01. 4 years ago

46 4 0
                                        

Nama aku Rachel lebih tepatnya rachel budiman aku punya kakak yang paling sweet di dunia hehe... Namanya kak adam dan kami terlahir sebagai anak yatim but itu semua bukan masalah bagi kami karena kami masih memiliki ibu yang sangat mengangumkan dan membuat hari demi hari aku dan kakakku terasa ramai.

Oh iya,ngomongin tentang kehidupan aku ,kini aku udah nginjek akhir masa SD aku. Ini sudah masuk libur semester kami dan moment yang paling aku tunggu-tunggu dimana aku, kak adam,dan ibuku bisa bercanda gurau menikmati libur semester tahun ini.

Sore ini kak adam berencana mengajakku bermain sepeda dan sampai jam setengah tiga sore ini pun dia tidak muncul menampakkan wajahnya. "Ini mah... Pembodohan" gumamku kesal dan memilih bersepeda sendiri.

Saat aku mencoba naik ke atas sepedaku dan memperbaiki posisi dudukku dengan tidak sengaja mataku melihat diseberang rumahku terjadi keributan kecil dan tak sengaja mataku bertatapan dengan pria yang tidak bedah jauh denganku sedang tersenyum kepadaku dan detik ini pula aku jatuh cinta padanya "ishh.. Apaan sih" gumamku dalam hati.
"Heii!!! Lagi ngapain hayo" teriak kak adam yang menghancurkan lamunanku
"Ihh... Paan sih lo"ucapku kesal
"Wihh ada tetangga baru nih chel"sahut kak adam yang menyandarkan sikunya ke atas bahuku. Aku hanya menganggukkan kepalaku dan segera menggayung sepedaku
"Woyy tungguin gue, lo tuh ya masih kecil udah bandel!! "Teriak kak adam yang hanya ku abaikan dan melaju sepedaku perlahan sambil melirik ke arah rumah tetangga baruku.

***

"Assalamualaikum" salamku sambil membuka perlahan pintu
"Waalaikumsalam" jawab serentak ibu dan kak adam

Aku melihat kak adam sedang menonton tv sambil memakan cemilan kesukaannya sedangkan ibu sedang merapikan makanan yang ada di meja makan
"Adek nggak makan? "Tanya ibuku aku hanya menggeleng kepalaku dan segera menaiki tangga "nggak usah deh bu aku belum laper"

Jam sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam rumahku sudah sangat gelap mungkin ibu dan kak adam sudah tertidur sedari tadi sedangkan aku tidak tahu kenapa belum juga bisa tertidur.


Aku berdiri dari tempat tidurku dan menuju jendela untuk melihat ke arah bintang bintang kecil yang ada di atas langit gelap. "Huahhhh" tak sengaja aku melihat cahaya terang ada di salah satu kamar tetangga baruku

Lambaian tangan dan senyum tipis terlihat dari jendela seberang rumah tetangga baruku itu dan aku membalas senyuman dan sapaannya dengan menggigit bibir bawahku menahan rasa malu.

***

"Kak aku berangkat sekolah sendiri? "
"Ehh.. Kamu udah bangun, oh iya sekarang kita ada keluarga baru dan kamu berangkat sama itu tuh yang udah nunggu di depan" jawab kak adam cuek yang membaca selembar koran. Tanpa berpikir panjang aku langsung berpamitan dengan kak adam dan keluar menuju ke seseorang yang telah menungguku.

Mungkin dia menyadari kehadiranku dia langsung menoleh dan astaga dia anak yang berada di seberang rumahku, dia pria yang telah membuatku jatuh cinta walaupun 'cinta monyet' sih..
"Ehh hai" sapanya sambil tersenyum tipis
"Ah--ehh--ohh haii" jawabku terbatah batah
"Eh ngomong ngomong yang nyuruh kamu bareng pergi sekolah sama aku siapa? "Tanyaku penasaran memasang muka sok tahuku dia membalas hanya tersenyum dan mengulurkan tangannya padaku
"Namaku baim"
"Ohh kamu artis cilik itu ya hehehe"
"Bukan bukan"jawabnya dengan wajah panik dan aku menepuk bahunya
"Bercanda kali oh iya namaku rachel"

Kebetulan jarak dan umur kami yang lumayan tidak jauh dan kebetulannya lagi rumah kami yang berseberangan kami akhirnya menjadi teman atau mungkin sahabat yang sangat dekat melebihi kedekatan aku dan kak adam. Until grown up

.
.
.
Hai hai... Di chaper kali ini aku agak ngasih pendek karena masih ada yang lebih seru di chapter chapter berikutnya dan yang sangat sangat berharga buat aku adalah vote kalian comment kalian dan waktu kalian. Dan jangan lupa untuk masukin di perpustakaan kalian okok 😉 *blow kiss* 😘😘

Surprise.Hikayelerin yaşadığı yer. Şimdi keşfedin