episode 9

48 1 0
                                        

Wang Yeo memberitahu yang sebenarnya pada Eun Tak mengenai apa yang akan terjadi jika ia menarik pedangnya dan wanita berbaju merah mengatakan pada Kim Shin tentang apa yang akan terjadi kalau Eun Tak tidak mencabut pedangnya. Takdir yang kejam.
Eun Tak menangis mengetahui apa yang akan terjadi, Jadi...Kalau aku menarik pedang itu, Ahjussi akan menghilang dari dunia ini? Selamanya?
Wang Yeo menjelaskan mengenai takdir pengantin goblin, mengakhiri kehidupan abadi Goblin, Begitulah takdir Pengantin Goblin.
Eun Tak terkejut.

Sementara itu di toko buku, wanita merah itu mengingatkan kalau bahaya akan terus mengancam Eun Tak jika ia tidak mencabut pedang Shin, bahkan Shin sendiri hampir membunuh Eun Tak, Kau saja sudah hampir membunuhnya. Dengan tanganmu sendiri. Shin teringat bagaimana ia hampir membunuh Eun Tak dihari Eun Tak bisa menyentuh pedangnya.Eun Tak masih meneteskan air mata mengetahui takdirnya dan Shin.Wang Yeo melanjutkan menjelaskan, Jika kau menarik pedang itu, dia akan menjadi abu dan akan tersebar kemana-mana saat ditiup angin. Dia akan lenyap selamanya dari dunia ini ke dunia yang lain. Ini bukan salahmu, jiwa yang hilang. Jika kau pikir kau hanyalah alat untuk membuat dia punah, kau salah. Kim Shin sendiri yang memutuskan untuk tidak memberitahumu. Aku memberikanmu jawaban yang jujur. Di saat sekarang ini pun, aku berada di pihakmu.Eun Tak tidak tahan lagi mendengar semuanya. Ia kemudian meninggalkan Wang Yeo setelah memintanya untuk beristirahat dan ia berterimakasih karena sudah memberitahunya.Eun Tak ada di kamarnya, Ia berkemas sambil menangis. Ia memutuskan untuk pergi dari rumah Shin, setelah ia mengetahui alasan kenapa Shin membiarkannya tinggal disana.Sebenarnya ia terlihat berat hati, tapi setelah mengetahui hal itu terlalu menyakitkan, ia tidak bisa terus tinggal disana.Ia menangis mengatakan kalau ini bukanlah rumahnya. Sepertinya ia memang ditakdirkan untuk tidak mempunyai rumah tempat pulang.Ia membawa barangnya dan boneka goblin bersamanya.Wanita berbaju merah keluar dari toko buku dan kebetulan sekali Deok Hwa lewat disana. Keduanya berselisih dan awalnya berpura-pura tidak saling mengenali. Tapi uniknya saat wanita itu menghentikan langkahnya, Deok Hwa juga berhenti dan mereka sama-sama berbalik melihat satu sama lain.Wanita itu berbicara pada Deok Hwa dan mengajaknya minum-minum karena sekarang suasana hatinya sangat buruk. Deok Hwa bertanya apakah dia yang harus bayar? Karena ia tidak punya kartu kredit.Wanita itu tersenyum paksa HHAHAHAHAAHHA.Ih kepo sama hubungan dua orang ini, beneran hanya sebatas teman minum? "Suatu hari setelah 100 tahun lamanya. Di saat cuaca yang cukup indah, kuharap aku bisa mengungkapkan padanya bahwa dia adalah cinta pertamaku. Kepada Sang Langit, aku meminta permohonan ini."Kim Shin yang masih ada di toko buku itu terlihat sangat terluka dengan fakta yang baru saja ia ketahui. Ia kembali teringat akan Eun Tak cinta pertamanya dan sepertinya ia akan menyatakan perasaannya pada gadis itu sebelum ia menghilang.Ini OST-nya aku suka banged, terasaaaaaaaaaaa banged feelingnya, syedih T___TEun Tak malam itu berjalan sendirian dengan barang bawaannya setelah kabur dari rumah Kim Shin.Ia teringat apa yang dikatakan Shin padanya saat mereka di ladang bunga soba, saat pertama kali ia akan mencabut pedang Shin.'Setiap saat waktu yang kuhabiskan bersamamu adalah saat-saat yang bersinar. Di saat cuacanya yang bagus, di saat cuaca yang tidak bagus dan di saat caca biasa-biasa saja, Aku menyukai semua saat-saat itu. Dan apapun yang terjadi, itu bukan kesalahanmu.'Eun Tak yang mengingat kata-kata itu makin menangis karena sekarang ia baru menyadari itu adalah salam perpisahan dari Shin.Tiba-tiba hujan turun. Eun Tak menghentikan langkahnya dan ia menatap ke langit.Ia menangis lagi dan lagi karena ia mengetahui arti dari hujan itu. "Hari itu, Jiwa yang Hilang berjalan cukup lama dalam hujanan air mata seseorang.Dia ingin kematian sebisa mungkin jauh dari si Goblin."Wang Yeo sedang merenung saat Shin keluar dari kamar Eun Tak dan panik Eun Tak tidak ada di kamarnya. Ia mengatakan Eun Tak juga tidak bisa dihubungi, tas dan barangnya juga tidak ada dan ia pikir Eun Tak kabur dari rumah.Lucunya Shin mengatakan kalau Tuan Soba juga tidak ada (Boneka goblin Eun Tak) dan Wang