"Aku sayang kakak"
"Sayang Bunda"
"Sayang Ayah"
"Sayang bibi"
"Lala sayang semuanya!"
"Tiup lilinnya dong sayang"
"Ini mau bun"
Aku meniup api kecil di lilin itu
"Hore!!"
"Kuenya potong dong La"
"Iya kakk!"
"Bawel"
"Ngehehe"
"Ini buat bunda"
"Ini buat ayah"
"Ini buat bibi"
"Ini buat lala"
"Buat kakak mana?
Aku langsung memberinya semua kuenya
"Ini buat kakak :)"
Dia hanya menampakan senyumnya
Itu adalah hari ulang tahunku yang ke 8 tahun.
•••
Hari hariku bahagia karena aku memiliki Bunda, Ayah, Bibi dan Kakaku yang ku sayangi. Kakaku melindungiku dari mara bahaya apapun. Ia laki laki yang pemberani sama seperti Ayah.
Tapi suatu ketika keluarga bahagiaku meninggalkanku dan bibi.
Itulah hari terakhirku melihat mereka.
"Dadah Lala.. Kakak akan pulang dua hari lagi bersama Bunda dan Ayah"
"Tapi kak .. Lala takut.. Takut kalian kenapa napa" aku menangis
"Gapapa La.. Kita akan baik baik saja"
"Bi.. Jaga Lala yah bi."
"Jangan sampai makan ice cream secup" suruh kakaku dengan nada mengolok ngolok
"Dadah bunda!!"
"Dadah Ayah!!!"
"Dadah Kakak!"
Aku menangis kecil setelah mereka pergi..
Tapi.. Aku menangis kencang saat muncul berita di tv bahwa pesawat yang menuju ke Singapura jatuh. Tapi yang paling menyedihkan adalah keluargaku ada di pesawat itu.. Aku menangis di pelukan bibi. Bibi pun menangis , hanya pelan.
Keluargaku menaiki pesawat itu. Yang berangkat pukul 09.00. Dan hari itu adalah hari terakhir ku melihat mereka.
•••
Malamnya aku melakukan pengajian di rumahku untuk berdoa agar Bunda, Ayah dan Kakaku baik baik saja.
"Sabar ya La.. Masih ada petra disini"
"Petra bakalan ada buat Lala"
"Petra harus janji"
"Gakan ninggalin Lala" Jawabku sembari menangis
Petra adalah sahabatku saat kecil.
Dan setelah tim penyelamat memberitahu bahwa pesawat yang di tumpangi keluargaku tidak ditemukan begitupun keluargaku. Aku menangis. Ya! Aku menangis saat itu.
"Jangan nangis Lala"
"Main yok" ajak petra
Petra adalah sahabat baikku. Setiap hari aku bermain dengannya dan jika kakaku pulang kita bermain bersama kakaku. Dia anak yang baik, tulus, dan ramah. Tapi.. Suatu hari saat 2 tahun aku ditinggal keluargaku ia meninggalkanku juga. Dia pergi ke luar kota bersama keluarganya.
"Petra jangan tinggalin Lala"
"Petra janji.. Bakal ketemu lala lagi" baru kali ini aku melihatnya menangis seperti itu.
Dan dia pun berangkat ke luar kota. Tapi sebelumnya dia memberikanku sebuah mobil mobilannya dan boneka teddy bear kecil.
Aku bahagia sekaligus sedih. Karena AKU TAK PUNYA SIAPA SIAPA LAGI selain bibi.
Hai muanya!
Vomment ya gaes :)
YOU ARE READING
You & I
RomanceSemuanya meninggalkannya • Tapi, dia datang kembali ke hidupnya dengan senyuman yang tulus • Sahabat bisa menjadi penghianatmu • Tak ada yang menyayangimu selain dia • Apakah masalalunya akan mengubah semuanya?
