Berawal dari saat pertama aku memandangnya, Allah telah menurunkan kesucian cinta didalam hatiku. dari mulai kagum hingga menjadi jatuh hati.
Sebenarnya kalau dikatakan kagum awalnya aku tidak mengaguminya sama sekali, tingkahnya yang pecicilan dan gemar menggoda wanita membuatku risih saat melihatnya.
entah... Sejak kapan pandanganku ini selalu tertuju padanya, mungkin pada saat awal pertama aku masuk sekolah. Tepatnya pada hari pertma disekolah dan saat jam istirahat aku ingin pergi ke kanti, dan pada saat itu juga aku hampir saja menabraknya.
" Maaf, gak sengaja ". Aku memang tidak sengaja menabraknya.
"Subhaanallah." Dia hanya menjawab satu kata dan pergi meninggalkanku.
mungkin dari situ aku mulai merasa ada yang lain dalam hatiku, perasaanku mulai campur aduk, entah bagaimana aku harus menyikapinya, aku hanya bisa diam memandanginya dari kejauhan dan setelahnya aku terus membayangkannya.
hingga pada akhirnya temanku tau bahwa aku diam diam mulai memandangnya
" Hei, Wati kamu tuh ngeliatin siapa sih ? dari tadi bengong aja ?". tanya sabil temanku
" Apa sih, aku gak ngeliatin apa apa kok " jawabku
" Kamu ngeliatin dia ya ?? huuu kamu suka ya sama kakak kelas yang itu ?".
" Apaan sih, siapa yang suka juga."
" Ciee, mukanya jadi merah gitu " . sabil terus saja meledekku
" Siapa coba yang suka sama orang pecicilan kayak dia "
" Loh kok kamu tau dia pecicilan, ciee tauu"
"Terserah kamu deh yaaaaa." aku pergi meninggalkan sabil menuju kelas
" Wati tungguin dongg !!"Sabil berlari mengejarku, dia selalu saja meledekku dengan gurauannya yang terkadang membuatku menjadi marah.
" Bisa gak sih kamu tuh jangan ngeledek aku mulu ?". Sentakku
" Gak bisa kalo belum ditraktir seblak sama es mambo " ejeknya
" Apaan sih bil ? Kamu tuh hobinya bikin aku bete aja deh ?"
" Iyalah, kan kalo kamu bete aku bisa ditraktir seblak atau es mambo "
"Kalo mau seblak sama es mambo pacaran aja sana sama yang jualan, biar puas sekalian".
" Dih jangan marah gitu dong, mau gak aku tanyain nama dia siapa ?"
" Kamu jangan macem macem ya " ancamku
" Eh Reza sini deh, gw mau nanya sama lo " sabil memanggil salah seorang temanku
" Iyadeh aku traktir es mambo, tapi jangan bilang dong " . aku berusaha membujuknya
" Woles aja kalii"
"Ada apaan sih sabil, udah tau gue sibuk". jawab reza
"sok sibuk lo, eh mau nanya dong. Kakak kelas yang diluar itu namaya siapa ?". Menunjuk kearah luar
" oh itu yang pecicilan itu ?"
"iyaa, siapa namanya?" reflek aku menanyakan namanya pada reza
"Ciee wati lo naksir ya sama dia " ejeknya
"Apaan sih orang nanya doang"
"Kasih tau aja deh , lama banget sih" sentak sabil
"Lo juga suka ya bil ?" ejek reza kembali
"Okeh gw kasih tau, namanya Ocha. udah puaskan? kalo udah gw pergi dulu, lagi sibuk nih". Reza pergi meninggalkan dan sabil.
"Gihh sana pergi yang jauh" ledek sabil.
" Kamu kenapa sih wat ?" tanya sabil padaku saat dia melihat ada kecemasan dalam wajahku
"Kamu tuh gimana sih, ya aku cemas lah, aku takut si reza bakalan bilang ke kak Ocha kalo aku tuh suka sama dia ". tanpa sadar aku mengucapkan kata kata itu
"ciee, tuhkan bener apa firasat aku, kamu suka kan sama dia ?"
"eh..eh.. hmm maksud aku tuh.." aku coba membantah dengan gugup
"udahlah gak papa kok, wajar kali kalo kamu tuh suka sama cowo, asal jangan suka sama cewe aja, itu baru bahaya ".
"Tapi janji ya jangan bilang ini kesiapapun " pintaku
"sipp, tenang aja gini gini kamu temenku, masa iya aku setega itu sama kamu".
Seperti biasa sebelum aku pulang aku menunggu dijemput Mamah kesayanganku yang rela dan sabar mengatarku kamanpun aku mau pergi, tak sengaja aku melihat Kak Ocha sedang menggoda perempuan , perempuan itupun senang digoda oleh Kak Ocha seakan akan diantara mereka mempunyai suatu hubungan .
Namun hatiku berkata "kejarlah dia, Jangan hiraukan siapapun".
dari situ aku mulai yakin bahwa dia memang pilihanku, aku mulai berharap dialah yang akan menjadi jodohku. semoga itu terwujud
Plese Comentnya yang bersifat membangun agar selanjutnya lebih baik lagi, semoga penggalan pengalaman ini dapat bermanfaat.
#ISLAMI ini baru part 1
YOU ARE READING
Karena Dia Dan Untuk dia
SpiritualTatkala Hati mulai dipenuhi benih benih kesucian cinta Tatkala Otak mulai dipenuhi namanya Tatkala fikiran mulai selalu memikirkannya Tatkala Allah mulai cemburu padaku karena dia telah menggantikan posisi allah sang rabbku Tatkala Allah mulai menja...
