Chapter 01

60 5 34
                                        

"Yoora bisa bertemu tidak ?" Isi pesan dari Joon, tumben sekali dia tiba tiba ingin bertemu.
Joon ? Iya dia adalah pacar ku, kami baru saja berpacaran emm kira kira 3 bulan. Joon sangat baik, pengertian, dan sangat romantis aaish dia bisa dibilang sempurna seperti pangeran di drama Korea hihihi

Akhirnya kami bertemu di taman dekat dengan sekolah ku, lumayan ngirit onkos karna aku tinggal sendiri disini. aku sekarang duduk di bangku SMA di Korea orang tuaku ada di Indonesia.


Aku langsung berlari setelah melihat Joon yang berdiri di bawah pon sambil melihat jam tangan nya itu.
"ahh Joon maaf lama" kata ku
"oh Yoora tidak apa kok"
"oh baiklah, ada apa ?" Tumben sekali dia tidak ngomel, biasanya aku telat dia ngomel panjang sekali tapi ini tidak. Aneh
Tiba tiba Joon diam, aku pun diam menunggu Joon bicara. Lama tak bicara apapun hujanpun turun, Joon menarik tangan ku dan berlari ke halte di dekat taman itu untuk berteduh.

"Hei pakai ini, baju mu basah" sambil membuka jaket yang ia pakai dan memberikan padaku
"Eoh tidak apa apa, nanti juga kering"
"Seragam mu tipis, kau mau aku melihat sesuatu dari tubuh mu?"
Aiish selain dia seperti pangeran dia juga anak mesum_-
"Kyaa ! Dasar anak bodoh yang mesum, berikan jaket mu"
Setelah itu kita ngobrol banyak dan dia diam lagi, sebenarnya ada apa?
"Yoora?" "Iya, ada apa Joon?"
Mengapa wajahnya seperti merasa bersalah? Apa dia baik baik saja?

"Joon kau sakit? Kalau begitu ayo kita kerumah sakit sekarang" "Tidak Yoora aku baik baik saja" baiklah rasanya dia membohongiku sekarang.
"Kalau gitu ada apa? Apa kau ingin mengatakan sesuatu? Bilang saja"
"Apa kau yakin kau akan baik baik saja?" Apa ini kabar buruk? Aku hanya mengangguk dan entah dia kenapa dia langsung memeluku dengan erat

"hei anak mesum cerita lah" lalu Joon bilang "aku menyukai wanita selain kamu" sebentar aku ini salah dengerkan?
"Ohhahah kau ini, berarti kau masih normal Joon" kata ku sambil pura pura baik baik saja."Bukan itu maksudku, aah kenapa sulit sekali, aku mencintai wanita lain bukan kau lagi"
Oh my kenapa rasanya sangat sesak, aku salah dengar bukan?
"Yoora maafkan aku, kita sudahi saja semuanya. Aku pergi dan jaga diri mu baik baik" dan dia pergi meninggalkan ku, aku masih mencerna kata katanya tadi sampai akhirnya aku mengerti dan oh tidak rasanya mataku memanas sekaran dan benar saja aku menangis sekarang.

You're Something DifferentМесто, где живут истории. Откройте их для себя