Annyeong ^^
Ini ff pertamaku,jika menurut kalian ada yang kurang atau tidak pas dalam penggunaan kalimat,tolong beritahu aku yaa^^
#typo bertebaran#
Keep voment juseyo^^
*Neul Ah POV*
Saat itu sedang turun musim salju, sungguh udara di seoul sekarang menjadi dingin. Aku, Jeon Neul-Ah seorang siswi yang sedang libur sekolah karna musim dingin ini. Aku mencoba untuk membuka mataku, tetapi sangat susah sekali, rasanya aku ingin menikah saja dengan kasur, selimut dan para bantalku yang memberiku kehangatan ini. Tiba-tiba..
"Neul Ah!! Cepatlah bangun!! Cari pekerjaan untuk membiayai hidup kita!! ". Teriak Jungkook dari bawah rumah, ntahlah dia jam segini sudah bangun, biasanya juga masih tidur hfffttt.. Yaa, jungkook adalah adikku satu-satunya, kami hidup sebatang kara, karena orang tua kami meninggal akibat kecelakaan pesawat yaa...,yang sebenarnya bukan karna kecelakaan pesawat sih.
"Yak! Jeon Jungkook! Bisakah kau sopan sedikit terhadap kakakmu ini?! ,dan kau apa-apaan menyuruhku untuk mencari kerja?! Kau saja sana yang mencari kerja!! " teriakku tidak mau kalah darinya. Akupun melanjutkan tidurku lagi.
Tiba-tiba saja ada yang membuka pintu kamarku, lalu seperti ada tangan yang memeluk pinggang ku.
"Ahh.. Nuna maafkan aku, aku lapar jadinya seperti ini" yaa, dia jungkook yang sedang meminta maaf sambil mengerucutkan bibirnya itu, uhhh.. Sungguh membuatku ingin mengunyah bibirnya seperti permen marshmellow!
"Aish.. Jinjja, Jeon Jungkook, bila kau lapar masaklah sayang, bukan menghampiri ke kamarku! " suaraku lembut tetapi menekankan kata 'bukan menghampiri ke kamarku!' lalu aku melepaskan tangannya yang sedang memeluk pinggangku.
"Ahh.. Nuna, kenapa kau seperti itu eoh? Aku berteriak dimarahi, aku sudah sehalus mungkin juga masih dimarahi! Apakah kau ingin menerima hukuman dariku?!"
*Jungkook POV*
sungguh aku sangat kesal sekali dengan nunaku yang satu ini, arghh, rasanya aku ingin memakan dia agar tidak marah-marah seperti ini, akupun dengan kesal berbicara
"Ahh.. Nuna, kenapa kau seperti itu eoh? Aku berteriak dimarahi, aku sudah sehalus mungkin juga masih dimarahi! Apakah kau ingin menerima hukuman dariku?! "
Akupun langsung menggerakkan badanku untuk berada diatasnya, lihat saja nuna, aku sudah besar, aku bisa memakanmu kapan saja!
*Neul Ah POV*
apa dia bilang? Dia ingin memberiku hukuman? Cih anak kecil seperti itu saja sudah banyak gaya sekali. Akupun langsung menghadap kearahnya, tetapi aku kaget ketika dia sudah berada diatasku, tadinya aku akan memukul dia, tetapi kali ini niatku akan kuurungkan, aku hanya melihat dan menatap mata dia, apa yang akan diperbuat oleh dia? Aku sungguh takut.
*Author POV*
sekarang posisi mereka sangat dekat dan intim, bagaimana bisa? Karena posisi Jungkook sekarang sedang berada diatas Neul Ah dengan mengeluarkan evil smirknya itu, sedangkan Neul Ah? Dia sedang bergulat dengan pikirannya sendiri, karena dia tidak habis pikir adiknya bisa seperti ini. Tiba-tiba saja Jungkook berbicara,
"Hai... Nuna, apakah kau mau menerima hukuman dariku? "Senyum jungkook, evil smirk dia sekarang telah hilang entah kemana. Lalu Neul Ah pun angkat bicara, "A-Apa yang Ka-Kau maksud dengan hukuman? JEON JUNGKOOK! " ucap Neul Ah berteriak karna ketakutan. Lalu Jungkook mendekatkan wajahnya ke telinga Neul Ah, sambil berbisik dengan suara serak nan merdunya itu "tolong jangan berteriak nunaku sayang.. Apakah kau ingin mendapatkan hukuman yang lebih? " Jungkook menjilat telinga Neul Ah.
*Neul Ah POV*
yatuhan ada apa dengan Jungkook? Sungguh aku takut sekali dengannya kali ini, aku tadi sempat berteriak di depan wajahnya karena aku takut. Tapi sekarang Jungkook malah berbisik dengan suara serak nan merdu khasnya itu, dan sekarang dia sedang MENJILAT TELINGAKU?! Oh astaga aku ingin sekali menampar dia kali ini, tapi aku tak bisa, aku malah menikmati permainannya ini, dan tanpa aku sadari aku telah melingkarkan tanganku ke lehernya dia.
*Jungkook POV*
aku sekarang sedang menjilati telinga Neul Ah, tadinya aku hanya ingin melihat reaksi dia seperti apa, tapi tanpa aku sadari, dia sudah melingkarkan tangannya ke leherku, dan sekarang nafsuku bertambah, apakah aku boleh melakukan ini terhadap nunaku? Akupun berbicara, "Nuna.. Apakah aku boleh melakukan itu? Ayolah nuna aku sudah tidak kuat" rayuku kepadanya.
YOU ARE READING
Spring Day
Fanfiction*Neul Ah POV* Saat itu sedang turun musim salju, sungguh udara di seoul sekarang menjadi dingin. Aku, Jeon Neul-Ah seorang siswi yang sedang libur sekolah karna musim dingin ini. Aku mencoba untuk membuka mataku, tetapi sangat susah sekali, rasanya...
