Minggu, 25 September 2016
Pukul 04.30 - 05.50
Aku mengalami hadirat Tuhan yang luar biasa. Saat itu aku bangun jam setengah lima tanpa menggunakan alarm, seakan - akan ada yang membangunkanku. Lalu, aku diam sejenak dan pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil. Sesudah itu aku merapel saat teduhku yang sudah bolong dua hari. Mulai jam setengah lima sampai jam lima pagi, aku bersaat teduh. Sangat singkat waktunya.
Saat ini aku mengikuti SPK Pemenang ( Saya Pengikut kristus Pemenang ) - ( Pelajaran pertama ), dan katanya setiap orang bisa mengalami hadirat Tuhan, dijamin 100%. Aku ingin membuktikannya. Setelah selesai bersaat teduh, aku bermaksud mengambil buku karena besok ada PTS ( Penilaian Tengah Semester ). Sebelum aku membuka pintu kamar, aku berubah pikiran. Aku melihat ada sebuah gitar klasik yang berstiker 'Protected by : Holy Spirit' dan 'Amazing Love From Jesus!'. Ditengah - tengah perubahan itu, aku memainkannya. Lagu ' Saat Pagi Kudatang Lagi', menjadi lagu pengantarku pada Tuhan. Entah mengapa saat aku bernyanyi dan memainkannya, satu per satu air mataku turun membasahi pipiku. Sebelumnya aku juga pernah seperti ini. Tapi aku belum bisa membayangkan Tuhan seperti nyata dalam kehidupanku. Dan aku ingin seperti itu. Setelah selesai bernyanyi, kini aku mengucap syukur pada Tuhan atas apa yang telah Ia lakukan padaku. Ini bukan kali pertamanya aku mengucao syukur. Bersyukur untuk sekolahku, entah mengapa aku mulai melihat satu per satu Karya Tuhan dalam hidupku. Yang dulunya aku 'nggak' bisa mengontrol emosiku, kini aku bisa mengatasinya. Aku juga tidak terbayang aku bisa menjadi pengurus PD ( Persekutuan Doa ) yang diadakan setiap jum'at siang dan Doa Pagi setiap selasa - jum'at pagi. Yang awalnya aku 'nggak' berani 'ngomong' di depan kelas dan ke guru, kini aku berani. Ya begitulah aku mengucap syukur padaNya. Aku salah sangka terhadap sekolah ini. Tapi dari sini Tuhan mulai menyatakan KaryaNya. Lalu aku juga berdoa untuk PTSku besok, Bahasa Indonesia dan Agama. Dan saat aku berdoa untuk itu, mulutku berbicara tentang Dia. Aku ingin Dia berada di sampingku saat aku mengerjakannya. Dan ini yang aku sampaikan padaNya.
"Tuhan ini aku, anakMu. Aku ingin Kau sendiri yang menolongku saat aku mengerjakannya."
Dalam hatiku, aku ingin Tuhan secara muncul dan duduk bersamaku saat aku mengerjakannya. Dan ini permintaanku pada Tuhan.
" AnakKu, Aku ini Bapamu, apa yang engkau minta dalam namaKu, pasti akan Aku turuti. Aku berjanji Aku akan bersamu saat engkau mengerjakannya."
YOU ARE READING
With Him
AdventureCerita ini tentang perjalanan dengan seseorang yang sangat baik. Pribadi ini tidak pernah meninggalkan seseorang sekalipun. Ia sangat setia
