Terlihat disebuah rumah Mewah bernuansa Eropa seorang gadis cantik dengan pakaian ala Geng montor.
" Yak.. Auva! Kau mau pergi kemana malam-malam begini eoh?" Tanya Clarya, Saudari Auva
" Ketempat biasa" Jawab Auva santai, membuat Clarya kesal
" Aigo, Ini sudah hampir tengah malam Auva..." Ucap Clarya berusaha bersabar
" Tapi Cla, Aku kesana juga untuk menjemput Helena" Mau tidak mau Auva harus mengunakan alasan yang satu ini
"HAH, Jadi Helena sekarang juga tidak ada dirumah? Ta.. Tapi tadi aku sempat kekamarnya dan kulihat dia tidur.." Clarya tak percaya pada Alasan yang Auva berikan.
"Aku serius, Pasti tadi yang kamu lihat itu guling yang dibalut selimut. Pfft.. Hahaha.. Aku gak percaya kalau kamu dengan mudahnya dibohongi dengan taktik anak kecil seperti itu..." Ejek Auva yang masih menahan tawa
"Joyonghan!" Ucap Clarya dengan nada tinggi.
"Hpm.. Oke, Akan kuijinkan tapi setelah kau sampai disana dan menemukan Helena. Kalian berdua harus pulang!" Akhirnya dengan berat hati Clarya mengijinkan Auva pergi.
" Hpm" Jawab Auva singkat, Lalu menaiki Montor besarnya dan pergi menuju tempat yang akan ditujunya.
_Istana Pearce_
Tepatnya diRuang keluarga Kerajaan....
"Hush... Kenapa Papa menyuruh Kita semua berkumpul diruang keluarga?" Tanya Hyoyeon kepada Fheifei dengan bertelephaty.
" Mana kutau" Fheifei menaikan kedua bahunya, tanda tak tau.
" Baik, Apa semua anggota kerajaan sudah berkumpul disini?" Tanya Sang raja dengan nada tegas, diangguki oleh sang Ratu
'' Aku akan mengatakan suatu hal penting kepada kalian.." Terlihat Raja Pearce menghela nafas panjang.
" Ini tentang perjodohan Brayan dengan Putri dari kerajaan Valeri'e" Lanjut Raja Pearce, membuat semuanya terkejut terutama Brayan.
" Pa, ini hidupku jangan mencampuri hidupku!" Tolak Brayan dengan nada penuh kemarahan.
" Tidak ada gunanya kau marah atau menolaknya, karna kmakan kupastikan kalian berdua akan bersatu. Sebaiknya kau menikmati hari-harimu sebelum Putri itu ditemukan diDunia manusia" Lanjut Raja Pearce, membuat anak-anaknya terkejut.
" Apa maksud Papa? Apa Putri dari kerajaan Vareli'e itu berasal dari bangsa manusia?!" Tanya Hyoyeon
" Sayangnya begitu.. Semoga dia cepat ditemukan dan dapat menjadi dirinya kembali (Dracula) dalam waktu dekat ini" Jawab Raja Pearce, dianguki Ratu Marla.
" Apa kau mulai GILA?!" Tanya Brayan penuh penekanan pada kata 'GILA'.
"Papa, Tahu tapi ini juga demi kebaikanmu dan keluarga ini.." Terang Raja Pearce
" Untuk kebaikanku dan keluarga ini? Bukankah ini hanya untuk memperbanyak wilayah kekuasaan" Sangkal Brayan dengan nada sinis.
"Tapi Pa, bukankah ini terlalu mendadak untuk kita beritahukan sekarang..." Ratu Marla kini mulai menengahi
" Tidak, kurasa Ini saat yang tepat. Lagipula kau sebelumnya sudah sangat antusias'kan?" Pertanyaan Raja Pearce membuat sang Ratu tersenyum
" Ya" Jawabnya kemudian
" Cih.. Jika aku bilang tidak ya tidak! Jangan mencampuri hidupku lagi Pa.." Ucap Brayan sinis, Sebelum pergi keluar ruangan itu diikuti ke-3 Saudaranya.
-Diruang penyimpanan bawah tanah kerajaan-
"Brayan Oppa, Kau dan yang lain ingin pergi kemana?" Tanya Fheifei kepada ke-4 kakak laki-lakinya ysng hendak pergi mengunakan mobil-mobil mereka.
"Bersenang-senang, melepaskan hawa nafsu. Kalian mau ikut?" Tanya Brayan, membuat keduanya dengan cepat mengelengkan kepala.
"Yasudah.." Brayan lalu masuk kedalam mobilnya, Brayan pun mengemudikan mobilnya menuju keluar perbatasan diikuti Daniel, Jinsu dan Yunho dengan mobil mereka masing-masing.
Dan ke-4 mobil mewah itu berhenti disebuah Gang kecil yang mungkin tidak terlalu diketahui masyarakat kota Seoul.
"Hari ini kita akan minum sepuasnya.." Celetuk Yunho.
"Ayo!" Ucap Brayan Dianguki ke-3 saudaranya, Dan sedetik kemudian mereka pun menghilang ditelan gelapnya malam.
- (Pukul 12.45) Alun² Balai kota yang ada diSeoul-
"Hpm.. Ada sekitar 82 namja dan 28 yeoja yang ada ditempat ini dan semuanya memiliki aroma yang lezat" Daniel menghirup dalam-dalam bau para manusia-manusia dihadapannya.
"Ayo, Serang mereka.." Brayan memberi komando, dan dalam sekejap tempat itu sudah menjadi lautan darah. Kini hanya tersisa 4 yeoja dan 4 orang namja, Dan keempat-empatnya sama sekali tidak bisa mengerakan anggota tubuhnya bahkan berteriak
YOU ARE READING
Dracula?
VampireBagaimana jika kalian tanpa sengaja melihat 4 laki-laki (namja) tampan sedang menghabisi 100 manusia dalam hitungan detik, dan seketika tempat itu menjadi lautan darah dipenuhi jasad-jasad manusia. Dan sialnya salah satu dari mereka mencium kehadir...
