Bertolak belakang memang sulit,bertolak belakang memang menyedihkan,bertolak belakang memang aneh tapi,semua yang bertolak belakang,pasti memiliki angkat derajat yang sama.Ingatlah.
***
Kinan menyusuri trotoar sepi,mengulang kembali cerita hidupnya.Sudah 10 menit ia berjalan,melawan sejuknya pagi.Sekolahnya terletak di ujung jalan,tepat setelah perempatan alun-alun kota.Ia anak lugu,rajin nan pintar yang disempurnakan dengan kacamata nya yang bertakhta di hidungnya.
Ia belum mengenal apa itu rasa.
"Hai kin,mau bareng?" Saat ia ingin melintasi alun-alun kota,Anka,classmate nya menyapa.Menggunakan sepeda nya,bersedia menunggu Kinan menerima tumpangannya.
"Eh,kirain siapa,Hm...boleh deh"
"Sip,yuk naik"Anka dengan senang hati memberikan tempat untuk Kinan memutar ulang memori menyedihkan itu.
"Kin,ntar kita duduk bareng ya,gue bosen sendiri...di pojokan lagi,biasanya kan kalo di pojokan tempat bedebah melakukan aksinya"
"Jaman bedebah?oh ayolah Anka teknologi canggih tradisional ku" bergumam dalam hati,sedikit tertawa mendengar celotehan teman barunya itu
"Ya Anka,duduk di samping gue aja kapan pun lo mau"
Mereka baru berteman sejak 1 bulan terakhir ini.Memang.Mereka murid baru di SMP Ar-Rahman ini.Sejak Masa Pengenalan,mereka memang sudah akrab sekali.
Haiii!!!
New story nih!!!
Jangan lupa tinggalin vote sama comment yaa...
🙋
