Edges

12 0 0
                                        

Dentingan bel membuatnya semakin terpacu. Etika tengok kanan kiri ia lewatkan meski nyawa taruhannya. Tak ada yang lebih penting dibandingkan hari ini, saat ini.

Meski langkahnya terseok-seok, sungguh tidak pantas jika ia menggantungkan harapannya pada sebuah kursi beroda. Niatnya mengalahkan segala rasa sakit dan ngilu dalam setiap langkahnya.

Pintu terbuka. Semuanya diam membisu, penuh khidmat. Belum terlambat, serunya dalam hati. Ia hanya perlu berjalan beberapa langkah dan meneriakkan satu kata yang merupakan keinginan sebagian besar orang dalam ruangan itu.

Silahkan mencium pengantinmu, seru pria berjubah hitam.

Seketika dirinya terhanyut dalam bayangan pria tersebut. Wajahnya mencium karpet yang sudah dilewati puluhan bahkan ratusan pasangan. Tanpa pernah menjadi salah satu dari mereka.

Untuk Diana yang mencinta hingga akhir hayatnya.

REMAHDonde viven las historias. Descúbrelo ahora