1. Tak Seharum Mawar

6 0 0
                                        

     Dari hati yang pernah terluka, kutuliskan tentang rasa yang kini berkarat. Tentang hati yang takut mencintai. Tentang cinta yang tak berarah. Bagaimana bisa aku ingin melangkah, jika mengingat masa laluku saja, dada ini seakan mengamuk sukma. Aku benci masa laluku. Aku benci kehidupan lamaku. Aku benci hidupku. Aku ingin menemui titik terang yang akan membawaku keluar dari kegelapan hidup ini. Aku ingin terbang bebas lantas tak ingin tahu lagi bagaimana jatuh terhempas bumi. Aku pendosa, aku berdarah, selalu berdarah tentang hati. Tentang perasaan. Tentang cinta.

     Ibarat setangkai Mawar berduri. Harum memang, tapi tak selamanya itu menjanjikan. Semakin aku coba menggenggam kehidupan masa laluku, semakin sakit aku tertusuk pahitnya masa lalu. Begitulah hidupku. Begitulah hatiku. Jika kalian melihat bahwa hidupku sempurna, itu hanyalah terlihat kasat mata. Karena, hidupku terlalu jauh dari kata bahagia, dari kata sempurna. Memang di dunia ini tak ada yang sempurna. Tapi ketahuilah, untuk mendekati kata bahagia pun aku tak pantas.
    
Lalu, bagaimana lagi aku temukan titik terang itu? Bagaimana lagi aku mencari cinta yang pasti? Mencintai orang yang nantinya tak peduli dengan masa laluku. Teruntuk kamu yang ku nanti, ketahuilah. Aku menunggumu.

About You Ar[e] EverythingCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang