Angga membuka matanya perlahan. Gadis disampingnya belum juga bangun. Angga dengan pelan membangunkan clara.
"Udah jam berapa sekarang?"clara bertanya. "Jam 8"jawab angga. "Jam 8! Mampus gue!"teriak clara. "Loh kenapa?"tanya angga bingung. "Gue harus masuk kelas!"kata clara panik. "Oh yaudah sana lo ke kelas! Nanti telat lagi!"kata angga dengan nada yang sama. Entah untuk pertama kalinya ia segitu pedulinya dengan seseorang.
Clara yang panik langsung berlarian menuju kelasnya. Clara masuk dengan nafas yang tidak teratur. Untungnya guru yang sedang mengajar lagi keluar sebentar. Setidaknya dia tidak menyadari kalo clara itu tidak ada sebelumnya. "Eh coeg! Lo ngapain aja?! Kan lo dihukum pas pelajaran pak bimo, kenapa jadi keblablasan gitu!"omel karin, kawan karib clara. "Iya iya sorry, tadi gue ketiduran. Aduhh lo tau nggak si! Semalem itu gue baca novel! Dan akhirnya tadi pagi gue kesiangan!"jelas clara. "Penyakit lama,-"jawab karin.
***
Bell istirahat berbunyi. Clara yang perutnya memang dari tadi sudah bunyi langsung menarik karin menuju kantin. Disana sudah terlihat ada kawannya yang sedang menunggu kehadiran clara dan karin dari tadi. "Lo berdua kemana aja si?!"tanya siska dengan nada jutek. "Nih karin! Lama banget"jawab clara yang membuat karin memanas. "Yelah ada karrel juga si yang nemenin"kata clara. "Nemenin di bbm maksudnya"sambungnya lagi. "Gue kaya bocah ilang disini! Celingak celinguk nyari lo berdua!"omel siska lagi. "Pms lo ya, marah marah mulu gue rasa"karin angkat bicara. "Yaudah, rin, pesen makanan"kata clara. "Enak banget lo nyuruh gue??!!"sewot karin. Memang lah, clara doang yang bisa bikin orang darah tingginya naik. "Udah pesenin aja"kata clara. Karin mendengus kesal. Dengan sangat keterpaksaan karin yang memesan makanan.
Dari kejauhan angga memerhatikan gerak gerik clara. Ia nampak penasaran dengan cewe itu. Sifat yang aneh. Didepan sahabat sahabatnya clara nampak apa adanya, ceplas ceplos, dan bawel kususnya. Tapi tidak didepan banyak orang. Clara nampak diam, tak banyak gerak, 180° sifat clara berbeda.
"Woy! Bengong aja lo! Kesambet lo!"ucapan miko sukses membuat angga kaget. "Ngagetin aja si lo!"tegas angga. Miko cengengesan mendengar angga.
Angga mengalihkan pandangan lagi. Matanya kusus tertuju pada clara, cewe yang ditolongnya tadi pagi. Entahlah angga kesambet apa. Tapi angga dengan iklasnya membantu cewe dengan sepenuh hatinya. Miko, rizky, farrel, dan kawan kawannya yang lain mengikuti arah mata angga. Dan mereka melihat seorang cewe yang sedang tertawa bersama kedua temannya. "Lo naksir sama cewe ono?"ucapan rizky lagi lagi membuat angga kaget. "Apaan si lo!"angga mencoba menutupinya.
Clara sadar hari ini dia sangat menjengkelkan. Tapi dengan hanya sahabat sahabatnya ini dia bisa melakukan hal konyol. Pasalnya clara sangat pendiam didepan orang lain. Termasuk ayah bundanya, clara memang suka mengeluarkan sikap konyol didepan keluarga kecilnya itu, tapi tak sebebas kepada kedua sobat lamanya itu.
***
Bell pulang dibunyikan lebih cepat dari waktu sebenarnya karna para guru harus rapat. Semua murid ber oh ria mendengar itu semua.
"Siskaa!! Kariinnnn!! Tungguin gueee!!"teriak clara yang hampir kehabisan nafas yang tertinggal jauh. Bahkan nengok aja juga tidak. Nasib clara pulang sendiri.
Lagi lagi sebuah tangan menariknya hingga mereka berada di suatu taman. "Lo tuh demen banget si narik narik gue!"ceplos clara. Angga hanya memerhatikan clara, itu sukses membuat clara terdiam karna wajah angga yang memadamkan hatinya. "Lo itu sengsara banget si, ditinggal sama temen temen lo gitu, udah lo bareng gue aja baliknya"tawar angga. "Nggak! Nggak usah"jawab clara yang dibarengi bunyi handphone clara yang berdering. Rupanya itu ayahnya yang berniat menjemputnya.
Angga menemani clara sampai ayahnya clara datang. Dengan lugunya angga memperkenalkan diri didepan pak dion, ayah clara. "Saya angga, teman clara, kalo bisa lebih juga gapapa"kata angga. Clara menginjak kaki angga yang membuat angga mengeluh kesakitan. "Loh kenapa nak?"tanya dion. "Gapapa om, ada gajah tadi nginjek saya"jawab angga yang membuat mata clara terbelalak. "Yaudah yuk yah, kita langsung pulang aja"ajak clara. "Teman kamu gimana?"tanya dion. "Dia mah jalan kaki juga gapapa"jawab clara. "Oh yaudah nak, om duluan"kata dion pada angga. "Iya om"jawab angga dengan senyuman manis. Angga masih mengeluh kesakitan.
