*buuggggg*
tiba-tiba sebuah tangan menepak pundak alvin yang sedang tertidur di atas meja.
"Woy, tidur mulu lu. Kaya engga punya semangat idup lo" ucap sivia
"Ah, kampret. Lu lagi, lu lagi. Biarin ah, lagian bete gue. Tiap hari engga ada guru mulu. Mending tadi gua engga sekolah"ucap alvin
"Hmm" sivia langsung duduk disamping alvin
"Malem nanti kerumah gue yak vin. Gue kan bete setiap hari dirumah sendiri terus. Orang tua gua selalu sibuk sama pekerjaannya, aku kecepian vin~" ucap sivia dengan nada sedikit menggoda.
"Ah alay lu nyun. Iye nanti malem gua kesono.Siapin makanan yang banyak yaa. Manyun baik deh" sergah alvin, tak kalah dengan nada menggoda
"Wkwk.. tenang. Nanti gua siapin snack kucing sama aer jamban" ucap sivia sambil tertawa
"Ah sialan lo"
"Haha, gua cuman becanda vin"
Alvin adalah teman sekelas sivia. Bahkan, mereka berdua sangat akrab. Mereka berdua sahabat dari kelas satu. Sekarang mereka murid kelas 3 SMA. Sivia adalah anak satu-satunya dikeluarganya.
--------------------
Sabtu malam. Dihalaman rumah sivia
"Pelayan!Cepetan dong. Mana makanan sama minumannya. Hahaha" ucap alvin dengan nada mengejek
"Sialan lu. Lu kata gua pembantu, orang mah bantuin!Jangan cuma bengong doang. Nih!" Ucap sivia dengan nada kesal, sambil memberikan beberapa makanan ringan, dan minuman kaleng.
"Haha.. maaf nyun. Gitu aja ngambek. Gue kan cuman bercanda"
"Iyeee.. iyeee"
Saat itu mereka mengobrol tentang apa saja. Sampai akhirnya mereka membicarakan tentang pacar.
"Vin, gualiat. Lu engga pernah jalan sama cewek lain. Lu jomblo yak ? Engga ada yang mau sama lu yak? Haha." Ucap sivia mengeledek.
"Enak aja lu! Gua bukannya engga laku. Tapi yaak itu, gua lagi nyari yang pas aja"
"Yang pas? Lu kata baju! Lagian ngapain sih lumilih-milih cewe. Kan si shilla kayanya suka sama lu. Setiap dikelas lu dimodusin melee"
"Hahaha. Biarin. Yaa gua mau nyari yang pas nyun!Gua engga mau buru-buru. Karna bagi gua. Pacaran bukan cuma status doang. Pacaran itu dimana kedua belah pihak sama-sama menyayangi, sama-sama memberikenyamanan"
"Okee~ kembali lagi diacara mario teguh, goldenways~"
"Sialan lu"
"Haha.. lagian bahasa lu berat banget. Muke lu jauh. Engga pantes ngomong sebagus itu"
"Hmm.. udah bosen idup mbak?"
"Haha.. ampun.. ampun"
Seketika itu mereka terdiam. Sivia mempalingkan wajahnya ke arah alvin.
"Vin. Lu emang cowok terbaik yang pernah gua kenal. Andai aja lu tau gimana perasaan gua yang sebenernya" ucap sivia dalam hati.
"Eh. Udah malem nih, besok gua ada acara. Gua pulang duluan ya" ucap alvin,membuyarkan lamunan sivia
"Ah. Buru-buru banget lo! Baru jam sepuluh. Udah minta pulang aja, udah kaya anak perawan aja lo! Lagian urusan apaan si? Pacar aja engga punya haha.. ups"
"Udah? Udah ngehina nya ? Besok gua mau kerumah temen gua"
"Haha.. siapa? Pasti cowok"
"Tawa lu? Iya"
"Whaha. Tuhkan betul kan. Apa jangan-jangan predikat lu sebagai jomblo karatan salah satu alesannya karna lu homo ya?Haha.. lagian maen sama cowok mulu"
"Udah ?"
"Haha..maaf.. maaf.."
"Iyeee.. iyee.. gua pulang dulu yaa.Hati-hati lo dijalan!"
"Ett.. kebalik jamban! Aturan gua yang ngomong gitu! Yaudah, gidah sana. Hush.. hush.. anak mama engga boleh pulang terlalu larut. Hati-hati yaa, awas loh, kali aja nanti dijalan ada om-om yang jegat. Terus perkosa elu" ucap sivia, mengeledek alvin.
"Ett.. jamblang. Gua diperkosa om-om ? Ogaah.Jijik! Emang situ kata eike cowok apaan cyin" ucap alvin. Dan langsung ngeloyor pergi.
-------------------
"Eh.Nanti malem gua kerumah lu yak.
Ada sesuatu hal yang pengen gua omongin"ucap alvin.
"Ngomong apaan? Yaudah, maen aja. Lu kaya orang laen aja lo. Biasanya kalo dateng juga elu maen dateng-dateng aja. Kaya jelangkung"
"Ett.. sialan lo. Ada deh~ yaudah. Tunggu kehadiranku dirumahmu ya ledies~" ucap alvin dengan nada menggoda
"Haha.. gila dasar!!"
"Ohiya, makasih yaa, selama ini lu mau jadi pendengar yang baik kalo gua lagi curhat"
"Oh, no problem. Apaan sih yang engga buatlu"
"Makasih. Lu emang temen terbaik gue"
Beberapa minggu terakhir, alvin sedang kasmaran. Hampir tiap hari dia curhat tentang gebetan barunya alvin, yang statusnya adalah adik kelas mereka. Jujur saja. Sivia sangat sakit hati,
Setiap alvin cerita tentang gebetan barunya. Gimana tidak sakit hati ? Sivia yang sangat mencintai alvin, tetapi alvin tiap hari malah cerita tentang gebetan barunya kepada sivia. Tetapi sivia selama ini berpura-pura mendukung alvin supaya cepat jadian, walaupun didalam hati sivia sangat sakit.
@Rumah sivia
alvin sudah berada di rumah sivia.
"Lu mau ngomong apaan sih vin? Lu mau nembak gua ya? Iyaa ya? Hayoo ngaku. Langsung to the point aja vin. Jangan bertele-tele" ucap sivia dengan nada yang ke-pedean
"Yee.. GR banget lu jamban! Bukan itu"
"Wkwk.. terus lu mau ngomong apa dong?"
"Kasih tau gak yaa? Hahaha"
"Yee.. apaan?"
"Gua jadian sama ify, via! Ify! Adek kelas itu. Yang selama ini gua ceritain ke lu"
"Hah ? Serius ? Selamat ya. Gimana ceritanya?"
"Kemaren pulang sekolah, gua ajak dia ke taman.Gua nembak disitu"
"Haha.. tumben lu berani. Akhirnya predikat lu sebagai jomblo homo karatan lepas juga ya. Selamat!"
"Sialan.. songong banget lu. Haha. Makasihya"
"Haha. Becanda vin. Iya, sama-sama"
Malam harinya, sivia menangis. Orangyang paling dekat dengannya, dan orang yang paling ia sayangi, malah jadian sama cewek lain. Malam hari itu ia menangis, hatinya sudah tidak kuat.
Sejak punya pacar, alvin menjadi sangat sombong. Iya sudah jarang berkomunikasi dengan sivia. Mungkin itulah cinta. Pada saat pacaran, lupa waktu, dan sampai-sampai lupa sama temannya. Cinta bukannya membuat buta.
Tapi cinta juga bisa meracuni otak. Dengan mereka pacaran, mereka lupa dengan semua hal. Dunia bagai punya mereka berdua.
Sivia pun hanya bisa bersabar dengan sikap alvin. Hal itu membuat sivia mencoba move on dari alvin.
Sivia mulai mengibur rasa cinta nya.
Sivia telah mempunyai pacar baru. Sivia punya pacar baru pun, sahabatnya tidak mengetahuinya. Alvin selalu sibuk dengan pacarnya.
Sivia pacaran supaya bisa meringankan proses move on nya. Supaya sivia mulai mencintai pacarnya dan mulai melupakan alvin.
--------------------
Kringg..
Sms masuk di hape sivia. Ternyata sms dari alvin.
"Lu kemana aja? Engga ada kabar" isi sms yang dikirim alvin
"Gua engga kemana-mana kok"
"Ih, sombong banget lu sekarang"
"Siapa yang sombong ? Vin, intropeksi diri dong vin. Lu ilang begitu aja pas lu udah dapet pacar, malah lu lupa sama gue. Lu juga lupa sama ulang tahun gue jum'at kemarin. Gua harap lu ngucapin pada saat itu, tapi nyatanya ? Otak lu udah diracunin sama cinta"
"Hmm.. maafin gue vi. Gua udah putus sama ify"
"Tuhkan! Lu inget sama gue pas lu udah engga diracunin lagi sama yang namanya cinta. Pas lu masih pacaran kemana aja?"
"Hmm.. maafin gue vi. Maaf"
"Iya, gua maafin"
"Ohiya, lu punya acara gak besok?
"Engga kayanya. Emang kenapa?"
"Jalan yuk. Gua udah lama engga jalan sama lu"
"Insyaallah ya"
"Yaudah, besok gua jemput ke rumah lu ya"
"Iya"
-------------------
Keesokan harinya, alvin menjemput Sivia.
alvin mengajak sivia ke sebuah taman. Mereka berbincang-bincang,bercengkrama, dan selalu menyelipkan sebuah candaan didalamnya.
"Nih, escream buat kamu" ucap alvin sambil menodongkan es cream
"Makasih vin"
alvin serentak memandangi wajah sivia
"Ternyata kamu cantik juga vi. Mata kamu indah,dan kamu baik sekali. Inikah yang namanya sahabat jadi cinta?" alvin berbicara di dalam hati.
Hubungan mereka menjadi akrab kembali,lebih akrab dari pada sebelumnya. Mereka juga sudah mulai memanggil dengan sebutan aku kamu.
--------------------
di suatu malam, alvin mengajak sivia ke sebuah cafe.
"Vi, aku mau ngomong sesuatu ke kamu"
"Hmm.. ngomong apa? Ngomong aja kali"
"Hmm.. gatau kenapa, selama ini aku baru sadar,perempuan yang aku cari selama ini adalah kamu. Kamu cantik, kamu baik, kamucare sama aku. Kamu juga seorang perempuan yang dewasa, hmm.. aku mau jujur.Aku sayang sama kamu, aku cinta sama kamu. Kamu mau gak jadi pacaraku?" "Jangan becanda ah vin"
"Aku serius vi"
"Maaf vin, aku engga bisa. Aku sudah sama yang lain. Kamu telat"
"Hah ? Hmm" grutu alvin dengan muka yang sedih
"Kamu telat vin. Kamu tau tidak? Aku dulu cinta sama kamu vin. Sejak 2 tahun yang lalu. Kedekatan kita yang buat aku menjadi cinta sama kamu. Dan kamu tau, aku cewe vin. Engga mungkin aku ngomong duluan.Yaudah aku pulang dulu ya. Udah malem"
"Aku anter ya?'
"Gausah vin, aku bisa sendiri"
-SELESAI-
Ini wattpad gue yg baru yg ratnad_ gk bsa kebuka krna lpa pass heheee..