Yeo bingung Tuan Soba itu siapa HAHAAHHAShin mengambil jaketnya dan akan pergi mencari Eun Tak.Wang Yeo ingin mengatakan pada Shin tapi Shin terlalu panik dan tidak mendengarkan Wang Yeo.Wang Yeo masih duduk di ruang tamu saat Shin bolak balik pintu mencari Eun Tak.Ia mencari Eun Tak di pantai, di sekolah, di perpustakaan, di taman, tapi Eun Tak tidak ada disana.Shin mulai lemas karena tidak bisa menemukan Eun Tak. Ia menatap Wang Yeo tapi wang Yeo hanya menghela nafas, kali ini ia tidak terlihat ingin mengatakan yang sebenarnya pada Eun Tak.Shin kembali mencari Eun Tak, dan kali ini ia menemui hantu teman Eun Tak dan bertanya siapa diantara mereka yang melihat Eun Tak. Tapi kali ini mereka smeuanya tidak tahu dimana gadis itu berada.Shin mendesah dan bingung kemana lagi ia harus mencari Eun Tak. Shin datang ke ruang kerja Wang Yeo untuk meminta alamat restoran Sunny karena itu satu-satunya tempat yang belum ia datangi.Wang Yeo mengambil kupon dari sakunya dan memberikannya pada Shin. Shin cukup heran kenapa Wang Yeo membawa-bawa kupon saat bekerja. Wang Yeo mengatakan ia sudah tahu kalau Shin akan datang dan menanyakannya, makanya ia membawanya. Lagi pula disini ia lah yang salah. Shin terkejut.Wang Yeo mengakui kalau ia memberitahu semuanya pada Eun Tak, kalau Shin akan mati jika Eun Tak mencabut pedangnya.Shin marah mendengarnya, ia jelas-jelas sudah mengatakan pada Wang Yeo jangan memberitahu Eun Tak. Wang Yeo mengatakan ia tidak punya pilihan karena ternyata kali ini ia berada di pihak Eun Tak lagi.Shin jadi kesal dan menyuruh wang Yeo berhenti mencampuri urusannya, lagipula kenapa Wang Yeo memihak Eun Tak?Wang Yeo berkata, karena aku tidak ingin kau mati.Shin terdiam.Wang Yeo menghela nafas dan mengatakan ia tidak punya maksud lain. Hanya saja kalau Shin tidak ada di dunia ini lagi, ia merasa akan bosan.Shin menatap Wang Yeo dengan tatapan tak percaya. Wang Yeo mendesah dan mengatakan Shin boleh marah padanya.Shin berteriak, Mana bisa aku marah padamu?! Kau dulu mendoakanku agar aku cepat mati tapi sekarang kau tidak ingin aku mati!Shin kesal bercamput malu kali ya AHAHAHHA, ia meninggalkan tempat kerja Wang Yeo.Dan wang Yeo dengan lucunya berteriak, aku akan sangat berterimakasih kalau kau tidak menggunakan kupon itu.Shin tidak mendengarkan dan membanting pintu HAHHAAHAHA. Wang Yeo bergumam kalau sepertinya ia jadi menyukai Kim Shin.Awwwww, tapi tetep ya, Kupon lebih berharga ya XD XDShin mendatangi restoran ayam Sunny, tapi restoran belum buka dan disana ditempel kalau restoran sedang mencari pekerja paruh waktu. Shin bisa menyimpulkan kalau Eun Tak sudah berhenti bekerja disana.Shin menghela nafas dan meninggalkan tempat itu. Saat ia berjalan pergi, Shin berselisih dengan Sunny yang baru datang.Shin melirik ke arah Sunny dan itu membuatnya tertarik, ia melihat masa depan Sunny bersama Wang Yeo, saat Sunny mengatakan pada Wang Yeo kalau mereka bertemu lagi jangan menyapanya.Penglihatan masa depan itu hanya sebentar dan alow motionnya indah banged.Tapi sepertinya Shin merasakan hal yang lain dan membuatnya untuk tidak mengabaikan Sunny begitu saja. Jadi ia berbalik dan menatap gadis itu. Ia merasakan sesuatu.Sunny juga menatap balik padanya dan Sunny merasa ada yang aneh kemudian memanggil Shin sebagai 'Orabuni' (Oppa/kakak, tapi sangat sopan, digunakan di masa joseon).Dipanggil seperti itu Shin merasa terkejut, satu-satunya yang memanggilnya Orabuni adalah adiknya.Sunny masih meneliti Shin dan bertanya kenapa Shin memandangi tokonya. Ia mengira Shin ingin melamar pekerjaan disana HAHAHHAAHHA.Shin mengatakan ia hanya mencari pekerja paruh waktu di restoran itu.Sunny mengerutkan keningnya dan memanggil Shin dengan 2,5 juta won.Shin terkejut.Sunny menatap Shin dan mengatakan dari ujung kepala sampai ujung kaki, Shin mengenakan 2,5 juta won, kenapa ia mencari pegawainya yang hanya bergaji 6.300 won per jam? Apa kau orang yang membuatnya menangis? Apa kau si Brengsek itu yang bekerja mengabdi pada negara dan menyusahkan bawahanku?Shin terkejut mendengarnya, apakah dia menangis?Sunny menjawab dengan tajam, Jadi kau yang membuat pekerja paruh waktuku bolos kerja. Aku mengerti sekarang. Apa kau sudah menikah? Apa karena itu kau meninggalkannya seperti itu?Shin mencoba menjawab sebaik mungkin, Aku belum menikah, tapi aku punya pengantin jadi kau boleh menganggapku pria yang sudah menikah.Sunny jadi bete apalagi saat Shin mengatakan sampai bertemu dan Sepertinya bukan aku saja yang punya hubungan rumit.Sunny tak mengerti maksudnya, saat ia ingin bertanya, Shin malah udah jalan duluan. Lucu banged saat Sunny kesal dan memanggilnya Orabuni sambil berteriak HAHAHAHHA. aku bisa liat kalau Yoo In Na kok kaya mau ketawa gitu XDWang Yeo keluar dari kamarnya dan melihat Shin sedang merenung di ruang tamu. Ia memahami kesedihan Shin dan bertanya apakah dia sudah menemukan Eun Tak. Shin menggeleng.Shin malah meminta Wang Yeo untuk mengumpukan dokumen jiwa yang hilang, ia tahu kalau Wang Yeo ditugaskan mengumpulkan dokumen itu. Ia yakin nama Eun Tak ada disana, setidaknya ia harus tahu kapan Eun Tak akan mati.Wang Yeo kesal mendengarnya, Kau mendoakan agar dia mati?!Shin memotong, Kita perlu tahu bagaimana ia mati dan dimana ia akan mati, dengan begitu kau atau aku bisa datang menyelamatkannya.Wang Yeo terdiam, ia pikir Shin ada benarnya, tapi ia bingung juga, Apa maksudmu? Kenapa dia akan mati? Aku tidak bermaksud untuk membuat dia mati.Shin tidak menjawab yang sebenarnya, ia berkata pasti ada sesuatu yang akan membuat Eun Tak mati dan ia penasaran kali ini apa yang akan terjadi. Kita berdua, goblin dan malaikat maut, bagaimana mungkin kita berdua tidak bisa menyelamatkan nyawanya?Wang Yeo mengatakan ia akan mengambil dokumennya, tapi apa yang akan mereka lakukan kalau benar-benar sesuatu terjadi?Shin menyuruh wang Yeo mengambilnya, jika Eun Tak ada dalam bahaya ia pasti bisa merasakannya. Karena kalau Eun Tak dalam bahaya orang yang dibutuhkan Eun Tak adalah dirinya.Wang Yeo meminta temannya alias juniornya untuk memeriksa dokumen jiwa yang hilang. Wang Yeo meminta temannya secepatnya memeriksanya dan awalnya temannya bilang besok siang, tapi Wang Yeo mau lebih cepat dari itu dan temannya janji malam ini. Wang Yeo menyerahkan dokumen Ji Eun Tak dan saat membukanya temannya ingat kalau itu adalah gadis yang melambai terakhir kali.Temannya bertanya siapa gadis itu sebenarnya dan Wang Yeo menjawab kalau dia adalah pengantin goblin. Temannya terkejut dan sekarang dia baru mengerti kenapa saat itu goblin muncul di lokasi kerja mereka.Wang Yeo menyuruh temannya makan dan jangan banyak tanya.Hmmm awalnya aku kurang mengerti, jadi sepertinya gini, dulu tugas Wang Yeo mencabut nyawa Eun Tak yang belum punya nama, nah Eun Tak jadi jiwa yang hilang kan, sekarang dia sudah punya nama dan tugas Wang Yeo membuat laporan kalau jiwa yang hilang tanggal sekian namanya Ji Eun Tak. Jadi temannya salah satu yang bertugas mengurus dokumen dimana tahu kapan nama-nama jiwa yang hilang akan mati (jadi kalau dokumen diserahkan, maka baru diurus kapan dan kapannya).sementara Wang Yeo belum menyerahkan dokumen Eun Tak jadi belum di proses, jadi Wang yeo meminta temannya mencari tahu kapan dan dimana Eun Tak akan mati dengan menyerahkan dokumennya itu, jadi mereka bisa mencegah kematian Eun Tak nantinya.Teman sekelas Eun Tak datang ke rumah lama Eun Tak untuk mengantarkan hasil ujian tapi pemilik mengatakan kalau mereka sudah pindah jadi temannya bingung.Ternyata Shin ada disana dan bertanya pada gadis itu kenapa dia mencari Eun Tak. Gadis itu mengatakan klau Eun Tak jarang ke sekolah dan hasil ujian sudah keluar, ia ketua kelas jadi ia bertugas untuk memberikan itu pada Eun Tak.Temannya bertanya siapa Shin, apakah Shin mengenal Eun Tak. Shin mengambil kertas itu dan mengatakan kalau ia kenal baik dengan Eun Tak. Shin akan pergi meninggalkan gadis itu saat ia berbalik dan bertanya bagaimana hasil ujian Eun Tak itu, apakah itu hasilnya bagus.GAdis itu mengatakan nilainya cukup bagus jadi dia kemungkinan lulus masuk universitas di Seoul.Shin mengerti dan bergumam kalau ia bangga pada Eun Tak. Ia meninggalkan gadis itu.Gadis itu sejak tadi bingung karena Shin sama sekali tidak memperkenalkan diri dan apa hubungannya dan Eun Tak HAHAAHA.Kim Shin di kamarnya sedang menatap hasil ujian Eun Tak dan sepertinya ia memikirkan sesuatu.Ia mengambil plastik hitam dan membawanya ke luar. Wang Yeo sedang melipat kain sambil menonton drama dan bergumam kalau orang patah hati memang kacau jadinya kekekekke.Shin datang dan menyerahkan kantong plastik hitam itu. Ia meminta maaf pada Wang Yeo dan mengatakan ia sedang tidak fokus jadi menyerahkan itu pada Wang Yeo karena malaikat maut juga butuh kaos kaki.Shin segera pergi. wang Yeo bingung apa maksudnya dan ia membuka plastik itu, itu adalah kaus kaki yang Shin beli saat mencegah kecelakaan bus. HAHAHAMungkin maksud Shin dia lagi ga mood jualan kaos kaki kali ya, jadi diibagiin sama malaikat maut aja XDWang Yeo melanjutkan melipat kainnya dan ia menonton berita kali ini, kabut tebal yang menutupi gedung pencakar langit. Menurut berita sih ini kejadian yang aneh seolah-olah perbuatan dewa.Malam harinya, TV memberitakan kalau ada kejadian aneh lagi, supermoon muncul diantara gedung-gedung dan berwarna merah.Tentu saja itu adalah akibat kegalauan hati Shin karena Eun Tak menghilang. Shin berlihat berdiri di puncak gedung dan mengingat perkataan wanita berbaju merah itu, untuk segera mencabut pedang karena jika tidak, maka Eun Tak akan mati.Shin terlihat berkaca-kaca dan mengatakan sesuatu dalam hatinya, seolah-olah ia mengancam seseorang, Jika aku harus membuat pilihan itu, maka kau harus mempersiapkan alasanmu sendiri.Lalu keanehan lainnya terjadi lagi.Disebuah rumah sakit, seorang pasien meninggal karena pendarahan yang berlebihan setelah kecelakaan.Teman Wang Yeo adalah malaikat maut disana yang bertugas saat itu. Ia membacakan kartu sang korban saat tiba-tiba kartunya terbakar dengan sendirinya dan menghilang.Malaikat maut itu shock. Dan pria yang tadinya sudah meninggal tiba-tiba hidup kembali, dan bahkan sehat, karena ia langsung duduk.Semua orang di rumah sakit shock, karena pria itu berdarah-darah tapi baik-baik saja, apalagi anaknya shock banged HHAHAHHA.Yang paling shock sih kayaknya malaikat maut LOL.Ia langsung melapor mengenai apa yang terjadi pada Wang Yeo. Ia mengatakan ia melihat dengan mata kepalanya sendiri si mayat terbangun dan sehat-sehat saja, ia pendarahan tapi seolah tidak kehilangan darah. Dan bahkan kartu kematiannya tiba-tiba terbakar.Wang Yeo tidak terlihat terkejut dengan hal itu. Ia mengatakan kartu malaikat maut bisa terbakar dengan api goblin. Temannya cukup kaget. Wang Yeo kemudian memberikan plastik besar pada temannya dan mengatakan sepertinya ini untuk temannya dari si goblin. Temannya bertanya ini apa?Wang Yeo menjawba permintaan maafnya gobin (goblin's sagwa) dan temannya bingung, ia membuka plastik itu dan menemukan kaus kaki disana, ia bertanya, tapi ini kaus kaki?Wang Yeo mendesah.(Sagwa = permintaan maaf = apel, si teman kayaknya mengira kalau itu apel HAHAHAHAAHAHA).Meskipun wang Yeo terlihat biasa-biasa saja saat dia bertemu dengan temannya, tapi ternyata setelah sampai dirumah ia marah-marah pada Shin.Shin tidak punya energi untuk bertengkar jadi dia hanya mendengarkan.Wang Yeo berkata dengan kesal, Apa kau pikir minta maaf terlebih dahulu itu sudah cukup? Kau membuat masalah dan sekarang kami harus kerja lembur. Beraninya membakar daftar nama target kami? Apa karena kau sudah lama hidup dan itu membuatmu jadi buta? Memang sangat disayangkan nasib kalian berdua, tapi bukan berarti kau bisa main-main dengan kehidupan manusia, dasar goblin bodoh!!!Shin dengan lemas menjawab, Aku hanya ingin seseorang melihatnya. Alangkah baiknya jika sang dewa melihatnya. Lebih baik lagi kalau Eun Tak yang melihatnya.Wang Yeo jadi terlihat sedih dan kecewa, Kalau kau mengatakannya seperti itu terus aku ini apa? Tak ada gunanya aku bicara denganmu!Wang yeo meninggalkan Shin dengan kesal dan bergumam kalau akan lebih baik ia membiarkan Eun Tak menarik pedang Shin kalau begini jadinya. Shin mendengarkan hal itu dan bergumam juga kalau ia pikir itu juga lebih baik baginya.NAH LHO HAHAHAHAHAHAHA wang Yeo merasa tidak berarti di mata Shin? XDKakek membaca berita di surat kabar mengenai kejadian aneh belakangan ini.Ia sedang bersama sekretaris Kim dan mengatakan kalau di dunia ini ada banyak hal yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Sesekali mereka ternyata lebih dekat dengan kita daripada yang kita kira. Menurut pendapatku sepertinya kau sudah tahu.Kakek menatap sekretaris Kim dan sekretaris Kim mengerutkan kening, lalu Kim Shin muncul dalam benaknya. Ia mengatakan pada kakek kalau ia mengenal seorang pria yang tidak pernah menua. Paspor yang kubuat dan akomodasi yang kusiapkan untuk berada di Nice dan juga mengawasi Deok Hwa, Aku yakin Anda memberikanku tugas seperti itu untuk mengenali jati diriku.Kakek bertanya apakah dia sudah pernah membicarakan orang itu pada orang lain dan