Chapter 1 : Ospek SMU

21 0 0
                                        

Salatiga , 20 Juni 2004

Hampir saja Malikha pingsan gara gara tidak kuat mengikuti upacara pembukaan penerimaan untuk murid murid baru SMU LAB Salatiga. "Arhh lupa lagi deh sarapan, gerutu Malikha dalam hati. Jadi selama upacara tersebut berlangsung , terpaksa Malikha menahan rasa lapar dan pusing serta berharap upacara ini segera selesai.

" Baik anak anak semua , maka dengan ini Bapak menyatakan pelaksanaan ospek untuk siswa siswa baru angkatan 2004 di SMU LAB Salatiga yang dimulai dari tanggal 20 - 24 Juni 2004 resmi dibuka , kata Bapak Mawardi yang merupakan Kepala Sekolah SMU LAB Salatiga. Terdengar riuh tepuk tangan para murid murid dan guru guru yang mengikuti upacara tersebut.

Setelah selesai upacara, Malikha pikir bahwa dia bisa ke kantin sebentar untuk beli roti karena dia sudah tidak tahan akan suara perutnya yang terus protes minta diisi, baru dia akan keluar dari barisan tiba tiba terdengar suara lantang dari kakak kelasnya yang juga termasuk panitia ospek, " Saya minta waktu adek adek sebentar dan mohon jangan meninggalkan barisan sebelum saya bubarkan, kata lintang yang kebagian tugas sebagai penanggungjawab murid baru kelas 10
"Perkenalkan nama saya Lintang Abdi Kusuma, dari kelas 12 IPA dan saya yang akan menjadi penanggungjawab selama ospek ini berlangsung, dan adek adek sekalian bisa panggil saya Kak Lintang jika memerlukan bantuan, mengerti semuanya , kata lintang dengan suata yang tegas.
" Mengerti kak lintang jawab anak kelas 10 dengan serempak.
"Baik , adek adek sekarang barisan kak Lintang bubarkan dan kalian boleh ke kantin selama 15 menit , dan jam 09.00 kalian sudah harus berada di ruang kelas untuk mulai materi penataran 1, kata Lintang.

Diberi waktu 15 menit untuk ke kantin, tidak di sia siakan oleh Malikha dan dengan secepat kilat dia lari menerobos anak anak lain yang ingin ke kantin, begitu sampai dikantin ternyata lumayan penuh dan akhirnya Malikha memilih membeli 2 arem arem, 1 tahu bakso dan teh botol sosro , Malikha segera mencari tempat duduk yang kosong di taman yang dekat dengan kantin. Akhirnya ada satu tempat duduk yang kosong di sisi sebelah kanan karena sisi sebelah kiri sudah ditempati oleh gadis mungil dengan rambut dikepang . " Maaf boleh saya duduk disini, kata malikha dengan ramah. Si gadis mungil tersenyum dan "Silakan duduk aja kak, jawabnya sambil memperlihatkan dua gigi kelincinya.

" Hai, kenalkan namaku Malikha dan namamu siapa , sambil mengulurkan tangan kanannya
" Hai juga , namaku Dayu Kumala Sari, panggil aja Dayu dan aku juga murid baru juga , sambil menjabat tangan Malikha.
Malikha senang akhirnya dihari pertama ospek , dia punya teman baru dan ternyata mereka sekelas. Ternyata Dayu berasal dari Ambarawa dan dia memilih kost daripada harus bolak balik dan hari sabtu sehabis pulang sekolah baru pulang ke rumahnya dan balik ke Salatiga hari senin pagi.

Bel tanda masuk berbunyi, Malikha dan Dayu segera bergegas menuju ruang kelas mereka untuk mengikuti penatataran yang dimulai jam 08.30 , letak kelas mereka ada di lantai 2 bersebelahan dengan Lab Bahasa.
Akhirnya Malikha dan Dayu dapat tempat duduk di bagian tengah dan jumlah murid dikelas tersebut ada 30 siswa.