Angga langsung pergi ke tempat tongkrongannya. Kebetulan tempat tongkrongan sepi. Angga sangat anti dengan yang namanya pulang. Angga sangat tidak ingin melihat rumahnya yang dulunya dipenuhi dengan kebahagiaan sekarang hanya terdapat kenangan yang menyakitkan.
Ditempat tongkrongan angga banyak berfikir. Ia berfikir bagaimana caranya hidup tanpa beban. "Mah, disini ada orang yang mirip banget mamah, dari cueknya, juteknya, konyolnya, serunya, cantiknya, semuanya mirip mamah..apa yang harus angga lakuin mah??"batin angga.
Clara menggeletakkan dirinya di kasurnya yang terasa empuk itu. Clara memikirkan cowo itu. Cowo yang baru dikenalnya. Bahkan ia mengaku ngaku pada dion sehingga membuat clara mengepalkan tangannya seketika.
Seseorang masuk kamarnya tanpa permisi. Itu nandika fero bastian, kakak clara yang biasa dipanggil dika. "Tuh tangan ngapa dikepel gitu. Emang lo lagi latihan paskibra"katanya diselingi dengan tawa. "Apaan si lo bang! Tau nggak si! Gue ketemu cowo yang super nyebelin! Gue fikir dia baik! Tapi nyebeliiinn!!!"clara seketika berteriak. "Sabar sabar, lo jangan begini dong,"kata dika menenangkan adiknya itu.
***
Bell masuk berbunyi. Semua murid SMA Persatuan masuk kekelasnya masing masing. Hari ini mereka tidak belajar, karna hari ini hanya ada pengumuman saja.
"Ok, test test"seseorang berbicara yang terdengar ke setiap kelas melalui speaker yang ada di dinding kelas. "Untuk liburan tahun ini, kalian diberi waktu seminggu!"katanya. Semua anak bersorak ria. Karna di tahun tahun sebelumnya biasanya hanya 3 hari.
Semua pada dengan rencananya masing masing untuk berlibur. Setiap ketua kelas membagikan surat edaran agar para orang tua mengetahuinya.
Setelah mengetahui sampai kapan liburnya mereka diperbolehkan untuk pulang (cuma sekolah ini doank yang bebas libur😀).
Clara berkumpul dengan beberapa temannya, rizky, miko, farrel, dito. Mereka merencanakan sesuatu. Tiap orang membawa pasangannya masing masing (pacar maksudnya). Cuma angga yang tidak, karna ia kaum jombs😀. Sebenarnya banyak yang mau dengannya. Tapi angga sangat sulit untuk menerimanya. Ia ingin cewe yang beda, cewe yang tidak bergelayutan di pundaknya, atau yang bersifat terlalu feminim.
Laura, cewe yang lebih tua satu tahun dari angga yang sudah mengetahui rencana angga dengan teman temannya itu langsung menyambar dengan menggelayutkan dirinya ke angga dengan manja yang sangat menjijikan bagi angga. "Lo ngapain si! Jangan pegang pegang gue deh!"omel angga. "Kok kamu gitu si beb, aku kan pacar kamu"katanya ngasal. "Lo nggak inget siapa yang selingkuh hah! Kita udah putus!"tegas angga, ya mereka mantanan. Laura yang memulai, laura berselingkuh dengan dimas, cowo keren disekolah ini. Tapi setelah putus entah kenapa ia balik lagi ke angga yang membuat angga jijik sekarang. "Tapi aku kan udah nggak sama dia, aku maunya sama kamu aja"katanya. "Nggak! Awas!"angga menepis tangannya yang sedang berada dipundaknya itu. Laura memandangnya dengan wajah sedih, kecewa.
Angga masih memasang wajah kesalnya. Clara melewatinya. Dan entah kenapa ada bungkusan disana yang membuat clara terpeleset. Clara menutup matanya yang membuatnya tersadar ia akan jatuh ke lantai dan merasakan sakit. Anehnya clara tidak merasakan sakit sama sekali. "Apa ada bidadari yang nolong gue?"batin clara. Clara perlahan membuka matanya. Clara melihat sepasang bola mata yang indah. Warna mata itu coklat tajam yang membuatnya untuk pertama kali dalam seumur hidup ia merasakan hal yang aneh.
siapa hayoo??? Sengaja nih dibikin penasaran. Thanks buat yang berminat cerita sampah ini.
Coment kalian sangat gw perluin lohh..di coment yaaa...!!😄😄
YOU ARE READING
Angga World
RomanceOk, gw dsini pgn ngomong, sorry klo ceritanya ada yg ngebosenin atau bahkan semua kata kata ngebosenin Gw blom prnh ngehasilin satu cerita pun, jd.. Maap maap kata dh klo ngebosenin Udh gtu gw yakin pasti gw sering typo. Makanya maapin yaa klo ada k...
