Dhea berjalan melewati kelas demi kelas mencari satu yang ingin ditujunya , setelah letih mencari akhirnya Dhea berpapasan dengan tulisan yang terpampang jelas di depan pintu "X.IPA.1" . dilihatnya kedalam tampak beberapa orang beraut wajah gembira sedang bermain didalam , setelah berpikir singkat ia yakin ia tidak salah , akhirnya Dhea memberanikan diri untuk memasuki ruangan itu , semua tampak sibuk bermain, Dhea segera menempati tempat duduk yang kosong.
kering di tenggorakan tak dapat lagi terbendung , Dheapun memutuskan untuk pergi kekantin mencari penawar haus , sambil menyeruput air yang ia beli , Dhea berjalan kembali kekelas. Sesampainya di kelas Dhea tertegun karena seorang guru sudah berada didalam kelas ,"permisi" gadis itu berkata sambil memasuki lokal , "kamu lokal sini?" , "iya," jawab dhea, "oh ,cepatan masuk" guru itu menyambut , Dhea pun segera memasuki kelas dan kembali tertegun tempat yang semula ia duduki sudah ditempati orang lain , "maaf, ini kursi saya "dengan terbata bata berkata kepada orang itu, orang itu hanya membalasnya dengan tatapan bingung karena jika ia pindah dari tempat itu tidak ada lagi tempat untuk berduduk, pikir orang itu . "duduk dibangku kamu"celoteh bu guru kepada Dhea , "i-iya buk" Dheapun mencari tempat kosong tetapi tidak ada lagi. Orang yang mengambil tempat duduknya tidak menampakkan wajah bersalah , tak lama ia pun memanggilnya, "eh sini duduk bareng gue aja", sambil menggeser bokongnya supaya kursi itu muat dua orang ,Dheapun segera kesana dan duduk di dekatnya, semua sudah duduk, "selamat pagi murid murid," sapa guru itu dan disambut oleh para murid, "PAGI!!". " Hari ini kita tidak ada kegiatan ajar mengajar karena hari ini hari pertama kalian di lokal" , para murid berteriak bahagia, tetapi langsung dipotong ibu guru, "tapi hari ini kita akan mengenalakan diri masing masing terutama di mulai dari ibu, ada yang udah kenal ibuu" Tanya guru itu dan kembali disambut para murid , ada beberapa yang bilang kenal dan sisanya lagi bilang tidak kenal . "oke kalau gitu ibu akan mengenalkan diri;nama ibu Marselia pangil aja ibu Lia , ibu mengajar di bidang studi bahasa inggris , dan ibu akan menjadi wali kelas kalian.
Kini giliran para murid untuk mengenalkan diri dimulai dari tempat duduk paling depan sudut kanan. "Kenalkan diri kalian cukup berdiri di tempat duduk masing-masing,silahkan mulai," dan seseorang bediri menampakkan wajahnya yang rupawan "nama saya Alfi Tamara , panggil aja Alfi", "oke,silahkan duduk kembali,selanjutnya"sahut bu Lia, "nama saya Claudia ,panggil Cici aja " , giliran Dhea, "nama saya Dhea veronica, panggil aja Dhea" tapi belum sempat Dhea duduk muncul sahutan dari belakang "kalo saya panggil sayang gimana" semua orang bersorak , bersiul,memukul-mukul meja ,sampai – sampai membuat ibu Lia tertawa. Dheapun kembali duduk dengan wajah merona karena malu menjadi bahan tertawaan, "sudah-sudah", bu Lia kembali menenangkan kelas. Dilanjutkan dengan orang yang merebut kursi Dhea , "nama saya Rada Fransiska, panggil aja saya Rada" dengan tampang tampak sombong dan keras, oh jadi namanya Rada jawab Dhea dalam hati yang dari tadi penasaran. "nama saya Calia carissa , pangil caca aja", dan yang paling-ling ditunggu Dhea yang membuatnya menjadi bahan tertawaan tadi. Ia pun berdiri dan mengenalkan diri "Nama saya Yoga harianjaya,panggil aja Yoga",dan dianjutkan dengan murid-murid lain ,setelah selesai pengenalan , kelas mejadi hening setelah bunyi ketukan dua kali, "tok tok...,"."Masuk" jawab bu Lia, terlihat dua orang guru memasuki kelas sambil membawa 3 kursi, ni buk bagi yang belum dapat kursi , "silahkan taruh disitu aja" sambut bu Lia , "silahkan ambil bagi yang belum dapat tempat duduk." Rada menatap Dhea dengan mata yang memaksa menyuruh Dhea yang pindah, Dalam hati Dhea mengumpat "Shit!"sambil berdiri mengambil kursi" dan duduk dibeakang. Ia lupa kalo Yoga ada di sampingnya ,Dhea kembali mengumpat kesal "benar-banar hari yang sial", "eh pak masih tersisa dua kursi," "iya, tu ada pemilknya",sambil menunjuk kearah luar dan didapati dua orang murid yang dipindahkan kekelas X.IPA .1, namanya Naya dan Deri ,setelah mengenalkan diri mereka mengambil kursi dan duduk disamping Dhea, Dhea pun menyeringai karena senang ada yang membatasinya dengan Yoga.
