Diandra misah misuh dalam hati,orang yg dia tunggu sejak 1 jam yg lalu tak kunjung menunjukkan batang hidungnya.
Dia semakin kesal namun dia tetap bersikukuh menunggu nyaa dilihatnya jam dipergelangan tangannya berkali -kali sudah pukul 14.00 artinya ini sudah 1,5 jam dia menunggu dave. ini sudah ke 3 kalinya dave selalu datang terlambat entah alasan apa lagi yang akan dia buat.
Sebuah motor berhenti dipinggir jalan dan menghampiri Diandra, Diandra melihat sinis kearah Dave
"Sorry gw telat die tadi-"
"Tadi apa? Macet? Hujan? Basi. Kebiasaan lo tuh ya ngaret!"
Diandra sudah muak dengan kata-kata yang disusun, dirancang oleh dave.
Dave hanya terdiam kaku, mulutnya seperti ingin berkata sesuatu namun kelu yg ia rasakan.
Diandra pun melihat kearah cowo itu cowo yg sudah menemaninya selama 3 tahun namun kali ini sungguh diandra tak ingin memaafkannya karena pasti insiden ini aku berulang lagi.
"Maafin gue di, gw emang selalu terlambat pas hari jadi kita" kata Dave
"Bilang aja ya lo gapernah inget sama hari anniversary kita!" Emosi diandra memuncak menjadi-jadi.
Dia tak habis pikir aniv ke-3 nya terulang sama seperti aniv tahun 1 dan 2 .
Dave enggan untuk berkomentar, handphone disaku jaket nya bergetar namun Dave tak mengangkatnya itu pasti dari cewek itu.
" gue mau kita putus" ucap Dave santai
Diandra tersontak kaget mendengar kata yg diucapkan Dave mungkin ini hanya akal-akalan dave untuk mencairkan suasana atau dia sedang mengerjai yg nantinya akan memberi surprise? karena hari ini hari jadinya? Namun kata-kata dave terdengar sangat santai namun serius dan menyakitkan.
"Maksud lo apa?lo ga serius kan dave? Lo becanda kan? " ucap Diandra meminta kepastian
"Gue nggak becanda, gue serius. Gue mau akhirin aja hubungan ini"
" Tapi kenapa? Apa karena sikap gue tadi?" Diandra terus menatap matanya kearah dave. Mata diandra kini memerah.
"bukan, ini ga ada hubungannya sama kejadian sekarang. lo nggak perlu tau alasannya. Pokonya kita putus, jangan lagi lo hubungin gue anggap aja kita nggak pernah ketemu dan nggak pernah kenal sekalipun"
dave berbicara tegas namun dalam hatinya dia tidak tega mengatakan pada diandra gadis yg sangat ia cintai.
" tapi dave... dave .... dave" panggil Diandra sembari teriak dan tetesan air mata itu pun jatuh.
dave pun langsung pergi meninggalkan diandra yg sedari tadi memanggil namanya dia tak menghiraukan Diandra , dave pun menaikin motornya dan pergi meninggalkan Diandra begitu saja.
Seperti dipukul godam, tubuh Diandra melemas dia pun menangis. Dia masih bingung kenapa Dave mengatakan "putus" baginya ini teka-teki yang harus ia pecahkan sendirian.
Diandra menangis sejadi-jadinya tak menyangka jika Dave tega memutuskan hubungannya pada saat hari anniversary nya.
"Dave lo brengsek" teriak Diandra sambil terisak-isak
Hai pembaca setia wattpad,semoga kalian suka sama ceritaku ya ini terbilang masih awal sih hehe makanya part nya dibuat sedikit 😀. Mohon vote dan komentar nya 🙏
Thanks😘
YOU ARE READING
MINE
RomanceSaat hati tersakiti oleh orang yang dicintai tanpa sebuah alasan. Namun rencana Tuhan lebih indah Dia segera menghadirkan seseorang yang pantas untuk kita Diandra "Gue nggak tahu caranya move on sehingga kenangan gue sama dia itu sulit dilupakan nam...
