Namaku Benyamin dan umur ku 16 tahun, mungkin kalian sangat mengira nama ini kampungan sekali, tapi ntah kenapa ayah dan ibu ku memberikan ku nama ini apa mungkin ayah dan ibuku terlalu mengidolakan sosok Benyamin suep seorang aktor yang sangat terkenal di indonesia pada jaman nya dahulu.
kembali ke aku, aku adalah seorang anak laki laki yang tumbuh besar di keluarga yang broken home lah, Ayah ku adalah seorang manusia yang sangat tega yang pernah ku kenal sejak kecil aku dan ibu ku sudah di tinggal pergi entah kemana pun dia pergi aku tak pernah tau itu apakah dia pergi untuk urusan kerjaan ataukah memang pergi dengan wanita yang di pilihnya.
Ibu ku adalah wanita yang paling kuat yang pernah ku kenal karena semenjak kepergian ayah yang entah kemana dia mampu bekerja dan menghidupkan ku selama 6 tahun lalu, entah apa yang ku rasa ketika aku melihat anak anak lain bisa berkumpul dengan keluarganya aku hanya bisa bersabar dan seandainya aku punya keluarga yang lengkap seperti mereka. tapi tidak apa aku selalu bersyukur karena aku masih punya ibuku yang berjuang demi aku bisa sukses di masa depan. sudahlah jika membahas tentang keluarga ku takkan ada habisnya.
Aku sekarang duduk di SMA kelas 12, aku adalah seorang pemain dari team sepak bola sekolah ku yang akan bertanding di liga pendidikan indonesia tingkat kota yang berada di batam, sekolah ku adalah sekolah yang tidak patut diremehkan dalam mengelolah si kulit bundar, tiba di suatu latihan sang pelatih dari sekolah yaitu bapak sahabuddin memilih satu dari dua calon kandidat sebagai kapten keseblasan yaitu aku dan teman ku Dery. Dery ini adalah seorang anak yang disiplin dan bertanggung jawab, dia patut di perhitungkan sebagai saingan yang berat, dan tiba saatnya bapak sahabuddin memilih di antara aku sebagai kapten tim sekolahan karena pak sahabuddin menganggap aku adalah pemain yang cukup berpengalaman saat bertanding karena pelatih pernah melihat ku bermain pada saat smp dulu dan aku pernah membawa kota batam bertanding di tingkat provinsi. saat itu dery merasa iri dengan keputusan pelatih. aku dan dery berteman baik bisa di bilang satu tongkrongan lah.
pada suatu hari aku dan dery bersama yang lainnya kita berlibur ke suatu kota dan pada saat itu dery dekat dengan seorang cewe yang bernama aisyah. aisyah adalah seorang perempuan yang manis dan baik. dan ternyata aisyah ini adalah adik kelas kami. kembali ke dery dia dekat dengan aisyah belum lama dan dery menceritakan tentang aisyah kepadaku, dan aku ingin mengenal aisyah yang katanya baik menurut si dery, aku pun mulai mencari tahu tentangnya.
👇
Berawal dari pentas seni yang diselenggarakan sekolahku setiap tahunnya, dimana tiap-tiap kelas harus ada perwakilan untuk berpatisipasi dan kebetulan aku terpilih untuk mewakili kelasku.
Pada suatu sore menjelang Hari H pentas seni, sekolahku rutin mengadakan Gladi untuk memantapkan penampilan yang akan ditampilkan oleh setiap performer, dan mau tidak mau aku harus mengikutinya. Di sela-sela Gladi, aku mengistirahatkan diriku dibawah pohon mangga samping panggung sambil menyeruput Extrajoss Susu yang aku beli sedari tadi. Disaat aku sedang bersantai terdengar suara bising yang sangat mengganggu, aku mencari dimana letak sumber suara itu, aku melihat sekeliling dan pandanganku terjatuh pada sekumpulan gadis yang sedang asyik mengobrol serta bergurau ria. Lalu aku memperhatikan satu gadis yang telah mengambil perhatianku dalam hitungan sesaat. Sosok gadis yang hanya tersenyum saat mendengar cerita dari temannya. Singkat cerita, gadis berjilbab merah itu telah menarik perhatianku.
PAGELARAN PENTAS SENI TIBA.
Aku bersiap-siap dibelakang panggung karena nomor urutku sebentar lagi akan tampil, detak jantungku tak terkendali padahal biasanya aku tidak pernah gugup sampai seperti ini, apa karena gadis berjilbab merah itu aku sampai kebanjiran keringat seperti ini? Entahlah.
Sesampainya diatas panggung sambil menunggu temanku yang sedang check sound, mataku berkeliling mencari gadis itu. Dan ya aku mendapatinya yang sedang memakai baju tradisional dengan tambahan jilbab dan berbagai macam hiasan yang sepertinya terlihat sangat rumit namun tak dapat dipungkiri gadis itu... Manis sekali.
Jantungku semakin tak karuan akibat ia melemparkan sebuah senyum yang berhasil membiusku untuk tetap membiarkan lengkungan dibibir ini seakan tak bisa kembalk seperti semula. Sehingga penampilanku sukses dibuatnya.
Aku kembali duduk dan menonton, terdengar suara MC yang memanggil nomor urut setelahku, penampilan selanjutnya adalah sebuah Tarian dari kelas X dan wah pakaian yang dikenakan para penari itu sama persis seperti pakaian yang digunakan oleh gadis itu. Aku mencari-cari diantara 8 gadis yang berseragam itu, dandanannya sama persis sehingga membuatku kesusahan untuk menandanya namun aku tetap berhasil menemukannya. Sungguh penampilan yang berhasil menghipnotisku apalagi saat ia lagi lagi melontarkan senyum kepadaku, aku menjadi salah tingkah dibuatnya.
Esoknya seusai pentas seni aku memutuskan untuk mencari gadis itu karena aku mempunyai satu identitas miliknya, ia merupakan siswi dari kelas X IPS, satu tingkat dibawahku.
Aku bertanya kepada temannya yang kebetulan ku kenali, aku tersentak kaget saat ia memberitahu nama gadis itu. Dan ternyata gadis yang telah menarik perhatianku saat pertama kaliku melihatnya adalah gadis yang sering diceritakan oleh Dery, temanku sendiri. Gadis manis itu adalah... Aisyah
Di tunggu ya part selanjutnya masih dalam proses, mohon di komen dan di like. Thanks for reading.
YOU ARE READING
Story of Benyamin
Romanceini kisah perjalanan cinta dan hidup seorang anak Broken home.
