Kadang kita salah mengartikan segala sesuatu, terlebih tentang cinta. kita mengira bahwa cinta yang kita miliki sekarang adalah cinta yang sejati.
Dengan berjalannya waktu yang dilewati cinta yang kita anggap sejati dapat berubah seakan menjadi semu dan hambar.
Disinilah aku sekarang disebuah apartemen yang bisa dikatakan mewah. Tapi apalah artinya sebuah kemewahan apabila cinta yang dulu indah telah tiada. Aku cho kyuhyun seorang pengacara yang bisa dibilang cukup sukses. Aku memiliki banyak klien dari para pengusaha di korea termasuk "dia", dia adalah seseorang yang selama 2 tahun ini menemani hari-hari ku, entah aku harus menyebut hubungan kami apa? Kami menyebutnya "sepasang kekasih". aku tidak menuntut kalian menyebutku seperti itu, karena hubungan kami masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat umum, iya kami adalah gay.
.
.
.
Disaat aku masih asyik dengan pikiranku sendiri
Ceklek
Suara pintu apartemen kami, aku menyebutnya kami karena memang uang kami berdua yang membelinya.
Aku melihatnya dari tempat aku duduk sekarang, disofa ruang tengah.
"ok kyu.. Kau belum tidur? " sepertinya dia terkejut melihatku menunggunya. Pastilah dia terkejut sekarang jam menunjukan pukul 2 dini hari. Dan aku menunggunya, sudah hampir 3 bulan aku tidak menunggunya pulang seperti ini.
" emm iya hyung. Kau akan langsung tidur atau mandi dulu" aku tidak menawarkan makan malam karena aku tau yang dia butuhkan hanyalah cepat istirahat.
"aku akan mandi, tolong siapkan baju ganti ku ya"
Jawab dia sambil berjalan ke arah kamar kami.
"ehem siwon hyung.. " panggilku ragu.
Ok,, aku tadi belum mengenalkan namanya. Kekasih ku itu adalah siwon, tepatnya choi siwon dia adalah seorang pengusaha yang kasus perusahaannya aku tangani.. Dan karna kasus itu kami seperti ini.
" iya kyu ada apa? " dia melihat ke arah ku. Wajahnya sangat lelah membuatku tidak tega menyampaikan maksudku menunggunya
" tidak ada hyung besok saja" jawab ku akhirnya
"baiklah" dia langsung masuk ke kamar kami
Semuanya terasa berbeda, tidak seperti dulu, panggilan sayang, kata-kata indah, pelukan, kecupan, semuanya memudar entah dari kapan aku pun tak tahu pasti.
#flashback
"hai baby.. ". Simba memelukku erat, dia baru pulang dari kantor.
" hmmm my simba aku merindukanmu" baru satu hari tidak melihat tp sungguh aku merindukannya.
Cup.. Cup.. Cup
Dia mengecup seluruh wajahku. Sungguh Aku sangat bahagia saat ini...
#flashback end
Indah sekali saat itu. Aku tidak merasakannya lagi saat ini. Kami seakan jauh padahal kami satu atap. Semuanya terasa hambar bagiku tapi tak menyakitkan bagiku, karena aku tahu bahwa ini bukan hanya karena dia tapi juga karena aku.
Tbc
YOU ARE READING
The Lost Love
FanfictionCinta yang dulu indah.. Cinta yang dulu sejati... Sekarang terasa semu dan hambar.. (wonkyu)