sekretaris Kim mengatakan tidak.Kakek tersenyum dan berkata, Sebenarnya dialah orang yang memilihmu. Dia membuat anak tanpa impian maupun uang ikut ujian masuk perguruan tinggi. Dia memberikan anak itu impian dan mendaftarkan dia ke universitas. Menurutmu siapa penolong tak berwajah itu?Sekretaris KIm tidak menjawab. Kakek meminta sekretaris Kim mengingat, nama orang itu adalah Kim Shin, yang artinya 'percaya'.Sekretaris Kim terkejut dan kakek tertawa.Hmmmmmm, kok jadi curiga ya sama kakek dan sekretaris ini? HAHHHAHHAHADi rumah Kim Shin di omeli oleh Deok Hwa karena sudah membuat kekacauan di dunia. Shin membuat bulan menjadi merah dan kabut di mana-mana. Deok Hwa kesal kenapa Shin segitunya menyebabkan kekacauan demi mencari anak SMA. Ia takut kalau NASA nanti akan menangkap Shin HAHAHAHAHA.Deok Hwa menawarkan diri untuk menemukan Eun Tak dan tentu saja ia minta balasannya, kalau ia menemukan Eun Tak ia ingin Shin memberikannya kartu kredit. Tapi Shin tak yakin pada Deok HWa karena dia sendiri tidak bisa menemukan Eun Tak apalagi Deok Hwa.Deok Hwa mengatakan ia yakin Eun Tak tidak pergi jauh-jauh karena dia tidak punya uang. Dia pasti ada di Korea dimana tempat terjauh yang ia tuju pasti suatu tempat dimana hanya terjangkau oleh Bus. Ia mengatakan ia tah cara menemukan Eun Tak.Ia melirik Shin dan.............WOWOOWOOWOWWOOWSeekor kupu-kupu putih terlihat terbang di udara dan melewati sebuah resort ski dan hinggap di atap sebuah bangunan, dimana Eun Tak ada di dalamnya.WAHHHHHH Omo omo omo jadi bener kalau Deok Hwa itu kupu-kupu??? omo omo!Eun Tak ada di resort ski dan bekerja di penyewaan alat bermain ski.Ia sibuk dengan pekerjaannya karena ini musim dingin dan tempat itu sedang ramai.Saat jam istirahat, ia duduk dan melihat handphone-nya. Ia mengecek berita dan melihat kejadian aneh belakangan ini. Ia mendesah sambil berfikir.Lalu kita mendengar suara Deok Hwa yang mengatakan pada Shin kalau ia menemukan Eun Tak dan ada di tempat ski.Malam itu Eun Tak berjalan di sekitar tempat bermain ski.IA kembali teringat akan Shin, malam dimana Shin mabuk dan menceritakan padanya tentang pedang itu. Bagaimana Shin mengatakan ia butuh pengantin goblin untuk menarik pedang itu dan saat Eun Tak bertanya apa yang akan terjadi jika ia mencabut pedangnya, Shin dengan ragu menjawab kalau ia akan menjadi tampan. Juga bagaimana shin tertawa dan mengatakan kalau Eun Tak tidak tahu, ia benar-benar gila bisa tertawa seperti ini saat mengatakannya dan bagaimana mereka berjanji akan mencabut pedang saat salju pertama turun.Mengingat hal itu sekarang, Eun Tak baru menyadari kalau sejak dulu Shin memang sudah terlihat sedih kalau membicarakan pedang itu, dan ia tidak menyadarinya.Eun Tak hampir menangis mengingat semuanya. Ia bergumam kalau saljutnya banyak sekali, dengan suara serak. Dan ia berbalik akan pulang. Tapi langkahnya terhenti.Ia melihat Kim Shin ada disana. Eun Tak terdiam.Shin melangkah perlahan mendekati gadis itu. Eun Tak hanya menatapnya dalam diam.Shin berhenti dalam jarak beberapa langkah dari Eun Tak dan mengajaknya pulang. Ia mengatakan kalau Eun Tak tidak boleh berada sendirian ditempat seperti ini.Eun Tak menatap Shin dingin, Aku tidak punya rumah. Tempat yang kuanggap rumahku pun ternyata bukan rumahku. semua orang dekat padaku karena ada maunya saja. Orang yang ingin uang asuransiku dan orang yang mendekatiku karena dia ingin mati.Shin terdiam. Eun Tak mengatakan kalau ia sudah tahu semuanya. Ia hanyalah alat untuk mengakhiri keabadian sang goblin.Shin memotong, Aku lupa memberitahumu dan aku lega karena aku tidak mengatakannya. Kalau bisa aku malah ingin melewatkan kesempatan aku memberitahumu sampai aku mati. Tapi aku tidak bisa. Pedangku ini berbekas darah ribuan nyawa orang dan beban hidup masing-masing mereka. Aku tidak punya hak membuat keputusan seperti itu. Jadi tariklah pedangnya. Kumohon.Shin mengatakannya dengan mata berkaca-kaca. Eun Tak terdiam, ia menatap ke arah lain dan menahan air matanya, ia kembali menatap ke mata Shin. Ia menolak menariknya. Ia mengatakan bahkan jika ia mati, ia tidak akan menarik pedang itu. Karena itu ia minta Shin jangan mencarinya lagi. Jangan cari aku. Kita pura-pura saja hidup dan tidak saling kenal. Jauh-jauh dariku dan panjang umurlah, Kim Shin-ssi.Shin terdiam menatap Eun Tak. Eun Tak meminta Shin jangan mencarinya lagi. JIka