Setelelah kelas selesai siswa diberi kesempatan untuk Saling berkenalan. Semua mulai menanya-nanyai yang lain, dan Naya yang berada di samping Dheapun mencoba Tanya-tanya ke Dhea.
"Hai.." tegur Naya dengan lembut serta diiringi senyumnya yang manis
"Ehm haii.., gue?" jawab Dhea dengan hati-hati karena takut Naya bukan menegurnya
"Hehehe iya elo, nama lo siapa?" Tanya Naya sambil tertawa kecil karena melihat ekspresi Dhea
"Dhea Veronica, panggil aja Dhea,"
"Oh, kalau gue panggil Dhey aja gak apakan"
"Ehm(Dhea berdehem menunjukkan iya)"
Sementara Tasya bertanya, "Woyy!! Pin bbm kalian apa?, line?, Ig? WA?" Sampai semua aplikasi disebutnya. Semua sibuk bertukaran pin, line, WA, IG dan lain-lain
"Dhea?," Tanya caca
"Iya, kenapa?"
"Elo anaknya tante Laila-kan?!"
"Iya, dari mana lo tau?" Tanya Dhea penasaran.
"Gue anaknya Endang, Sodara mama lo. Kita juga sering jumpa karena satu tempat les waktu SD, inget?"
"Oh gue inget, elo yang sering ikat dua itukan,"
"Iya, bener banget jadi kita sepupu dong"
"Iya..."
"Oke kalau gitu gue Tanya-tanya yang lain ya"
"Yaa"
Setelah semua mengenal , Bunyi bel pulangpun berbunyi. Semua murid pulang kerumah masing-masing, kecuali Dhea ia masih menunggu jemputan karena ia lupa memberi tahu orang tuanya kalau hari ini cepat pulang.
"Nunggu siapa?" Terdengar suara yang tidak asing datang dari belakang ditemani suara bising bunyi kendaraan roda dua.
Dheapun tak menghiraukan pertanyaan itu
"Woy!!, ditanya malah dikacangi."
Sesuai perkiraan Dhea, Yoga!!. "Oh lo ngomong sama gue?" cetus Dhea.
"Yaiyalah, sama siapa lagi?"
"Nunggu nyokap."
"Udah jam segini yakin dijemput ?"
"Iyalah, udah deh urusin aja urusan lo jangan tanya-tanya!" bentak Dhea
"Cantik-cantik galak" singgung Yoga.
Tak lama muncul mobil sedan berwarna putih mendekati Dhea, Dhea-pun segera memasuki mobil itu dan menutup pintu dengan kesal. Mobil itu-pun menjauh meninggalkan sekolah dan Yoga.
PS: lanjutannya hari jum'at ya, thanks for reading this dan lebih makasih kalau kamu meninggalkan komentar kamu hehehehe happy reading :)
CZYTASZ
Whether Simply Misunderstood?
RomansCerita tentang seorang Remaja bernama Dhea Veronica yang baru memasuki SMA disambut dengan kisah cinta yang rumit. Siapakah diantara dua lelaki Yoga harianjaya dan Adira Kayana Aldari yang paling memikat hati Dhea. Apakah Dhea berhasil mempertahank...
