Pertemuan pertama itu bukanlah sebuah
Kesialan tetapi, awal kebahgiaan
Yang tak pernah terduga
◀▶
Pagi yang cerah untuk mengawali hari ditahun awal. Gadis itu, Jung yerin atau yang akrab disapa yerin itu berjalan memasuki gerbang sekolah.
Segerombolan gadis, yang berjalan tak jauh dari yerin berbisik dengan temannya.
"Hei, kau tau akan ada artis yang masuk sekolah ini!!!"bisik nya histeris
'Itu namanya bukan berbisik'desis yerin
Temannya melirik sekitar. Yerin pura-pura tak mendengarnya. Temannya berbalik dan berbisik yang saat ini masih bisa didengar.
"Babo! Nanti orang lain bisa dengar! Tapi, apa kau yakin?"tanyanya
Gadis yang diketahui bernama Go Ah ra si pelaku suara bisik menggelegar ini mengangguk mantap.
Yerin mengedikkan bahunya acuh. Berjalan mendahului si penggosip.
◀▶
Kau sudah makan?
Lelaki bertubuh jangkung ini menghela napas memasukkan ponselnya tanpa dibalas. Lelaki itu menatap gedung sekolah yang akan menjadi sekolahnya.
Ia memakai masker hitamnya dan berjalan memasuki sekolah.
◀▶
"Selamat pagi anak-anak"sapa wali kelas baru kelas 12-3
"Selamat pagi"jawab murid serentak
"Annyeong, saya wali kelas kalian. Nama saya park bo gum imnida"ujar park ssaem
12-3 adalah kelas yerin. Disini masih ada teman akrab yerin seperti yura, sowon dan nayeon. Beruntunglah kelas mereka tak terpisah.
Setelah park ssaem memperkenalkan diri. Dari balik pintu, seseorang berjalan memasuki kelas. Siswi dikelas ini langsung berteriak kegirangan terkecuali yerin.
Sifat cuek dan tidak peduli sekelilingnya sudah mendarah daging ditubuh yerin.
Baginya baru hari pertama saja, rasanya tidak tenang.
"Oh, ya ampun saya hampir melupakanmu. Silahkan perkenalkan dirimu"ujar park ssaem menepuk jidatnya
Lelaki itu pun mengangguk.
"Annyeonghaseyo naneun Jeon jungkook imnida"
Deg
Rasa pertama, walaupun yerin hanya mendengar suaranya. Yerin memegang dadanya. Seakan jantungnya ingin kelaur sekarang juga.
"Ada apa denganku?"tanyanya dalam hati
Yerin memberanikan diri mendongak menatap lelaki itu yang katanya artis.
Deg
"Apa-apaan ini?! Kenapa denganku?!"pekik yerin dalam hati
Anak baru itu berjalan dengan santainya melewati yerin dan juga melewati gadis yang pinsan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Confession Love
Fiksi Penggemar'kenapa mengatakan satu kata itu saja aku sangat sulit?'