Setelah menunggu sekitar 15 menit, akhirnya masuk guru wanita dengan senyum ala iklan pasta gigi menyapa anak anak kelas 10, " Selamat pagi anak anak semua " kata bu guru tersebut . Serempak anak anak menjawab " Selamat pagi bu guru ."
"Baik , anak anak semua, perkenalkan nama ibu adalah Bu Andriyani, dan kalian bisa memanggil Mommy Andri dan disini ibu mengajar pelajaran Bahasa Inggris , dan baik anak anak , kita akan mulai materi pertama untuk penataran hari ini tentang pengertian etika dalam pergaulan," kata bu andri dengan senyum ala pasta gigi nya.

Materi yang disampaikan oleh Mommy Andri selama 1 jam tidak terkesan membosankan dan anak anak kelas 10 merasa waktunya kurang, setelah mommy andri keluar dari ruang kelas , kemudian masuk Kak lintang bersama senior cewek.
"Maaf menganggu waktunya adek adek, kak lintang hanya memberitahu bahwa nanti selesai acara penataran ini , mohon adek adek jangan pulang karena masih ada PBB yaitu pelajaran baris berbaris dan sekalian kak lintang kenalkan yang akan mendamping Kak lintang dalam PBB nanti, ini adalah Caroline Maya Wijaya anak kelas 12 IPS dan kalian bisa memanggilnya Kak Maya," kata kak lintang, kemudian Maya maju untuk mengenalkan diri, "Oke adek adek semua , kakak harap kalian tepat waktu saat nanti dalam PBB dan jika kalian telat maka kalian akan mendapatkan hukuman," jawab maya dengan senyum angkuhnya.

Dayu mencolek lengan Malikha, " Ihh itu Kak Maya kenapa senyumnya angkuh banget ya , seperti berasa paling cantik aja." gerutu Dayu dan Malikha hanya menanggapi dengan senyuman.

Acara penataran untuk murid baru SMU Lab selesai jam 13.00 dan jam 13.30 dilanjut acara PBB di lapangan sepak bola milik Kampus UKSW karena SMU Lab termasuk dalam Yayasan milik UKSW . Sekitar 110 siswa baru kelas 10 kumpul dan berbaris sesuai dengan pembagian kelas mereka masing masing. Ada 16 kakak kelas yang akan mengajarkan PBB, saat pengenalan diri yang dilakukan oleh kakak kelasnya, Malikha terkejut ternyata yang menjadi ikut menjadi pengajar PBB adalah kakak tirinya yaitu Aneira Ramania Wibhisana dan dipanggil Neira , dia merupakan anak dari tante Almeta yang menikah dengan ayahnya Malikha.

"Kenapa aku harus bertemu dengan dia , anak dari wanita yang udah merebut ayah dan membuat aku kehilangan kasih sayang ayah selama 6 tahun, " kata Malikha dalam hati.

Neira juga melihat Malikha yang merupakan adik tirinya dan sudah lama dia ingin memberi sedikit pelajaran buat adik tirinya yang dia anggap sebagai saingannya. Kemudian Neira jalan menuju barisan kelas Malikha dan dia merasa senang karena adik tirinya terlihat terkejut .

Kemudian Neira mendekati Malikha sambil berbisik dengan nada sinis di telinga kanan malikha," Welcome to hell my step sister." kata neira dan dengan sengaja menyenggol bahu Malikha.

Huahahahah akhirnya terwujud juga menuangkan ide ceritaku di Wattpad. Maaf masih pemula dan butuh kritikan yang membangun dari para readers.

Nb: nama tokoh seperti bapak mawardi dan ibu andriyani adalah nyata dan masih hidup dan lokasi yang ada dicerita ini ada di kotaku

Selamat membaca semua

The Branded Woman ( Very Slow Update)Stories to obsess over. Discover now