chapter 1

65 7 2
                                        

Rumah sakit,

"Telah ditemukan mayat seorang lelaki di tepi sungai.. Para masyarakat memberi laporan bahwa ini merupakan kasus pembunuhan, sementara polisi belum menemukan jejak kasus dimanapun.. Di tubuh si mayat juga tidak terdapat sidik jari dan tanda2 pembunuhan.. Jadi sangat dimungkinkan ini adalah kasus bunuh diri, namun para ilmuan yg meneliti, mereka mengatakan bahwa ada sebuah bekas yg entah itu bekas apa terdapat dibagian leher si mayat, yg mungkin itu adalah bekas sengatan hewan berbisa yg membuat korban terserang dengan banyak kehilangan darah dan itulah yg membuat ia terbunuh.. Sampai sekarang belum ada kepastian yg jelas, dan kami juga akan terus mencarinya.. Terima Kasih atas perhatian kalian.. Sampai jumpa" -redaksi berita disalah satu TV disisi ruang rumah sakit

"Apa..?? Apa yg menyebabkan dia meninggal..?? " - tanya seorang yeoja (a)

"Molla.. "

"Ya.. Apa kau percaya dengan 'vampire'? " -tanyanya lagi

"Cihhh.. Itu hanyalah sebuah dongeng"

"Tapi oppaku bilang.. Ditempatnya sekarang ada kasus yg sama seperti ini.. Dan itu disebabkan oleh vampir.. "

"Sudahlah... Aku tidak percaya. Lebih baik aku pergi dari pada mendengarkan omong kosongmu.. " kemudian yeoja(b) itu pergi dan memasuki lift.

Lift,

Seorang lelaki berwajah datar memasuki lift dan berdiri disamping yeoja(b) yeoja itu mengawasi lelaki disampingnya dengan heran..

"Permisi.. Apa kau baik baik saja..?? Wajahmu sangat pucat.. " -tanya yeoja itu.

Not responding, hanya sebuah tatapan tajam yg dia terima, yeoja itupun mengembalikan posisinya kembali menghadap ke depan.

Suasana hening.. Aura dingin dapat dirasakan oleh yeoja itu yg sedang berdiri bersebelahan dengan lelaki itu.. Wanita itu kembali melirik lelaki itu.. Sampai akhirnya lift terhenti di lantai 7, mereka pun keluar.

Wanita itu berjalan kedepan sementara lelaki itu memasuki sebuah ruangan.
Tak lama setelah itu, suara teriakan seorang wanita terdengar dari arah ruangan yg dimasuki oleh lelaki tadi.. Dengn cepat yeoja itu segera berlari menghampiri arah suara itu.

Terkunci. Pintunya terkunci, ia segera memencet bell emergency yg terdapat disamping pintu..

Orang orang berdatangan dan membantunya untuk mendobrak pintu. Pintu terbuka, seorang pasien menunjuk ke arah jendela.

Lelaki tadi mengelap bibirnya dengan punggung tangannya kemudian melompat kebawah, segera ia berlari ke jendela dan melihat kebawah.. Kemana perginya..?? Dia cepat sekali.

"Omo..!!!"

Seorang suster tergeletak di lantai dengan keadaan darah mengenang dibagian lehernya. Orang orang segera mengangkat suster itu dan membawanya sementara beberapa suster yg baru datang segera menenangkan pasien yg menyaksikan kejadiannya.

"Kau percaya dengan 'vampir'?"

pertanyaan temannya kembali terngiang di ingatannya.

" ada sebuah bekas yg entah itu bekas apa terdapat dibagian leher..." mengingat redaksi tadi,

"Apa..?? Siapa lelaki tadi..?? " gumamnya.

The BloodlessStories to obsess over. Discover now