1

6.4K 222 23
                                        

.

Suatu malam yang sunyi, seorang pemuda sedang berjalan tanpa tujuan. Dia berjalan dengan terus menundukkan kepalanya, sampai tak sengaja dia menabrak seseorang sehingga barang bawaan orang yang ditabrak pun berjatuhan di tanah.

"O-oh maaf tuan, saya gak sengaja" ucap pemuda tersebut sambil terus menundukkan kepalanya meminta maaf

Seketika pemuda itu terkejut dengan barang-barang yang terjatuh, beberapa senjata yang berlumuran darah. Dia mengangkat kepalanya dan tak sengaja melihat orang yang berlumuran darah di dalam mobil.

Pemuda itu mengalihkan pandangannya menatap seseorang yang tadi ditabraknya, pria paruh baya. Pria itu pun menggelengkan kepalanya pelan.

"Habisi dia" ucap pria tersebut kepada 3 pengawal di sampingnya

Pemuda itu membelalakkan matanya, dia melangkah mundur untuk kabur namun sepertinya terlambat karena 3 pria berbadan kekar sudah mengepungnya.

Satu persatu pria itu menyerang pemuda tersebut namun dia dapat menghindar bahkan melawannya, pria paruh baya yang menyaksikan pun terkejut dengan kekuatan dan keahlian yang dimiliki pemuda tersebut.

"Hhhh" pemuda itu menghela nafasnya setelah menghabisi 3 pria berbadan kekar yang menghajarnya

"Kamu. Kamu hebat, siapa kamu?" ucap pria paruh baya

"Tuan mau apa?"

"Siapa nama kamu? Dilihat dari penampilanmu sepertinya kamu tidak memiliki apapun dan tidak memiliki siapapun di dunia ini"

Pemuda itu menundukkan kepalanya

"Kamu mau jadi anak saya? Saya bisa menjamin keselamatan kamu dan juga kamu akan hidup dengan baik"

"Tuan tadi berencana ingin membunuh saya dan kini tuan ingin mengangkat saya menjadi anak tuan?" pemuda itu sedikit melawan

"Saya minta maaf, saya pikir kamu akan melapor polisi atas apa yang kamu lihat malam ini."

"Saya sudah sering melihat ini" ucap pemuda itu pelan

Pria paruh baya itu tersenyum tipis

"Saya Boby. Siapa nama kamu nak?" ucap Boby mengulurkan tangannya

Pemuda itu mengangkat kepalanya saat Boby berkata 'nak', dan menatap tangan Boby yang sedang terulur padanya.

"Vino. Vino Artha Nugraha" jawab Vino dan menjabat tangan Boby

"Nama yang bagus. Berapa umur kamu Vino?" tanya Boby

"13 tahun"

Boby terkejut

"Wow! Dengan kemampuan bela diri kamu dan bentuk tubuh kamu, saya kira kamu berumur 17 tahun"

Boby tersenyum tipis

"Apa kau tidak ingin sekolah Vino? Umurmu waktunya untuk sekolah SMP bukan?"

Vino menatap Boby

"Apa kau tidak ingin sekolah?"

Vino mengangguk pelan, dia tetaplah anak kecil yang ingin bersekolah dan menginginkan kasih sayang.

"Kau ingin memiliki keluarga baru dan bersekolah?" tanya Boby

"Saya jujur. Saya bisa menjamin kehidupan kamu Vino, dan juga saya bisa melatih kemampuan bela diri kamu agar tidak terbuang sia-sia."

BodyguardWhere stories live. Discover now