ia melihat Shin dihadapannya lagi, maka ia akan sungguh-sungguh membunuh Shin.Eun Tak berjalan meninggalkan Shin sendirian. Shin menatap kepergian gadis itu dalam diam.Tapi Shin belum menyerah, tentu saja, karena ia tak bisa melihat Eun Tak mati begitu saja.Ia terus mengawasi Eun Tak di resort ski dan setelah selesai bekerja, ia mengikuti gadis itu.Eun Tak berjalan tanpa memperdulikan Shin yang mengikutinya di belakang, ia tahu Shin mengikutinya tapi ia berusaha cuek.Ini tempatnya indah banged, semuanya ditutupi oleh salju putih ughhhhhhhhhhh apa sih nama tempatnya, cantik banged XDEun Tak terus berjalan dan Shin mengikutinya, mereka sekarang ada di tempat dimana banyak pohon pinusnya, dan ia terus melangkah dan mendengarkan langkah Kim Shin.Tapi tiba-tiba ia merasakan kalau langkah Shin menghilang, ia tidak mendengarkan langkah kaki Shin lagi. Eun Tak terdiam. Ia menghentikan langkahnya dan perlahan berbalik ke belakang. Kim Shin sudah tidak ada.Eun Tak terlihat sedih dan kembali akan melanjutkan jalannya saat ia terkejut melihat Shin di hadapannya.Shin sudah ada di hadapan Eun Tak. Shin berjalan selangkah demi selangkah mendekati Eun Tak yang masih terkejut dan terdiam.Shin mengambil sesuatu dari dalam sakunya, nilai ujian Eun Tak, ia menyerahkannya pada gadis itu yang terus menatapnya dalam diam.Shin mengatakan kalau nilai ujian Eun Tak bagus. Eun Tak mengambil kertas itu dengan kasar dan memasukkan ke sakunya, ia menghindari tatapan Shin kali ini.Setelah menangkan hatinya, Eun Tak mulai bersikap dingin lagi, Kau pasti menjadikan ini alasan menemuiku.Shin mengatakan ia sangat senang karena ia punya alasan itu, karena ia bisa bertemu dan melihat Eun Tak seperti ini.Eun Tak bertanya, Kenapa kau ingin melihatku? Kenapa kau ingin alasan itu? Apa kau ingin aku hidup bersamamu atau mati bersamamu? Bukankah aku sudah memberitahumu aku akan membunuhmu kalau kau muncul di hadapanku lagi?Shin terdiam. Eun Tak berusaha bersikap kejam meski itu juga menyakitkan baginya, ia menahannya, Baiklah, mendekatlah kemari. Akan kutarik pedangmu itu. Kalau itu maumu, aku akan menariknya. Kemarilah, cepat.Eun Tak menantang dan Shin tidak gentar, ia malah berjalan mendekati Eun Tak dan membuat Eun Tak tidak percaya akan hal itu, ia kesal karena Shin tidak mau menyerah.Shin kemudian memegang tangan Eun Tak dan meletakkannya di dekat dada-nya, Ia meminta Eun Tak melakukannya, menarik pedangnya.Eun Tak tentu saja Shock, dan meminta Shin jangan melakukan hal ini padanya.Shin tidak melepaskan tangan Eun Tak, ia mengatakan Eun Tak harus melakukannya.Melihat Shin serius, Eun Tak menarik tangannya tapi Shin tidak melepaskannya. Eun Tak mulai memukuli Shin berkali-kali dan meminta Shin melepaskan tangannya. Eun Tak menangis.Melihat Eun Tak seperti itu, akhirnya Shin melepaskan tangan Eun Tak. Eun Tak terus menangis. Dalam tangisnya ia berkata, Berarti waktu itu. Saat kau membuat keputusanmu di hotel. Saat itulah, ini 'kan yang kau maksud.Lalu kita melihat falshback saat Eun Tak bertanya apakah Shin mencintainya dan Shin mengatakan kalau itu memang dibutuhkan maka ia akan mencintai Eun Tak.Eun Tak bertanya lagi, Jadi apa kau sudah mencintaiku? Tidak? Sedikit pun, tidak?Eun Tak menatap Shin dengan matanya yang berkaca-kaca dan Shin menatap Eun Tak dengan tatapan sedih. Shin terdiam.Shin terdiam cukup lama hingga akhirnya dia bicara, Aku takut. Eun Tak dan Shin daling menatap dengan mata sedih mereka ke mata satu sama lain *tissu mana tissu*Shin mengatakan kalau ia sangat ketakutan. Karena itu lah ia ingin Eun Tak terus membutuhkannya. Aku ingin kau memintaku seperti itu. Aku ingin alasan itu yang bisa membuat permohonanku terkabul. Dengan alasan itu aku berharap aku bisa tetap hidup. Eun Tak meneteskan air matanya menatap Shin. Mata Shin sudah memerah dan berkaca-kaca karena akhinya ia bisa mengatakan perasaannya, bagaimana rasa takutnya saat itu.Meski ia belum bisa mengatakan kalau Eun Tak adalah cinta pertamanya, karena itu masih terlalu menyakitkan mengatakan pada gadis itu sementara ia tahu kalau ia akan meninggalkannya.Malam harinya, Eun Tak tidak bisa tidur.Ia merenung mengenai apa yang dikatakan Shin tadi dan ia menatap ke luar jendela dimana kita bisa melihat ada Shin di luar. Shin masih menunggu Eun Tak di luar ditengah dinginnya musim dingin saat itu.Shin juga terlihat seperti memikirkan sesuatu. Ia