Tuhan, aku penat.

192 2 0
                                        

"Pandang langit lalu berbisik Tuhan, aku penat"

Ya, penat.
Penat mencipta bahagia diatas derita sendiri.
Ya, penat.
Penat mengukir senyuman diatas kesedihan sendiri.
Ya, penat.
Penat untuk berpura-pura "tak apa, aku okay" walaupun hati dah hancur berkecai dek jiwa yang sudah lama ditelan badai.

Tuhan, aku penat.
Izinkan aku untuk berehat.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 03, 2016 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Ya, sudahlah.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang