Aku terduduk dibangku taman sambil membawa buku yang berisi kumpulan fotoku, dari bayi hingga kemarin aku lulus dari kuliah. Aku membuka beberapa halaman, dan menemukan fotonya. Seseorang yang sempat menemaniku selama 13 tahun kebelakang, seseorang yang sempat membuatku kesal, seseorang yang selalu membantuku ketika aku kesulitan. Aku tersenyum mengingat memori itu, lalu kembali menatap ke album foto yang sedang kupangku.
Senyuman manis di foto ini membuat ingatanku terjatuh dihari dimana aku pertama kali bertemu dengannya, ketika dia sedang bermain ayunan sendirian. Aku menanyakan namanya sambil mengulurkan tanganku, dia menyebutkan namanya dengan ragu lalu dia menjabat tanganku untuk beberapa detik. Aku memperkenalkan namaku, dia mengangguk dan kami mulai bersahabat semenjak itu.
Ya, sebelum aku mulai membuat dinding persahabatan kami runtuh karena perbuatan dan perkataanku yang sangat bodoh.
VOUS LISEZ
Broken Promises ¦¦ s.m [ON EDITING]
FanfictionMasa lalu selalu berdampak dikehidupan yang sekarang, bukan begitu, Shawn?
![Broken Promises ¦¦ s.m [ON EDITING]](https://img.wattpad.com/cover/93202110-64-k571886.jpg)