menatap ke jendela kamar Eun Tak.Aku harap dia tahu kalau Eun Tak melihatnya, masa Eun Tak ga liat sih kan bayangannya ada di jendela T___TPengen rasanya masuk ke leppy dan memeluk om goblin. Sumpah deh sedih banged liat wajahnya seperti itu T___TEun Tak sedang melakukan pekerjaan paruh waktunya dan mengantarkan papan seluncur dimana pelanggannya minta di wax-ing. Karena giliran bapak yang kerja itu sudah habis, jadi ia ingin Eun Tak menunggu petugas berikutnya. Bapak itu meletakkan papan ski yang masih bersalju disana.Eun Tak yang kedinginan, duduk menunggu. Dan sepertinya bahaya akan datang lagi. Salju yang ada di papan ski itu mulai meleleh dan jatuh ke lantai menyebabkan tempat itu menjadi licin dan papan itu jatuh menimpa papan yang lainnya dan papan-pana seluncur yang ada disana berjatuhan dan menyentuh lemari sepati ski dan menyebabkan lemari itu juga terjatuh.Eun Tak ada di ujung lemari dan tidak sempat menghindar, ia tertimpa lemari itu dan terlempat ke lantai, ia pingsan.KIm Shin ada di rumah pagi itu. Sepertinya ia menunggu di luar semalaman dan baru pulang paginya setelah melihat Eun Tak berangkat kerja.Ia tiba dengan gloomy dan tak bersemangat. Ia duduk dan termenung saat Wang Yeo menerobos masuk ke kamarnya dan bertanya kenapa dia sendirian, dimana Eun Tak?Shin menjawab dengan lemas kalau mereka bertemu tapi Eun Tak menolak pulang.Wang Yeo khawatir, ia mengatakan kalau ia belum pernah mendapatkan kartu yang diproses secepat ini, ia mengeluarkan kartu putih dan menunjukkannya pada Shin, kartu kematian Eun Tak. Wang Yeo mengatakan sekaranglah waktu kematian Eun Tak.Shin terkejut, ia mengambil kartunya dan mengatakan ia tidak melihat nama siapa-siapa disana, Shin tidak bisa melihat tulisannya. Wang Yeo yang bisa melihat yakin itu nama Eun Tak. Ia merasa aneh seolah-olah ada seseorang yang ingin Eun Tak mati. Yang ia yakini adalah orang itu bukan dia atau Shin, yang menginginkan Eun Tak mati.Shin terkejut dan mengatakan mungkin itu dirinya. Ia harus mati agar Eun Tak bisa hidup. Jika ia hidup maka Eun Tak akan mati. Wang Yeo yang belum tahu apa yang terjadi bingung mendengarnya.Shin mengatakan itu adalah takdir Eun Tak dan dirinya dan itu adalah hukumannya. Rencana besar sang dewa.Wang Yeo mencoba bersikap tenang dan mengatakan pada Shin untuk tidak lemah. Kalau itu adalah keinginan dewa, maka itu bukan keinginannya, dan itu juga bukan keinginan Shin.Wang Yeo mengecek jam-nya dan mengatakan mereka punya waktu 1 jam untuk menyelamatkannya. Penyebab kematian Eun Tak adalah hipotemia. Ia ingin Shin segera menemukan Eun Tak.Shin segera mencari Eun Tak di tempat bermain ski. Tapi ia tidak bisa menemukannya dengan mudah.Shin mencari kesana kemari tapi ia tidak bisa menemukannya. Mungkin karena hari sudah sore jadi tempat main ski juga sudah ditutup.Saat mencari Eun Tak, Shin teringat kata-kata wanita berbaju merah itu, bahwa Eun Tak akan terus ada dalam bahaya kalau ia tidak mencabut pedangnya, karena kematian itu akan selalu menghampirinya.Sementara itu Eun Tak kedinginan di tempat ia pingsan tadi, ia tidak bisa bergerak.Dalam keadaan setengah sadar ia mengingat hari-harinya bersama Shin dan kata-kata terakhir Shin padanya, bahwa Shin ingin Eun Tak membutuhkannya, bergantung padanya, karena dengan alasan itu ia bisa tetap hidup dan berjuang untuk tetap hidup bersama Eun Tak.Eun Tak meneteskan air matanya dan dalam keadaan setengah sadar sebelum kematiannya, ia berkata dengan suara lemah, Aku membutuhkanmu. Itulah yang kupinta darimu. Aku mencintaimu.Saat Eun Tak mengatakan ia mencitai Shin, lampu di resort ski tempat Shin berdiri mati. Dan itu memberinya petunjuk keberadaan Eun Tak, ilham itu tiba-tiba datang padanya. Ia membuka ruangan tempat Eun Tak yang pingsan dan menyelimutinya dengan jaketnya, menggendong gadis itu. Shin menyelamatkannya.OST-nya keren banged pas ini XD Accckkkk katanya ini lagu baru juga ya, Opening Goblin, udah rilis belum sih T__TMasih berharap Beautiful versi drama rilis juga T___TEun Tak sadar dari pingsannya. Saat ia membuka mata, lebih dari 10 dokter ada di hadapannya. OMG! HAHAHAHHAHA.Dokter kepala bertanya apakah ia baik-baik saja, ia menjelaskan Eun Tak terkena hipotemia dan gegar otak tapi untungnya ia bisa diselamatkan. Kalau Eun Tak terlambat sedikit saja ia bisa dalam bahaya.Eun Tak masih lemas dan bertanya sudah berapa lama ia