.
"Aku pulang!!"Remaja cantik itu memasuki rumahnya dengan wajah ceria,ia masuk sambil mencari cari ayah dan kedua adiknya
"Kakak!"Remaja itu semakin gembira saat saudarinya mengampiri dan memeluknya. dengan kerinduan
"Hei,aku tidak selama itu pergi"ia sejajarkan tubuhnya dengan orang yang memelukknya,ia mengelus pipi halus saudarinya dengan lembut
"Tidak,bahkan lebih lama"ia kembali memeluk saudarinya dengan kebahagiaan
"Nishe!"Lelaki yang mulai lanjut usia mendatangi remaja itu dengan senyum kebahagian
Nishe(Radienca Dienzy Mikeyla) adalah nama panggilan anak remaja itu,seorang remaja yang sangat cantik dan jenius,umurnya baru sekitar 18 tahun tetapi sudah lulus S1 di Taiwan,tingginya sekitar 1.78.
"Ayolah Ayah,Biea,aku hanya pergi selama 3 tahun"Nishe memutar bola mantanya dan menghela nafas melihat tingkah Ayahnya(Mild Dienzy Kingcurse) dan adik kedunya Biea(Flourossi Dienzy Gheam)
"Istirahatlah nak"kata Mild dan pergi ke dapur untuk menyiapkan makan siang,diikuti oleh Biea di belakangnya.
Nishe naik ke tangga dan menuju ke kamarnya.
Radienca POV
Hah~,aku merebahkan tubuhku di atas kasur kingsize ku,sudah lama aku tidak tidur di bad yang empuk ini,aku baru pulang dari lulusan kuliahku dengan nilai sempurna,aku ingin melanjutkan kuliahku S2 di Hongkong katanya itu negara terpintar jadi aku bertekat untuk belajar di sana,tapi sebelum itu aku akan istirahat selama 1 tahun atau lebih.
Aku merapikan barang barangku,setelah selesai aku mandi sepuasnya,saat ku pilih baju untuk hari ini, ponsel ku berbunyi,segera aku mengambilnya di tas ransel ku lalu kulihat nama yang tertera di sana.
Alex!
Segera aku angkat panggilan dari sahabat masa kecil ku itu Alex Houley Carvajal,umurnya sekitar 19 tahun,tinginya sekitar 1.80,pria tampan dengan tubuh sixpack ia adalah idaman semua wanita,tapi tidak dengan ku.
" Halo.."
"Hei,kita berjumpa di taman biasa yakh by"
"H-e..."
Aku menggeram kesal saat Alex mematikan ponselnya,aku menaruh ponselku di bad dan kembali lagi ke lemari untuk memilih baju ku hari ini,mata dan tangan ku sibuk mencari,akhirnya aku memilih hotpants warna hijau dan baju tanpa lengan berwarna putih,aku mengenakanya dan juga mengenakan rompi kecil untuk menutupi lengan ku,aku mengambil ponsel lalu berjalan menuruni tangga tangga.
Tunggu!,aku mencoba mengingat sesuatu,aku lupa belum menyapa adik pertamaku namanya Alice Dienzy Patriciana ,keluargaku memanggil nya dengan nama 'Aloe',aku masuk kemarnya dan melihat kamar bercat Brown di hiasi lukisan yang di buat oleh Aloe
"Aloe!"Panggil ku ketika kulihat ia sedang melukis di kamar,Aloe ia saudari ku yang pertama,ia seorang yang sangat pendiam dan cuek,umur Aloe masih 15 tahun,hobby Aloe melukis dan menghabiskan waktu untuk kepentingan dirinya sendiri.
"Hei,apa kabarmu Aloe"aku menghampiri dan berdiri di sampingnya
"Baik"jawab Aloe tetap fokus dengan lukisan yang dibuatnya,aku menatap punggung Aloe saat ia berjalan ke lemari khusus lukisanya dan mengambilkan sebuah lukisan yang terbungkus kain.
"Ini"Aloe menyerahkanya pada ku
"Untuk ku?"Aku menatap bingung,biasanya Aloe selalu pelit setiap yang bersangkutan dengan lukisanya
"Hadiah untuk kakak,selama ini tidak merayakannya dengan kami"kata Aloe,aku mengambilnya dan membuka penutup lukisan itu saat ku buka isinya adalah GAMBAR WAJAHKU! Aku sempat tak percaya ternyata orang yang membuatku sangat sebal ternyata sangat memperhatikanku,aku memeluk Aloe dengan kasih sayang
".....!"Aloe menatap tajam kepadaku ketika aku melepaskan pelukanya
"Iya!maaf lukisan mu,aku tahu dan By!"Aku meninggalkan Aloe di kamarnya dengan membawa lukisan ku dan menaruhnya di kamarku.
Ku kendarai mobil Bugatti Vyron silver miliku dan menuju Taman yang biasa ku datangi bersama Alex,setelah sampai, ku parkirkan di dekat taman dan berjalan mendekati Alex yang sedang duduk melamun di ayunan tunggal,ku hampiri Alex,sekilas Alex menatap ku malas
"Lama!"Kata Alex dan menatapku lagi
"Sorry nih,tadi lagi nyapa Alice"kataku mencoba mencairkan suasana,dan duduk di sebelah Alex
Dari jauh sana kulihat gadis gadis kecentilan mulai mendekati kami dan berjalan ke arah Alex.
"Anu,boleh kenalan gk?"Tanya seorang gadis,aku menatap Alex yang sedang menatap keempat gadis gadis jalang itu
"Hei,aku Diens" kata salah satu gadis mendekati Alex,kutatap depan tidak peduli dengan mereka
"Mau gk pacaran sama aku,aku masih single loh"
"Ih,gk usah sama aku aja!"Ku dengarkan percakapan mereka,merasa bosan aku berdiri saat ingin berjalan satu langkah
APA INI!
Sebuah tangan kekar melingkar di pinggang ku!,ku tatap Alex dengan tatapan maut!
"Gua udah punya gebetan"kata Alex dan menarikku dari gadis gadis kecentilan yang baru saja menggodanya.
"Alex!"Aku mencoba melepaskan tangan kekar milik Alex
"Hm...?"Kata Alex dengan senyuman
'Ish!Bahaya' batinku,aku terus berusaha,mencubit,memukul,menepuk tapi apa daya~
"Lepasin.."Kata ku lelah,ku rasakan tangan Alex mulai lepas,aku menatap Alex sedikit mengkerutkan dahi ku
"Kenapa?"Tanya ku dan menatap Alex
"Siapa dia?"Tanya Alex dan menatap pria di depanya,segera ku menatap pria yang yang di tunjuk Alex
"Oh~,dia teman kuliahku saat di Taiwan"jawab ku dan mengayunkan tangan ku kearah pria itu
"hai Daniel"sapa ku saat Daniel menghampiri kami
APA LAGI SIH ALEX!!!
Ku rasakan lagi tangan Alex melingkar di pinggang ku,aku menghela nafas dan melihat lagi
Kenapa?
YOU ARE READING
Caution When It Comes Love
WerewolfHari yang selalu di lalui sempurna Ketika cinta datang dan membuatmu bahagia tetapi kau juga mengalami takdir buruk yang akan menghancurkan cintamu Penyihir? Ya,penyihir itulah sosok seorang Radienca,si wanita cantik namun di balik dirinya yang bai...
