Anne POV
Aku merasa ada yang membangunkanku. Entah itu siapa, aku tidak tau. Seseorang terus saja berteriak di telingaku.
Ya tuhan, aku bukan binatang. Tidak bisakah orang itu membangunkanku seperti ia membangunkan seorang putri?
Ahh... tiba-tiba saja aku merasa punggung ku sakit sekali.
"Bangun gadis sialan!!"
Ohh.. suara itu. Bajingan keparat yang selalu menyiksaku. Demi tuhan, aku seperti anjing peliharaan dibuatnya. Aku bahkan tak bisa membuka kedua mataku. Kepalaku terasa sakit, sakit sekali.
Secara perlahan aku mencoba membuka mata, ku pandangi ruangan sempit berwarna putih. Lalu sosok itu kembali menarik rambut ku untuk kesekian kalinya.
"Apa sekarang kau sudah menjadi gadis yang tuli?!! Cepat bangun dan lakukan semua pekerjaanmu!"
"Ba..baik-lah."
Aku menghela nafas beratku. Mengumpulkan semua tenaga dan jiwaku, aku harus kuat. Aku yakin tuhan tidak akan membiarkanku berlama-lama dalam cobaan ini. Ku lihat pria brengsek itu mulai membuka tali-tali yang mengikat tangan dan kaki ku.
Aku segera bangun. Aku takut jika ia akan kembali menyiksa ku.
Perlahan, aku bangkit. Berjalan dengan hati-hati agar aku tak terjatuh.
Ku buka pintu dan disinilah aku seperti merasa sedikit kebebasan. Matahari ciptaan tuhan menyinari tubuhku. Kadang disaat seperti inilah kekuatanku kembali terkumpul.
"Untuk hari ini lakukan pekerjaanmu dengan cepat!. Karna putra ku akan segera kembali dari london".
"Ba-baik tuan" lidah ku kaku. Aku bahkan tak bisa berbicara dengan baik.
"Aku akan pergi ke perusahaan. Ingat Anne, kau tidak boleh membuka pintu jika ada yang datang. Kau tau kan, apa yang akan aku lakukan jika kau tak menuruti perintahku? Aku akan benar-benar melenyapkanmu seperti aku melenyapkan kedua orangtua mu".
"Iya aku mengerti"
Air mataku kembali jatuh. Mengingat betapa bejatnya pria tua ini membunuh kedua orangtua ku. Andai aku kuat, aku akan balik membunuhnya. Bahkan, lebih buruk dari yang dia lakukan kepada ayah dan ibuku. Tapi tidak, aku harus bertahan. Aku harus membalas semua perbuatannya selama ini.
"Bagus Anne, kau memang anak 17 tahun yang penurut".
Sialan! Bagus apanya?. Andai aku bukan budaknya saat ini, aku benar-benar ingin mengahajar wajah jeleknya itu.
Dan pria tua sialan itu pergi. Aku menghela nafas lega, karna bom atom sudah keluar dari rumah ini. Ya, walaupun hanya untuk beberapa jam lamanya.
Aku mulai melakukan semua pekerjaan. Mulai dari membersihkan rumah,mencuci pakaian kotornya, mencuci piring, memasak, bahkan aku juga yang membersihkan kamarnya.
Tidak ada pembantu, karna di rumah sebesar ini hanya akulah yang dijadikan sebagai pembantunya.
_________________________
Sammy POV
Penerbanganku dipercepat. Mungkin ini akan menjadi kejutan untuk daddy. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya, aku sangat merindukannya. Apalagi setelah ku dengar bahwa perusahaan milik keluarga Vasquez jatuh ke tangan daddy ku. Aku merasa daddy adalah orang terhebat di dunia ini karna bisa mengambil alih perusahaan terbaik di dunia yang sebelumnya milik Vasquez, dan sekarang menjadi milik keluarga McFadden. Sungguh pencapain yang luar biasa.
Pesawat yang kutumpangi mendarat di Bandara Los Angeles International Airport, Setelah nengudara selama 10 jam 10 menit.Aku segera turun dan mencari taxi.
YOU ARE READING
Move Scary
FanfictionAnne seorang gadis yang dijadikan budak oleh pembunuh orang tuanya sendiri. Dan suatu saat anne jatuh cinta kepada anak majikannya..yaitu Sammy.
