Another World

686 27 11
                                        

Namaku Leyya,aku duduk di bangku kelas dua sekolah menengah atas,aku hidup di tengah tengah keluarga yang serba kekurangan,ayahku hanya penarik becak dan ibuku keliling kampung menjual gorengan,aku hanyalah anak biasa yang tidak berbeda dengan jutaan anak lain di luar sana,tetapi aku selalu menjadi penghibur kedua orang tuaku dengan tawa dan senyumanku.
Disekolah aku memiliki sahabat yang selalu ada di saat susah dan senang,mereka Dinda,Rara,Maura,dan Dera,merekalah alasan kenapa aku selalu kuat menjalani hidupku yang serba kekurangan.
Aku senang menyendiri di kamar,baik membaca,mengerjakan pr dan lain lain.
Aku lebih banyak melakukan kegiatan di kamar dibandingkan di ruang keluarga,bahkan aku jarang sekali berkomunikasi dengan orang tuaku.
Malam ini seperti biasanya,aku mengerjakan pr dan belajar di kamarku,aku menghafal dan bercakap cakap sendiri lalu tanpa sengaja kutunjuk sebuah benda dengan jari telunjukku,jariku mengarah ke arah lain tapi benda yang kutunjuk melayang dan mengikuti arah jari telunjukku kemanapun aku arahkan.
Aku sendiripun tidak mengerti atas kejadian aneh ini,ini seperti sihir.
aku takut,terkejut,aneh,dan hanya terpaku memikirkan hal yang terjadi,apakah ini mimpi ataukah hanya khayalan belaka..
Keesokan harinya aku menceritakan hal ganjil yang terjadi semalam kepada empat sahabatku,tapi mereka tidak percaya apa yang aku katakan aku ingin membuat mereka percaya sehingga aku mencoba membuktikannya dengan mencoba mengarahkan dan menunjuk menggunakan jari telunjukku ke arah pensil yang ada di mejaku dan mencoba mengangkatnya,tapi aku tidak bisa mengangkatnya "ini aneh tadi malam aku bisa mengangkatnya" seruku.Keempat sahabatku tidak percaya karena aku memang benar benar tidak bisa mengangkatnya.
Ketika malam,rasa penasaranku tak dapat ku tahan aku mencobanya dan berhasil,ketika aku sedang mencobanya seketika ada bayangan hitam yang besar tiba tiba disampingku,aku berkeringat dingin,bulu kudukku naik,seolah ingin menjerit tapi tak bisa,aku terpakku tak dapat melakukan apa apa.
Sosok itu menyapaku "hai,gadis kecil jangan takut aku datang kesini berniat baik padamu".Dia ternyata wanita cantik dan manis dengan senyumannya.
"siapa kau,apa yang kau inginkan dariku?" tanyaku gugup. "kamu tenang saja gadis kecil aku kesini hanya ingin menjemputmu untuk pulang" jawabnya lembut.Aku terkejut tidak tau apa maksudnya,ini kan rumahku,apakah pulang maksudnya mati,tapi aku tidak mau mati.
Aku lalu memegang erat sapu yang ada di kamarku bersiap jika ia ingin menyerangku."pergi dari kamarku sebelum kupukul"seruku."tunggu adik kecil biar kujelaskan"seru perempuan misterius itu.
"Gadis kecil,ini bukanlah rumahmu,ini bukanlah duniamu,duniamu sama dengan duniaku yaitu di Magic Land,kamu pasti bingungkan mengapa kamu bisa memindahkan benda benda dengan jarimu,bahkan sebenarnya kau bisa terbang dan menghilang,tapi kau belum tau akan hal itu..itu karena kamu bukan manusia dari dunia ini,ayo pulanglah ke duniamu yang asli".Jelas wanita itu
"Tapi kenapa aku tidak dapat melakukannya di sekolah?"Tanyaku."itu karena jika kamu menunjukannya Magic Land akan terbongkar,sedangkan manusia tidak boleh ada yang tau tentang Magic Land"Jelasnya.
"Tapi aku tidak mau,ini rumahku,disini duniaku dan aku tidak mau meninggalkannya"Jawabku dengan lancang."apa kau betah dengan keadaan miskin di dunia ini,jika kau ikut denganku kau tidak akan menderita seperti ini!"wanita itu wajahnya berubah seram ketika marah dan membuatku takut".Aku tidak berani menjawab apapun karena takut.
"Aku akan datang lagi besok malam dan jika kamu masih tidak mau ikut pulang denganku,terpaksa aku harus kasar padamu!"wanita itu membentakku dengan keras lalu meninggalkanku dengan membuat pusaran hitam lalu menghilang."aku terpaku,jantungku berdebar debar,sapu dari tanganku jatuh.
Aku penasaran dengan apa yang wanita itu katakan,aku membuktikannya dengan cara mencoba loncat dari tempat tidurku,aku terkejut aku benar benar terbang,ternyata wanita itu benar,aku juga penasaran apakah aku benar benar menghilang dengan asal mencoba aku katakan "hilang"aku melihatnya dikaca dan diriku benar benar menghilang.Sekarang aku bingung bagaimana caraku mengembalikannya.Aku mencobanya dengan asal mengatakan "terlihat" ketika aku kembali melihat dikaca diriku kembali dengan utuh,ternyata kata kata asalku benar terjadi dan wanita itu ternyata benar,malam itu aku mulai berfikir apakah aku benar benar dari dunia yang lain,lalu apakah ayah ibuku juga berasal dari dunia yang lain,apakah aku memang seharusnya tidak berada disini,dan apakah aku harus ikut dengan wanita misterius itu dengan segala ketidaktahuanku,lalu bagaimana dengan orang tuaku apakah mereka tau akan hal ini,beribu ribu pertanyaan terbendung di kepalaku.
