Dara berumur 17 tahun itu tampak rapuh. Tubuh tinggi rampingnya terduduk di sebelah makam baru. Jemari lentiknya membelai nisan yang terasa dingin di kulit. Mata indahnya terlihat sembab karena menangis sejak pagi hingga siang. Suara tangisnya begitu pilu menyayat hati. Beberapa pasang mata yang menyaksikan ikut mengalirkan air mata di bawah awan mendung.
Tak lama, air langit pun turun dengan derasnya. Membuat para pelayat satu demi satu membubarkan diri. Tinggallah gadis itu dengan kesendirian dan rasa sakit yang teramat dalam.
Di tengah hujan hujan deras, mata sang gadis tak berhenti mengeluarkan air mata. Mulut mungilnya bergetar terus menyuarakan suara pilu. Memanggil seseorang yang takkan pernah bisa kembali ke dalam hidupnya. Seseorang yang menjadi panutannya. Seseorang yang paling ia sayangi seumur hidup. "Ibu"
***
Agatha Annabella Garnindra adalah putri tunggal dari Johan Garnindra dan Yeslin Garnindra. Gadis yang biasa dipanggil Abel ini terlahir sebagai pewaris seluruh kekayaan ayahnya. Maka tak heran bila ia telah dididik sedemikian rupa hingga tumbuh menjadi gadis yang pintar dan bijaksana. Harta dan kasih sayang yang didapat dari ayah dan ibunya tidak serta merta membuat Abel menjadi manja dan haus akan harta. Kerendahan hatinya pun semakin menambah nilai plus untuk Abel. Tutur kata dan perbuatannya yang halus dan lembut membuat Abel selalu memjadi kesayangan semua orang yang ada di sekitarnya.
Hidupnya amat sangat bahagia didampingi sang ayah dan ibu. Memiliki ayah yang menyempatkan waktu luang untuknya di tengah padatnya jadwal pekerjaan. Memiliki ibu yang selalu memperhatikannya dan mencurahkan segala kasih sayang untuknya. Memiliki kecantikan dan kasih sayang yang didambakan semua orang. Dengan hidup mendekati sempurna ini, apa lagi yang ia ingin kan?
Namun seluruh kebahagiaan itu pun terenggut ketika Abel berumur 17 tahun. Ibu yang sangat ia sayangi menghembuskan nafas terakhir dipangkuannya. Ayah yang selama ini menjadi idola Abel ternyata yang menyebabkan sang ibu meninggal dunia. Lelaki itu dengan teganya membawa wanita simpanannya ke rumah dan membuat ibu Abel shock dan tidak bisa di selamatkan karena penyakit jantung kronis yang dideritanya kambuh. Hal itu mau tak mau membuat Abel sedikit tertekan. Ditambah lagi dengan ayahnya yang seolah tidak peduli lagi dengan mendiang ibunya sehingga ia sampai tidak melayat ke pemakaman istrinya.
Seolah belum lengkap penderitaan Abel, sang ayah membawa wanita simpanannya ke rumah mereka untuk dijadikan istri barunya. Naasnya lagi, ternyata wanita itu memiliki putri yang seumuran dengannya.
Disinilah pahitnya hidup mulai menggerayangi Agatha Annabella Garnindra.
***
YOU ARE READING
life?
RandomDara berumur 17 tahun itu tampak rapuh. Tubuh tinggi rampingnya terduduk di sebelah makam baru. Jemari lentiknya membelai nisan yang terasa dingin di kulit. Mata indahnya terlihat sembab karena menangis sejak pagi hingga siang. Suara tangisnya begit...