dirawat disana. Dokter mengatakan sudah satu setengah hari.Eun Tak terkejut dan mulai khawatir tentang biaya rumah sakit. Dokter mengatakan kalau ia tidak perlu khawatir dengan hal itu. Dokter lebih penasaran dengan hubungan Eun Tak dan Presdir Grup Chunwoo. HAHHAAHA. Karena Presdir sendiri yang mengurus perawatan Eun Tak kemarin. Ia mengatakan Eun Tak bisa pulang kapan saja tapi ia harap Eun Tak beristirahat sementara waktu.Eun Tak hanya bisa tersenyum kecil dan bagi Eun Tak yang lebih penting sekarang adalah korek api atau gas, ia bertanya apakah ada diantara mereka yang mempunyainya, tentu saja para dokter bingung HAHAHAHAHA.Eun Tak tahu Shin yang menyelamatkannya karena ia melihat jaket disana.Eun Tak sudah keluar dari rumah sakit dan sekarang ia ada di tempat bermain ski, ia di kereta gantung disana.Ia menatap ke luar jendela dan terlihat berfikir akan sesuatu, begitu ia memantapkan pikirannya, ia mengambil korek api. Ia sudah memutuskan untuk membuka hatinya kembali untuk Shin.Ia menyalakan korek api dan meniupnya, berharap Shin akan datang kesana.Tapi anehnya tidak ada yang terjadi. Eun Tak tetap sendirian di dalam kereta itu. Eun Tak melihat lagi disekitarnya, Shin tidak muncul.Eun Tak mulai merasa kalau shin meninggalkannya, benar-benar meninggalkannya kali ini. matanya mulai berkaca-kaca, meski ia mengatakan pada Shin untuk tidak menemuinya, ia tetap sedih.Eun Tak hampir menangis menjelang tiba di pemberhentian. Saat ia hampir tiba, air matanya menetes. Ia menatap ke tempat pemberhentian dan dikegelapan dan diantara cahaya matahari yang masuk kesana, ia melihat Shin, menungunya di tempat pemberhentian kereta.Eun Tak menghapus air matanya dan tersenyum.Adegan ini dibuat lambat dan indah banged huhuhuh, OST-nya first snow dan pas banged dengan keadaan Kim Shin. Dan saat pintu kereta terbuka, Shin mengulurkan tangannya pada Eun Tak.Eun Tak terus menatapnya dan akhirnya ia keluar, tapi ia tidak menyambut tangan Shin. Ia memukuli pria itu dan menangis dihadapannya.Eun Tak mengatakan ia pikir Shin tidak akan datang lagi jika ia memanggilnya. Ia menatap Shin dengan kesal.Shin menatapnya dengan cara yang berbeda, seolah memperhatikan wajah Eun Tak, menebak apakah Eun Tak masih marah padanya atau bagaimana. Eun Tak yang ditatap aku yang baper HAHHAAHHAHAHAHAH.Shin mengatakan kalau ia sudah datang lebih cepat dan menunggu Eun Tak disana.Eun Tak kesal, Siapa yang memintamu begitu? Siapa? Kau biasanya muncul saat aku meniup api. Kau harusnya menemuiku disana. Kau harusnya muncul di depan mataku.Shin sedikit kecewa, Padahal aku datang kesini untuk menggenggam tanganmu.Eun Tak yang marah-marah manja meninggalkan Shin hehehheheheheeehheAcccckkkk XD XD XD XDEun Tak berjalan sendirian di bukit dan saat ia menikmati angin dan pemandangan disana, tiba-tiba Shin memeluknya dari belakang! OMOOO! ACCCCCKKKKKKKKKKKKKKKKKKK Back Hug!Mana dibuat adegan slow motuon aduh romantis abissss, sayang kagak ada OST disini XDEun Tak tentu saja kaget dipeluk begitu oleh Shin. TApi kali ini ia diam saja, ia menerima dan tidak menolak.Shin memeluknya dengan erat dan mengatakan 'aku juga'.Eun Tak bingung, apa?Shin menjawab kalau kau tidak tahu, ya sudah.Eun Tak mengatakan kalau ia tahu.Shin berkata kalau sudah tahu, ya baguslah.Eun Tak tersenyum.OMO OMO OMO Apakah 'aku juga' adalah jawaban dari aku mencintaimu itu?! KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!Eun Tak mengatakan kalau ia ingin mengatakan sesuatu pada Shin. Ia melepaskan pelukan Shin dan berdiri di hadapannya, Mulai sekarang aku tidak bisa melihat apa-apa dalam diri ahjushi. Kau hanyalah seorang pria tinggi yang mengenakan pakaian mahal dan pria bermata indah. Cuma itu yang bisa kulihat pada dirimu. Jadi aku tidak akan bisa lagi menarik pedang Ahjussi. Aku tidak akan menariknya walaupun kau tersenyum. Di mataku, Ahjussi sekarang pun sudah sangat tampan.Eun Tak tersenyum mengatakan hal itu. Shin mencoba sebisa mungkin untuk tersenyum meski hatinya sangat sakit. Ia tidak bisa mengatakan yang sebenarnya lagi. Yang penting baginya sekarang adalah gadis itu ada di hadapannya dan ia bisa melihatnya, ia akan melindunginya bagaimanapun caranya.Shin menyentuh dan membelai rambut Eun Tak, Eun Tak tersenyum dan keduanya saling menatap dengan penuh cinta di hati mereka.

goblin 2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang