SHERLOCK HOLMES :Detektif Arlan

23 0 0
                                        


SHERLOCK HOLMES

:Detektif Arlan

Perempuan bergaun malam putih, lelaki berpiyama

duduk di sudut ruangan, mengepal tangan.

desah nafas menandakan ada dusta bergentayangan

"Apa yang tengah terjadi di sini? Tanya Arlan menodongkan mata.

perempuan itu menundukan kepala, dengan di hampiri sesedak dan uraian mata berkata, "aku minta ampun, kendati bila kuucap kebenarannya, nyawaku tertebas seketika." ia melirik ngeri ke arah lelaki yang di lumur pitam di kepalanya.

//

Di penghujung waktu, seorang Nona bernama Umar tergeletak di tengah ruang kerja, nafasnya terpental, tersendat. seperti maut mengerubungi nyawanya.

Ia terbata-bata ketika diadili malaikat Mungkar, "apa yang membuatmu menyalahi takdir? Jasadmu telah bersemayam, namun, rohmu belum diangkat oleh Tuhan, kamu harus mencari sebab apa kamu terbunuh dengan ke sia-siaan, ketus malaikat menajamkan mata bagai sebilah pisau.

//

Malam gelap

petir menyambar,

membelah langit di atas atap kediaaman Detektif Arlan.

ia menatap ke luar jendela

angin meracau bak samurai

dingin menghunus tubuh

ia sedikit menutup gorden jendela.

"udara gigil sekali, namun pikirannya mengembara.

menemui lelaki keparat itu, andai saja, benar adanya bercak darah di piyama yang ia kenakan adalah kepunyaan Nona umar, maka, akan kuhantam ia dengan pistolku. "ketus Harlan geram.

Namun seketika, tiba-tiba ia mendengar jeritan, seorang wanita telah berdiri di hadapanya, menyembelih kepalanya. Arlan mengucek matanya, menyakinkan diri di hadapnya adalah sebuah nyata

"Apa kau adalah Nona umar? Tanya Arlan gigil. Peremuan itu mengangguk, menangis. Bagai terowongan,yang membuka alur cerita. Ia pampangkan pembunuhan tragis itu dengan kasat mata. Arlan mengangap tak sadarkan diri seketika.

#MR.HOLMES 18/07/16

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jan 14, 2017 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

SHERLOCK HOLMESWhere stories live. Discover now