Aku berjalan menyusuri koridor kampusku menuju ruangan kepala jursanku, mr. Anderson. Tok tok tok! Akupun masuk keruangan nya dan pria paruh baya itu mempersilahkan ku duduk.
"Selamat pagi mrs.wild, selamat datang di kampus ini. Ini jadwal dan kelas mu yang sudah di susun. Hmm.. kenapa kau pindah di tahun terakhir mu mrs.wild?" Tanya mr. Anderson menatap ku dr kacamata nya
"Selamat pagi mr.anderson, aku hanya ingin menyelesaikan kuliah ku disini" jawabku sekena nya
"Dari oxford? Kau pindah dari kampus terbaik di dunia, dan masuk di kampus ini? Di seattle? Bukankah sedikit lucu menurutku mrs.wild?" Ucap nya sambil tersenyum simpul
"Ya, bisa saja bagiku untuk tinggal disana mr.anderson, tapi aku tak bisa. Dan disini lah aku berada" jawab ku menyungging kan sedikit senyuman
"Oke baiklah mrs.wild, kalau itu alasan mu aku tak akan bertanya lagi. Walau aku masih penasaran kenapa kau pindah hanya karna alasan sederhana. Ikuti saja instruksi yang ada di buku panduan ini, semua sudah tertera jelas antara jadwal dan ruangan kelas mu" mrs.anderson menjelaskan dan menyerahkan beberapa map kapadaku
"Terimakasih mr.anderson. Saya permisi dulu" akupun berdiri sambil menjabat tangan pria ini dan keluar untuk melihat kelas ku yang akan ku masukin pagi ini. "Ah semoga tidak ada yang menyadari bahwa aku murid pindahan" pikirku sedikit was was.
Akupun berjalan terlebih dahulu menuju lokerku. Setelah selesai menyusun barang barangku di loker, akupun kembali berjalan menuju kelas bisnis ku pagi ini. Dan aku mulai risih ketika beberapa pasang mata mulai menyadari bahwa aku murid asing yang baru mereka lihat.
"Akh! Ini kelasku" ucapku dalam hati. Akupun berjalan ke bangku tengah yang berada di leretan kursi paling pinggir tepat di sebelah jendela. Hanya baru ada beberapa orang di kelas ini, dan mereka mulai melihat sambil berbisik ke arahku. Akupun langsung memakai hoddie ku dan headset ku. " menyebalkan sekali! Berhenti lah memperhatikanku! Anggap aku tak ada" hardikku dalam hati. Akupun memejamkan mataku, menikmati playlist favorit ku di ipod,coldplay. Tak kusadari ternyata kelas sudah hampir penuh terisi, dan sekarang mereka secara terang terangan mulai memandangi ku, dan samar sama aku mendengar beberapa mahasiswa mencoba memanggil ku, bahkan ada yang mulai berani melemparkan gumpalan kertas ke arahku.
Akupun menaikan volume di ipod ku, mencoba tidak perduli, dan hanya memejamkan mataku saja. Sampai ku sadari seorang wanita, menarik sebelah earphone ku dan hodie ku dengan kasar.
"Apa kau tuli ha?!" Bentak wanita ini dari arah samping ku.
Aku menarik nafas dalam dalam dan membuang nya secara perlahan, mencoba mengatur emosi dan nafasku, lalu aku membuka mataku. Aku hanya menatap lurus ke depan menguat kan ikatan rambut ekor kuda ku, dan kembali memakai hodie ku menenggelam kan wajahku ke dalam tangan ku yang berada di atas meja. Aku coba memejamkan mataku lagi, tidak memperdulikan wanita sialan ini yang sejak tadi masih terus mengganggu ku.
"Apa?!! Kau mengabaikan ku?! Berani berani nya kau!!" Baru saja wanita barbar ini ingin menyentuhkan, sesorang datang menahanya.
"Hey cloe! Hentikan! Kenapa kau mengganggu nya?" Pria tu sepertinya berada persis di samping ku berdiri di dekat wanita yang ku tahu bernama cloe ini.
"Hai nathan sayang... wanita jelek ini mengabaikan ku! Apa dia tidak tau siapa aku ha?!" Cloe masih mencoba ingin menghardik allie.
"Hahaha dia mengabaikan mu?! Itu berita bagus cloe, sudahlah minggir, kembali ke tempat mu, biar kan saja dia! Mybe she's alien?" Hampir seisi kelas tertawa akan ejekan nathan
Nathan pun berjalan ke arah leretan kursi yang bersebelah dengan allie, tetapi ia duduk tepat di bagian belakang kursi allie. Cloe pun mengikuti nathan dan menggelayut mesra, kemudian duduk di paha nathan. "Sayang...tadi malam kenapa kau meninggalkan ku sendiri di kamar? Aku menelfon mu tapi kau tidak menjawab nya, kemana kau td malam?" Tanya cloe manja kepada nathan.
"Aku pergi ke flinh cloe, minggirlah, sebentat lagi mr.smith akan datang" jawab nathan acuh tak acuh
"Apa?! Kau pergi ke club tanpa diriku?! Kenapa kau kesana? Dan bersama siapa kau td malam?" Cloe mulai sedikit emosi
"Apa urusanmu ha cloe? Aku pergi bersenang senang, minggirlah! Kau berat!" Suara nathan mulai meninggi dan dia mendorong cloe agar pergi dari hadapan nya
"Brengsek kau nathan! Tadi malam kau bilang menyenangkan bersama ku?! Kenapa kau.....!!" Ucapan cloe tertahan saat mr.smith berdehem dan mulai memasuki kelas. Cloe pun berjalan kearah kursi nya dengan mengehentakan kakinya. Sebelum pergi cloe sempat berbisik ke nathan tetapi masih bisa di dengar oleh allie, "aku takan melepaskan mu nathan brengsek!"
"Ada apa dengan pasangan konyol ini?! Benar benar merusak hariku" ternyata dari tadi allie mendengar percakapan mereka dan allie tetap mencoba bersabar saat nathan mengejek nya alien. "Semua pria benar benar brengsek!" Maki allie di dalam hati
Allie mulai meneggakan kepala nya, dan mulai membuka buku saat mr.smith berkata, "kamu murid pindahan itulan? Allie wild? Lepaskan hodie mu, kita sedang tidak kehujan disini" mahasiswa lain pun sedikit tertawa mendengar sindiran mr.smith
"Iya mr.smith" yang di jawab singkat oleh allie sambil membuka hodie nya dengan cuek.
"Hmm leher yang indah allie" nathan tiba tiba bersuara menatap allie sambil tersenyum. Dan allie hanya melihat nya sekilas dari sudut mata tanpa menanggapi ucapan nathan.
YOU ARE READING
Make me believe!
RomanceAnggap saja aku semu-allie wild Nikmati, party, wanita! -nathan skyler