Keesokan harinya aku tidak mau menceritakannya lagi kepada siapapun karena wanita misterius itu berkata bahwa aku tidak boleh menceritakannya kepada siapapun.
Ketika malam tiba aku takut wanita itu datang lagi dan memaksaku ikut dengannya,tapi aku punya prinsip dalam diriku bahwa aku tidak akan ikut dengannya aku harus melawan karena disinilah duniaku dan disinilah rumahku.
Bayangan hitam itu datang lagi dan menyapaku "ayo gadis kecil kita pindah dari dunia ini ke duniamu yang sebenarnya".Aku tidak berani menolak dan tidak berani menjawab,wanita itu membuat pusaran hitam dan menyuruhku masuk kedalamnya "masuklah" suruhnya."jika aku masuk kesana apa aku bisa kembali ke dunia ini?"tanyaku."apa hahaha kamu bercanda,itu kan rumahmu,sekali kamu disana tetap disana selamanya"serunya.
kini aku menjawab dengan lembut "maaf ini duniaku dan aku tidak mau meninggalkannya"."Tidaakk kau harus masuk kesana,pulanglah tinggalkan dunia ini,kau akan miskin terus menerus jika tetap di dunia ini!" Wanita itu kembali membentakku."tidak aku tidak mau,aku tidak peduli walaupun miskin,aku tidak mau meninggalkan dunia ini!" Aku mulai berani untuk melawannya.
Wanita itu mendorongku ke arah pusaran hitam,aku menahan dengan sekuat tenaga,semua uratku keluar,tiba tiba suara pintu kamar terbuka,ternyata keempat sahabatku,mereka terkejut melihatku didorong oleh wanita misterius ke pusaran hitam."tolong aku teman teman"teriakku
"Kalian tidak akan dapat menolong teman kalian,kalian hanya makhluk bumi yang lemah dan tidak memiliki kekuatan dan tidak dapat menandingiku!"teriaknya.Tetapi temanku tetap berusaha menarikku sekuat tenaga.
Tiba tiba datang bayangan seperti bayangan pertama yang aku lihat.
"Hentikan Tarin,lepaskan dia,jangan paksa dia!"seru wanita yang baru datang dari bayangan tadi.
"Tidak dia harus ikut ke Magic Land dan disanalah dunianya"
Seru wanita misterius itu yang ternyata namanya adalah Tarin."Lepaskan mereka!" Seru wanita misterius yang baru datang itu sambil menunjukkan telunjuknya ke arah Tarin dan mengeluarkan cahaya,tiba tiba Tarin berteriak dan masuk ke pusaran hitam itu lalu mengilang,suasana kamar sunyi seketika.
"Tadi itu Tarin,dia adalah penjahat di dunia Magic Land,semua membencinya dan dia sama sekali tidak memiliki teman,dan sebenarnya kamu itu tidak memiliki kekuatan,Tarinlah yang memberikannya"seru wanita itu.
"Lalu kenapa dia memberikannya padaku?"tanyaku kepada wanita itu
"Itu karena ia ingin meyakinkan kalau kamu dari Magic Land dan mengajakmu kesana untuk menjadi teman jahatnya"jelasnya
"Apakah Tarin akan kembali kesini lagi?"tanyaku
"Tidak,dia sudah aku masukkan ke dunia Magic Land yang paling dalam dan dia tidak akan pernah kembali,dan kekuatanmu yang Tarin berikan sekarang hilang"jelasnya
Aku lalu mencoba semua kekutanku,dan benar benar hilang."terimakasih atas bantuannya,aku sangaat berterima kasih"aku berlutut kepada wanita itu.
Dia lalu membantukku berdiri
"Tidak usah berterima kasih,ini memang sudah keharusanku membasmi kejahatan agar Magic Land tetap aman"sahutnya
"Oh iya namamu siapa?"tanyaku
"Namaku Letta,aku harus segera pergi gadis kecil ada urusan lain di Magic Land yang harus aku selesaikan,ingat jangan pernah ceritakan tentang kejadian ini kepada siapapun,ini hanya menjadi rahasia kalian berlima,senang bertemu dengan kalian"sahutnya
"Baiklah letta sekali lagi terimakasih,kita berjanji untuk tidak membicarakan ini kepada siapapun"sahutku.Wanita yang bernama Letta itu tersenyum lalu menghilang melalui pusaran tetapi pusaran itu berbeda dari pusaran Tarin,pusaran Letta berwarna putih.
"Leyya,kita janji tidak akan menceritakan ini semua kepada siapapun,dan kami senang akhirnya kamu tidak jadi ikut dengan Tarin ke dunia itu"sahut Dinda disertai anggukan Rara,Maura,dan Dera tanda setuju.
"Terima kasih juga untuk kalian,kalian membantuku sekuat tenaga melawan Tarin,dan aku juga selamat karena kalian"sahutku sambil menangis terharu disertai tangisan mereka,dan kejadian ini akan menjadi rahasia kita berlima"sahutku.
Lalu kami berpelukan sambil menangis bahagia.

CERITANYA AKAN BERLANJUT KALAU AUTHOR ADA WAKTU BUAT NERUSIN,
SO,IKUTIN TERUS YA

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 12, 2017 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Another WorldTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang