Just a Friend To You

17 2 0
                                        

Part 1

Gua berjalan di koridor sekolah menuju kelas sambil sesekali bersenandung menyanyikan lagu kesukaan gua. Saat masuk ke kelas, gue melihat Clara-sahabat tercinta gue yang cerewet dan nyebelin lagi duduk sambil baca buku yang gue gak tau buku apa yang dia baca.

"Tumben nih anak rajin amat baca buku" batin gua, tak lama ide jahilpun muncul di otak gue. Guepun melangkah mendekati Clara.

"Satu, dua , tiga.. kebakaran woooii!!" Teriak gue di telinga nya.

"ahh kebakaran!! Mama!! Anakmu ini gak mau mati angus disini, ntar roh anakmu ini gentayangan Ma!! Tolong!!" Teriaknya sambil  berlari keluar kelas, membuat gue dan seluruh teman sekelas tertawa terbahak-bahak melihat tingkah konyol Clara.

"Hahaha, woi Ra balik gih sini, gak ada kebakaran" Ucap gua masih dengan tawa yang gak bisa berhenti dari tadi. Clara menghentikan larinya setelah mendengar ucapan gue, lalu kembali berbalik sambil menatap tajam kearah gue.

"Hehehe sorry, gue cuma bercanda doang" ucap Gue sambil mengangkat tangan gue membentuk peace, sebagai tanda permintaan maaf gue ke Clara.

"Dillaaa!! Lo itu ya, pagi - pagi udah bikin gue jantungan tau gak? Ih sebel gue" ucapnya sambil menghentak-hentakkan kakinya ke tanah.

"Hehehe sorry, habisnya lo serius amat baca bukunya, jadi jiwa jahil gue gak tahan buat ngejahilin lo" Clara makin menatap gue tajam.

"Oke, kayaknya dia beneran kesal karena tingkah gue" batin gue.

"Emang lo baca buku apa sih?" Tanya gue sebagai pengalihan supaya si Clara gak kesal lagi ke gue.

"Gue cuma baca novel"  jawab Clara lalu kembali duduk di bangkunya, guepun langsung duduk di sebelahnya.

"Ooo... eh ntar habis pulang sekolah kita nongkrong yuk?" Tanya gue ke Clara, ngajak dia nongkrong habis pulang sekolah, karena beberapa hari ini gue bosan di rumah.

"Kemana?"

"Ke cafe tempat biasa gimana?" Usul gue.

"Hm oke"

"Sip"

Tidak lama kemudian bel pelajaran pertama berbunyi.

###

Seperti kesepakatan kami  disekolah tadi, kali ini gue sama Clara pergi ke cafe tempat biasa kami nongkrong. Setelah memesan makanan, kamipun memilih duduk di pojokan cafe lalu mulai memakan makanan masing-masing.

"Dil" panggil Clara, guepun mendongak melihatnya.

"Hmm" gumam gue dengan makanan yang masih penuh dimulut gue.

"Lo gak bosan apa ngejomblo"

"Uhuk" gue kaget dengar ucapan Clara, sampai-sampai bikin gue tersedak. Buru-buru gue ambil minuman gue lalu meminumnya.

"Kok lo ngomong gitu sih? Sampai kaget gue dengernya" ucap gue setelah minum beberapa tegukan.

"Gak.. gue cuma binggung aja sama lo sampe saat ini betah aja ngejomblo"

"Yaelah gue kan masih sekolah, masak iya gue mikirin tentang begituan" ucap gue lalu kembali makan nasi goreng yang gue pesan.

"Bukan gitu.. maksud gue gini, kan selagi lo masih sekolah nih, kenapa gak lo nikmati deh yg namanya pacaran. Ntar kalau udah habis masa remaja lo, pasti lo nyesel gak punya kisah manisnya pacaran" gue menghela nafas malas setelah mendengar ucapan Clara.

"Udah ah gue gak peduli soal begituan, lagi pula gue gak kepikiran mau punya pacar" ucap gue setelah ngabisin makanan yang ada di mulut gue.

"Ya itu terserah lo, gue cuma bilang apa yang gue pikirin"

"Iya gue tau.. makanan lo udah habiskan?" Tanya gue.

"Udah" jawab Clara.

"Yaudah, balik yuk udah sore nih" ajak gue sambil natap langit dibalik kaca cafe yang udah mulai berganti warna jadi jingga.

"Oke" setelahnya kami berjalan pulang setelah membayar makanan kami tadi.

-TBC-

Hehehe gimana nih part 1 nya, maaf ya kalau masih ada kekurangan, soalnya baru kali ini  terjun ke dunia tulis menulis gini😅

Maaf juga klu partnya pendek, part selanjutnya diusahakan bakalan lebih panjang deh... 😆

Jangan lupa Votment ya...

Thank you😄👋

Naabot mo na ang dulo ng mga na-publish na parte.

⏰ Huling update: Nov 10, 2018 ⏰

Idagdag ang kuwentong ito sa iyong Library para ma-notify tungkol sa mga bagong parte!

Just a Friend To YouMga kuwentong kahuhumalingan mo. Tumuklas ngayon