir

"Paman bisa lihat sendiri isi surat itu." Jawabku dengan suara tersendat - sendat sambil mengusap air mataku

Isi surat :

Maaf bella sepertinya hubungan kita tak bisaku teruskan lagi, karna aku sudah menyukai perempuan lain. sekali lagi maafkan aku....

Tunanganmu...

***

" Maaf paman sepertinya keponakanmu ini selalu mendapat kesialan saat sedang merasa senang " Ucapku tampak putus asa di depan Yamato, Zen dan pamanku.

Saat sedang dalam keadaan putus asa tiba-tiba terdengar suara yang membuatku terkejut yaitu...

" Menikahlah denganku" Ucap Salah satu dari teman pria paman dan yang paling membuatku kaget adalah Pria itu adalah yamato.

" Apa kau bercanda ? Kita baru saja bertemu dan kau ingin aku menikah denganmu ? " Ucapku dengan heran

" Hmm... Sebenarnya bukan pernikahan sebenarnya aku ingin kita menikah secara "Fake" , hmm Jadi begini aku berprofesi Menjadi seorang Guru psikolog di SMA Sakura,...." Penjelasan Yamato

"Tunggu dulu bukannya menjadi seorang guru harus menikah terlebih dahulu tapi bukannya tadi pamanku bilang kau masih single ? " Tanyaku

"Hmm... sebenarnya aku berbohong saat pendaftaran menjadi seorang guru bahwa aku sudah menikah tapi karna kebohonganku Pak kepala sekolah tak percaya dan mulai mengawasiku dia bahkan mengawasiku saat aku si rumah dan terus seperti itu. Jadi aku ingin kita menikah secara fake atau hanya berakting, jadi bagaimana ? Aku tau kau tak akan menolak permintaanku, karna seperti yang kau tahu bahwa jika orang tua mu tau bahwa kau belum menikah mereka akan sangat terpukul " Ucap Yamato memojokkanku

" Sebenarnya itu Pendapat yang bagus " Ucap pamanku

" Paman yang benar saja bagaimana bisa aku menikah dengan orang ini ?!!! " Ucapku menolak

" Tapi jika orang tuamu tau bahwa kau belum menikah mereka akan sangat kecewa " Ucap paman

" Hah okey baiklah aku akan menikah denganmu secara fake " Ucapku

"Baiklah Kita hanya akan menikah Fake selama 1 tahun lalu kau bebas dariku untuk selamanya, Bagaimana ?" Ucap Yamato

" Baiklah " Ucapku Khawatir

Bersambung....

Fake Husband (?)Mga kuwentong kahuhumalingan mo. Tumuklas ngayon