Kau kah Pahlawan, Ayah?

38 1 0
                                        

Ayah....

Kau kah pahlawan?

Kenapa kau baik padaku? Padahal ku tak anyal anjing menyalak.

Kau tak pernah bersua kala sulit, sedangkan si anjing selalu menggonggong.
Jadi, kau kah pahlawan, ayah?

Bangun, ayah.
Kurindu senyummu...
Kurindu candamu...
Kurindu amarahmu tentang sikap burukku..
Kurindu tentang wajah sebalmu....

Ayah...
Bangunkan wajah hangat itu.
Jangan kau buat air mata berperang.
Tak sedih kah kau melihat sang cinta amat nestapa?

Ayah...
Hilangkan wajah pucat itu...
Hilangkan senyummu yang menyimpan kesakitan....
Hilangkan candamu saat ini yang terdengar menyedihkan...
Hilangkan kepalsuan itu, ayah....

Ku mohon...
Kau tak tau rasanya jarum bagai datang berjuta-juta.

Kau kah pahlawan, ayah?

Bangun....

****

Untuk ayahku tercinta yang saat ini tengah berjuang....

Ini bukan puisi, tapi semacam curahan hati.

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Nov 13, 2016 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

Kau Kah Pahlawan, Ayah?Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora